<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Panglima TNI: Pembangunan SDM Unggul Harus Diwujudkan</title><description>Panglima TNI: Pembangunan SDM Unggul Harus Diwujudkan
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/337/2913273/panglima-tni-pembangunan-sdm-unggul-harus-diwujudkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/02/337/2913273/panglima-tni-pembangunan-sdm-unggul-harus-diwujudkan"/><item><title>Panglima TNI: Pembangunan SDM Unggul Harus Diwujudkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/337/2913273/panglima-tni-pembangunan-sdm-unggul-harus-diwujudkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/02/337/2913273/panglima-tni-pembangunan-sdm-unggul-harus-diwujudkan</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 17:10 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/337/2913273/panglima-tni-pembangunan-sdm-unggul-harus-diwujudkan-z9jYTqTtY8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI : Pembangunan SDM unggul harus diwujudkan. (Puspen TNI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/337/2913273/panglima-tni-pembangunan-sdm-unggul-harus-diwujudkan-z9jYTqTtY8.jpg</image><title>Panglima TNI : Pembangunan SDM unggul harus diwujudkan. (Puspen TNI)</title></images><description>


JAKARTA - Pembangunan sumber daya manusia (SDM) TNI yang unggul, profesional, dan tangguh harus diwujudkan. Hal itu lantaran tanpa SDM yang unggul, mustahil bisa mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Demikian juga di lingkup TNI. Mustahil TNI maju jika SDM-nya gagap teknologi, tidak terlatih, dan berwawasan sempit.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Waasrenum Panglima TNI Brigjen TNI Berlin Germany, saat memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa Seskoau Angkatan 60 Tahun Pelajaran 2023, di Gedung Widya Mandala I Seskoau, Lembang, Bandung Barat, Rabu (1/11/2023).

Selain pembangunan SDM, kesiapan operasional TNI dituntut selalu siap di-deploy dan dalam status high alert sehingga siap menjangkau trouble spot dalam hitungan jam.

&amp;ldquo;Kemampuan ini mutlak dimiliki oleh TNI karena kekuatan TNI saat ini belum merata di seluruh wilayah NKRI, sehingga harus bisa digerakkan sewaktu-waktu dari pangkalan induknya ke seluruh Indonesia secara cepat,&amp;rdquo; kata Panglima TNI.

Panglima TNI menyampaikan, geopolitik dunia sedang terbelah dan kondisi ekonomi global masih sangat dinamis serta ancaman perubahan iklim semakin nyata dampaknya kita rasakan.






&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panglima TNI Turun ke Lapangan Pastikan Kelancaran Gerakan Nasional Ketahanan Pangan











&amp;ldquo;TNI sebagai alat pertahanan negara tidak boleh tinggal diam dihadapkan dengan situasi tersebut. Diperlukan strategi dan langkah-langkah yang cermat dan terukur agar kedaulatan kita tetap terjaga, keutuhan wilayah kita tidak terganggu, dan keselamatan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah tetap terjamin,&amp;rdquo; tegasnya.

Menurut Panglima TNI, dalam merumuskan strategi atau taktik, dapat menggunakan pendekatan 4T yaitu threats, tasks, targets, dan tactics.






BACA JUGA:
Panglima Tegaskan Pentingnya Netralitas TNI-Polri demi Pemilu 2024 Aman dan Damai&amp;nbsp; &amp;nbsp;












&amp;ldquo;Tanpa mengetahui secara detail ancaman yang kita hadapi, tugas yang diemban, dan sasaran yang ingin diraih, mustahil dapat merumuskan taktik atau strategi yang tepat. Pendekatan semacam ini tidak hanya bisa digunakan dalam urusan kedinasan, namun juga bisa kalian gunakan dalam kehidupan sehari-hari,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Sejak awal saya menjabat sebagai Panglima TNI saya telah menggunakan pendekatan 4T yaitu threats, tasks, targets, dan tactics. Saya berusaha mengoptimalkan sumber daya manusia, peranti lunak, dan hardware yang dimiliki TNI untuk mencapai tugas yang diamanahkan,&amp;rdquo; ungkap Laksamana Yudo.



Panglima TNI menegaskan, strategi adalah taktik jangka panjang, perlu konsistensi lintas generasi untuk menjadikan sebuah strategi menjadi solusi yang efektif dan efisien.





BACA JUGA:
Yudo Margono Akui Agus Subiyanto Cocok Gantikan Dirinya Jadi Panglima TNI















&amp;ldquo;Di hadapan saya adalah para perwira generasi penerus sekaligus masa depan TNI, pada tahun 2045, sebagian dari Pasis Seskoau Angkatan 60 masih akan aktif bertugas dan turut serta mengawal nasib bangsa Indonesia,&amp;rdquo; tuturnya.



Pendidikan Seskoau Angkatan 60 yang memiliki motto Proaktif (Profesional, Berkarakter dan Adaptif) diikuti oleh 139 personel terdiri dari 123 Pasis Matra Udara (6 Wara), 2 Pasis Matra Darat, 2 Pasis Matra Laut dan 3 Pasis Polri (1 Polwan) serta 9 Pasis Manca Negara yaitu Australia, Singapura, Malaysia, Thailand, Philipina, Brunei Darusalam, Malaysia, Korea Selatan, India dan Pakistan.</description><content:encoded>


JAKARTA - Pembangunan sumber daya manusia (SDM) TNI yang unggul, profesional, dan tangguh harus diwujudkan. Hal itu lantaran tanpa SDM yang unggul, mustahil bisa mewujudkan Indonesia sebagai negara maju. Demikian juga di lingkup TNI. Mustahil TNI maju jika SDM-nya gagap teknologi, tidak terlatih, dan berwawasan sempit.

Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Waasrenum Panglima TNI Brigjen TNI Berlin Germany, saat memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa Seskoau Angkatan 60 Tahun Pelajaran 2023, di Gedung Widya Mandala I Seskoau, Lembang, Bandung Barat, Rabu (1/11/2023).

Selain pembangunan SDM, kesiapan operasional TNI dituntut selalu siap di-deploy dan dalam status high alert sehingga siap menjangkau trouble spot dalam hitungan jam.

&amp;ldquo;Kemampuan ini mutlak dimiliki oleh TNI karena kekuatan TNI saat ini belum merata di seluruh wilayah NKRI, sehingga harus bisa digerakkan sewaktu-waktu dari pangkalan induknya ke seluruh Indonesia secara cepat,&amp;rdquo; kata Panglima TNI.

Panglima TNI menyampaikan, geopolitik dunia sedang terbelah dan kondisi ekonomi global masih sangat dinamis serta ancaman perubahan iklim semakin nyata dampaknya kita rasakan.






&amp;nbsp;BACA JUGA:

Panglima TNI Turun ke Lapangan Pastikan Kelancaran Gerakan Nasional Ketahanan Pangan











&amp;ldquo;TNI sebagai alat pertahanan negara tidak boleh tinggal diam dihadapkan dengan situasi tersebut. Diperlukan strategi dan langkah-langkah yang cermat dan terukur agar kedaulatan kita tetap terjaga, keutuhan wilayah kita tidak terganggu, dan keselamatan segenap bangsa dan seluruh tumpah darah tetap terjamin,&amp;rdquo; tegasnya.

Menurut Panglima TNI, dalam merumuskan strategi atau taktik, dapat menggunakan pendekatan 4T yaitu threats, tasks, targets, dan tactics.






BACA JUGA:
Panglima Tegaskan Pentingnya Netralitas TNI-Polri demi Pemilu 2024 Aman dan Damai&amp;nbsp; &amp;nbsp;












&amp;ldquo;Tanpa mengetahui secara detail ancaman yang kita hadapi, tugas yang diemban, dan sasaran yang ingin diraih, mustahil dapat merumuskan taktik atau strategi yang tepat. Pendekatan semacam ini tidak hanya bisa digunakan dalam urusan kedinasan, namun juga bisa kalian gunakan dalam kehidupan sehari-hari,&amp;rdquo; ujarnya.

&amp;ldquo;Sejak awal saya menjabat sebagai Panglima TNI saya telah menggunakan pendekatan 4T yaitu threats, tasks, targets, dan tactics. Saya berusaha mengoptimalkan sumber daya manusia, peranti lunak, dan hardware yang dimiliki TNI untuk mencapai tugas yang diamanahkan,&amp;rdquo; ungkap Laksamana Yudo.



Panglima TNI menegaskan, strategi adalah taktik jangka panjang, perlu konsistensi lintas generasi untuk menjadikan sebuah strategi menjadi solusi yang efektif dan efisien.





BACA JUGA:
Yudo Margono Akui Agus Subiyanto Cocok Gantikan Dirinya Jadi Panglima TNI















&amp;ldquo;Di hadapan saya adalah para perwira generasi penerus sekaligus masa depan TNI, pada tahun 2045, sebagian dari Pasis Seskoau Angkatan 60 masih akan aktif bertugas dan turut serta mengawal nasib bangsa Indonesia,&amp;rdquo; tuturnya.



Pendidikan Seskoau Angkatan 60 yang memiliki motto Proaktif (Profesional, Berkarakter dan Adaptif) diikuti oleh 139 personel terdiri dari 123 Pasis Matra Udara (6 Wara), 2 Pasis Matra Darat, 2 Pasis Matra Laut dan 3 Pasis Polri (1 Polwan) serta 9 Pasis Manca Negara yaitu Australia, Singapura, Malaysia, Thailand, Philipina, Brunei Darusalam, Malaysia, Korea Selatan, India dan Pakistan.</content:encoded></item></channel></rss>
