<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Konflik Kelompok John Kei Vs Nus Kei Kembali Pecah, Kombes Hengki: Tak Ada Tempat untuk Preman!</title><description>Kali ini cekcok terjadi hingga memakan korban tewas tertembak di Medan Satria, Kota Bekasi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/338/2913304/konflik-kelompok-john-kei-vs-nus-kei-kembali-pecah-kombes-hengki-tak-ada-tempat-untuk-preman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/02/338/2913304/konflik-kelompok-john-kei-vs-nus-kei-kembali-pecah-kombes-hengki-tak-ada-tempat-untuk-preman"/><item><title>Konflik Kelompok John Kei Vs Nus Kei Kembali Pecah, Kombes Hengki: Tak Ada Tempat untuk Preman!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/338/2913304/konflik-kelompok-john-kei-vs-nus-kei-kembali-pecah-kombes-hengki-tak-ada-tempat-untuk-preman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/02/338/2913304/konflik-kelompok-john-kei-vs-nus-kei-kembali-pecah-kombes-hengki-tak-ada-tempat-untuk-preman</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 17:48 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/338/2913304/konflik-kelompok-john-kei-vs-nus-kei-kembali-pecah-kombes-hengki-tak-ada-tempat-untuk-preman-wR9TRKLdVe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kombes Hengki Haryadi/Foto: MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/338/2913304/konflik-kelompok-john-kei-vs-nus-kei-kembali-pecah-kombes-hengki-tak-ada-tempat-untuk-preman-wR9TRKLdVe.jpg</image><title>Kombes Hengki Haryadi/Foto: MPI</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMy8xLzE2MzIxMS81L3g4ajVlbHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bentrok kelompok John Kei dan Nus Kei kembali pecah setelah sebelumnya terjadi pada 2020. Kali ini cekcok terjadi hingga memakan korban tewas tertembak di Medan Satria, Kota Bekasi.

Polisi mengklaim tak akan memberikan tempat pada kelompok preman dan bakal menindak tegas dan mengusut kasus tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kelompok John Kei Habisi Nyawa Anak Buah Nus Kei dengan Pistol, Dari Mana Asalnya?

&quot;Pertama tidak ada kelompok-kelompok tertentu yang bergerak di atas hukum. Kami akan tidak tegas. Tidak ada tempat buat preman,&quot; tegas Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, kepada wartawan, Rabu (1/11/2023).

Diketahui, masih ada buron dalam peristiwa penembakan yang terjadi. Hengki dengan tegas meminta mereka yang terlibat untuk menyerahkan diri.

BACA JUGA:
Anak Buah Nus Kei Turun dari Mobil Bawa Parang Langsung Ditembak Kelompok John Kei, Ini Kronologinya

Hengki menegaskan pihak kepolisian akan menindak tegas segala bentuk premanisme. Sebab, lanjut dia, aksi tersebut meresahkan masyarakat.

&quot;Kami harapkan menyerahkan diri atau kami kejar dan tindak tegas. Karena biar bagaimanapun aksi main hakim sendiri atau eigen richting tidak diperbolehkan. Karena kejadian ini membuat resah masyarakat,&quot; imbuhnya.

Polisi saat ini telah menangkap empat pelaku penembakan yang menewaskan GR tersebut. Saat ini keempat pelaku masih diperiksa polisi.

&quot;Sampai saat ini sudah ada empat orang yang kita amankan,&quot; ucapnya.

Keempat pelaku adalah FO (31), yang ditangkap di Cibinong, Kabupaten Bekasi, kemudian EU, MW, dan PM alias O, yang ditangkap di Indramayu dan Tangerang Selatan.
&quot;Saat ini tim gabungan Subdit Resmob Polda Metro dan Polres Metro Bekasi Kota masih mendalami peran masing-masing,&quot; imbuhnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bareng Megawati, Ganjar-Mahfud Bakal Ziarah ke Makam Bung Karno Besok


Polisi belum menjelaskan secara detail terkait kasus ini. Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan kasus ini akan dirilis secara lengkap dalam waktu dekat.



&quot;Nanti kita rilis bersama Polres Metro Bekasi hari Jumat,&quot; kata Hengki.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMi8yMy8xLzE2MzIxMS81L3g4ajVlbHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Bentrok kelompok John Kei dan Nus Kei kembali pecah setelah sebelumnya terjadi pada 2020. Kali ini cekcok terjadi hingga memakan korban tewas tertembak di Medan Satria, Kota Bekasi.

Polisi mengklaim tak akan memberikan tempat pada kelompok preman dan bakal menindak tegas dan mengusut kasus tersebut.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kelompok John Kei Habisi Nyawa Anak Buah Nus Kei dengan Pistol, Dari Mana Asalnya?

&quot;Pertama tidak ada kelompok-kelompok tertentu yang bergerak di atas hukum. Kami akan tidak tegas. Tidak ada tempat buat preman,&quot; tegas Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, kepada wartawan, Rabu (1/11/2023).

Diketahui, masih ada buron dalam peristiwa penembakan yang terjadi. Hengki dengan tegas meminta mereka yang terlibat untuk menyerahkan diri.

BACA JUGA:
Anak Buah Nus Kei Turun dari Mobil Bawa Parang Langsung Ditembak Kelompok John Kei, Ini Kronologinya

Hengki menegaskan pihak kepolisian akan menindak tegas segala bentuk premanisme. Sebab, lanjut dia, aksi tersebut meresahkan masyarakat.

&quot;Kami harapkan menyerahkan diri atau kami kejar dan tindak tegas. Karena biar bagaimanapun aksi main hakim sendiri atau eigen richting tidak diperbolehkan. Karena kejadian ini membuat resah masyarakat,&quot; imbuhnya.

Polisi saat ini telah menangkap empat pelaku penembakan yang menewaskan GR tersebut. Saat ini keempat pelaku masih diperiksa polisi.

&quot;Sampai saat ini sudah ada empat orang yang kita amankan,&quot; ucapnya.

Keempat pelaku adalah FO (31), yang ditangkap di Cibinong, Kabupaten Bekasi, kemudian EU, MW, dan PM alias O, yang ditangkap di Indramayu dan Tangerang Selatan.
&quot;Saat ini tim gabungan Subdit Resmob Polda Metro dan Polres Metro Bekasi Kota masih mendalami peran masing-masing,&quot; imbuhnya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bareng Megawati, Ganjar-Mahfud Bakal Ziarah ke Makam Bung Karno Besok


Polisi belum menjelaskan secara detail terkait kasus ini. Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan kasus ini akan dirilis secara lengkap dalam waktu dekat.



&quot;Nanti kita rilis bersama Polres Metro Bekasi hari Jumat,&quot; kata Hengki.

</content:encoded></item></channel></rss>
