<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Koja Trade Mall Dapat Ancaman Bom, Polisi Lakukan Sterilisasi</title><description>Si pengirim mencantumkan sebuah tangkapan layar yang berisi ancaman bahwa di area KTM akan segera terjadi peledakan bom.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/338/2913172/koja-trade-mall-dapat-ancaman-bom-polisi-lakukan-sterilisasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/02/338/2913172/koja-trade-mall-dapat-ancaman-bom-polisi-lakukan-sterilisasi"/><item><title>Koja Trade Mall Dapat Ancaman Bom, Polisi Lakukan Sterilisasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/338/2913172/koja-trade-mall-dapat-ancaman-bom-polisi-lakukan-sterilisasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/02/338/2913172/koja-trade-mall-dapat-ancaman-bom-polisi-lakukan-sterilisasi</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 15:04 WIB</pubDate><dc:creator>Yohannes Tobing</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/338/2913172/koja-trade-mall-dapat-ancaman-bom-polisi-lakukan-sterilisasi-jFcriBSM4y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Koja Trade Mall diteror bom (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/338/2913172/koja-trade-mall-dapat-ancaman-bom-polisi-lakukan-sterilisasi-jFcriBSM4y.jpg</image><title>Koja Trade Mall diteror bom (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi81LzE3MzExMy81L3g4cGExem0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Manajemen pusat perbelanjaan Koja Trade Mall (KTM), Jakarta Utara mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima adanya teror bom dari orang tak dikenal (OTK), Kamis (2/11/2023) siang.
Direktur Operasional Koja Trade Mall, Yogi Suprayogi mengatakan bahwa ancaman ini diterima oleh tim publik relation yang mendapat teror dari akun Instagram melalui pesan singkat pada sekitar pukul 10.00 WIB.
&quot;Tadi kira-kira pukul 10.15 WIB, tim saya di PR mengecek IG. IG kami IG promosi mengenai gedung dan keramaian. Begitu dicek, ternyata di dalam ada informasi,&quot; Kata Yogi dikonfirmasi di lokasi, Kamis (2/11/2023).

BACA JUGA:
Honda Jual Skutik Listrik Lipat Motocompacto Rp15,6 Juta

&quot;Ternyata yang beri informasi tersebut merupakan followers yang biasanya mengikuti kegiatan kami. Di dalamnya ada capture berupa ancaman,&quot; Sambung Yogi.
Yogi menjelaskan bahwa di dalam pesan tersebut, si pengirim mencantumkan sebuah tangkapan layar yang berisi ancaman bahwa di area KTM akan segera terjadi peledakan bom.

BACA JUGA:
Ganjar Dukung Penyiaran Lokal, Wali Kota Denpasar: Bisa untuk Promosi Wisata

Lantaran panik, pihak manajemen mal langsung melaporkan teror bom itu ke Polsek Koja. Polisi kemudian langsung datang ke lokasi untuk melalukan sterilisasi dan penyisiran pusat perbelanjaan tersebut.
&quot;Jadi ancaman itu intinya, ada berupa bom. Bom seperti apa kan kami belum tahu. Yang tahu tentunya para ahlinya di kepolisian. Pak Kapolsek dengan pengalaman luar biasa bersama timnya gercep,&quot; ucapnya.Mendapat laporan tersebut jajaran Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan upaya penelusuran di sekitar mal. Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi sejumlah petugas kepolisian tengah melakukan penjagaan di depan mall.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar-Mahfud Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh 7%, TPN: Bukan Sekadar Optimisme, Tapi Harus

Sementara beberapa petugas kepolisian dengan berpakaian lengkap terlihat melakukan pengecekan di beberapa sudut ruangan mal seperti di sekitar lantai pertama dan juga di lantai dua mal hingga seluruh bagian.

Kapolsek Koja, Kompol Muhamad Syahroni mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari pengelola mal adanya informasi dari pihak atau seseorang yang mengatakan bahwa adanya bom yang berada di sekitar mal dan melapor ke pimpinan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Minta Hapus Pajak Suku Cadang Pesawat, Menhub Bakal Temui Sri Mulyani

&quot;Setelah kami mendapat laporan dari Manajemen KTM, saya selalu Kapolsek Koja langsung mengirimkan tim ke TKP, langsung melakukan sterilisasi awal,&quot; Kata Syahroni dikonfirmasi.

Menurut Syahroni pihaknya langsung melakukan penyisiran bersama dengan security mal, tim dari Polsek dan juga resmob Polres Metro Jakarta Utara untuk penelusuran dan menyelidiki pelaku yang memberikan informasi.

&quot;Dari penyisiran awal kita tidak ada benda atau barang yang dicurigai sebagai bom. Terus saya langsung melakukan gerakan cepat, takutnya pelaku kabur atau menjauh dari kita,&quot; Pungkasnya.





</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMi81LzE3MzExMy81L3g4cGExem0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Manajemen pusat perbelanjaan Koja Trade Mall (KTM), Jakarta Utara mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima adanya teror bom dari orang tak dikenal (OTK), Kamis (2/11/2023) siang.
Direktur Operasional Koja Trade Mall, Yogi Suprayogi mengatakan bahwa ancaman ini diterima oleh tim publik relation yang mendapat teror dari akun Instagram melalui pesan singkat pada sekitar pukul 10.00 WIB.
&quot;Tadi kira-kira pukul 10.15 WIB, tim saya di PR mengecek IG. IG kami IG promosi mengenai gedung dan keramaian. Begitu dicek, ternyata di dalam ada informasi,&quot; Kata Yogi dikonfirmasi di lokasi, Kamis (2/11/2023).

BACA JUGA:
Honda Jual Skutik Listrik Lipat Motocompacto Rp15,6 Juta

&quot;Ternyata yang beri informasi tersebut merupakan followers yang biasanya mengikuti kegiatan kami. Di dalamnya ada capture berupa ancaman,&quot; Sambung Yogi.
Yogi menjelaskan bahwa di dalam pesan tersebut, si pengirim mencantumkan sebuah tangkapan layar yang berisi ancaman bahwa di area KTM akan segera terjadi peledakan bom.

BACA JUGA:
Ganjar Dukung Penyiaran Lokal, Wali Kota Denpasar: Bisa untuk Promosi Wisata

Lantaran panik, pihak manajemen mal langsung melaporkan teror bom itu ke Polsek Koja. Polisi kemudian langsung datang ke lokasi untuk melalukan sterilisasi dan penyisiran pusat perbelanjaan tersebut.
&quot;Jadi ancaman itu intinya, ada berupa bom. Bom seperti apa kan kami belum tahu. Yang tahu tentunya para ahlinya di kepolisian. Pak Kapolsek dengan pengalaman luar biasa bersama timnya gercep,&quot; ucapnya.Mendapat laporan tersebut jajaran Polres Metro Jakarta Utara langsung melakukan upaya penelusuran di sekitar mal. Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi sejumlah petugas kepolisian tengah melakukan penjagaan di depan mall.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ganjar-Mahfud Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh 7%, TPN: Bukan Sekadar Optimisme, Tapi Harus

Sementara beberapa petugas kepolisian dengan berpakaian lengkap terlihat melakukan pengecekan di beberapa sudut ruangan mal seperti di sekitar lantai pertama dan juga di lantai dua mal hingga seluruh bagian.

Kapolsek Koja, Kompol Muhamad Syahroni mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari pengelola mal adanya informasi dari pihak atau seseorang yang mengatakan bahwa adanya bom yang berada di sekitar mal dan melapor ke pimpinan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Minta Hapus Pajak Suku Cadang Pesawat, Menhub Bakal Temui Sri Mulyani

&quot;Setelah kami mendapat laporan dari Manajemen KTM, saya selalu Kapolsek Koja langsung mengirimkan tim ke TKP, langsung melakukan sterilisasi awal,&quot; Kata Syahroni dikonfirmasi.

Menurut Syahroni pihaknya langsung melakukan penyisiran bersama dengan security mal, tim dari Polsek dan juga resmob Polres Metro Jakarta Utara untuk penelusuran dan menyelidiki pelaku yang memberikan informasi.

&quot;Dari penyisiran awal kita tidak ada benda atau barang yang dicurigai sebagai bom. Terus saya langsung melakukan gerakan cepat, takutnya pelaku kabur atau menjauh dari kita,&quot; Pungkasnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
