<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Pelemparan Bom Molotov ke Pesantren, Terkena Pohon dan Terbakar</title><description>Lemparan bom molotov yang diarahkan ke gedung sekolah itu mengenai pohon hingga membakar ranting pohon.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/525/2912698/5-fakta-pelemparan-bom-molotov-ke-pesantren-terkena-pohon-dan-terbakar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/02/525/2912698/5-fakta-pelemparan-bom-molotov-ke-pesantren-terkena-pohon-dan-terbakar"/><item><title>5 Fakta Pelemparan Bom Molotov ke Pesantren, Terkena Pohon dan Terbakar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/525/2912698/5-fakta-pelemparan-bom-molotov-ke-pesantren-terkena-pohon-dan-terbakar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/02/525/2912698/5-fakta-pelemparan-bom-molotov-ke-pesantren-terkena-pohon-dan-terbakar</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 05:08 WIB</pubDate><dc:creator>Irwan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/01/525/2912698/5-fakta-pelemparan-bom-molotov-ke-pesantren-terkena-pohon-dan-terbakar-Gi2vsYDsNz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi cek lokasi pelemparan bom molotov (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/01/525/2912698/5-fakta-pelemparan-bom-molotov-ke-pesantren-terkena-pohon-dan-terbakar-Gi2vsYDsNz.jpg</image><title>Polisi cek lokasi pelemparan bom molotov (Foto : iNews)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy8xLzE2ODMzMy81L3g4bXB5Mmc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

PESANTREN di Purwakarta, Jawa Barat, mendapat teror pelemparan yang diduga bom molotov.

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Bom Molotov Terbakar Kena Pohon

Lemparan bom molotov yang diarahkan ke gedung sekolah itu mengenai pohon hingga membakar ranting pohon.

Belum diketahui motif dari aksi teror ini. Pengelola pesantren membantah jika hal ini ada kaitannya dengan dukungan terhadap salah satu pasangam calon presiden.


BACA JUGA:
Hendak Belanja ke Pasar, Pasutri di Depok Terkena Peluru Nyasar


2. Polisi Cek Lokasi

Usai menerima laporan, Polsek Purwakarta Kota tiba di lokasi pesantren Ibnu Sina di Jalan Terusan Kapten Halim, Kampung Simpang, Kelurahan Sindang Kasih, Kabupaten Purwakarta untuk menyelidiki dugaan aksi teror dengan bom Molotov.

Petugas mendapati bekas api yang membakar sebuah pohon tepat di depan bangunan gedung SMP Ibnu Sina. Diduga pelaku menyasar bangunan gedung sekolah. Namun, lemparan botol mengenai pohon.


BACA JUGA:
Pemerintah Mulai Evaluasi dan Koordinasi Terkait Masalah Lingkungan Hidup di IKN


3. Terjadi Malam Hari

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 31 Oktober 2023, malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu kondisi lokasi dalam keadaan sepi.

Aksi pelemparan diduga bom molotov ini membuat para santri khawatir kejadian serupa kembali terjadi karena bisa membahayakan para santri.4. Pihak Pesantren Tak Tahu Motifnya

Sementara pengasuh pesantren, Ja'far Joban mengaku tidak mengetahui pasti motif aksi teror yang diduga dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku ini. Namun, ia membantah hal ini terkait dengan dukungan kepada salah satu capres dan cawapres untuk Pilpres 2024.

Sementara pecahan botol dari lokasi kejadian kini diamankan polisi.


BACA JUGA:
Konflik Keluarga Berujung Petaka, Pria Asal Jakbar Tewas Ditembak di Kepala&amp;nbsp; &amp;nbsp;


5. Tidak Ada Rekaman CCTV

Selain meminta keterangan sejumlah warga, polisi juga memeriksa bagian luar pesantren yang diduga menjadi lokasi pelaku melemparkan bom molotov.

Namun, tidak ditemukan adanya kamera CCTV di sekitar lokasi yang bisa dijadikan petunjuk oleh petugas. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Purwakarta Kota.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNy8yMy8xLzE2ODMzMy81L3g4bXB5Mmc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

PESANTREN di Purwakarta, Jawa Barat, mendapat teror pelemparan yang diduga bom molotov.

Berikut sejumlah fakta terkait peristiwa tersebut:

1. Bom Molotov Terbakar Kena Pohon

Lemparan bom molotov yang diarahkan ke gedung sekolah itu mengenai pohon hingga membakar ranting pohon.

Belum diketahui motif dari aksi teror ini. Pengelola pesantren membantah jika hal ini ada kaitannya dengan dukungan terhadap salah satu pasangam calon presiden.


BACA JUGA:
Hendak Belanja ke Pasar, Pasutri di Depok Terkena Peluru Nyasar


2. Polisi Cek Lokasi

Usai menerima laporan, Polsek Purwakarta Kota tiba di lokasi pesantren Ibnu Sina di Jalan Terusan Kapten Halim, Kampung Simpang, Kelurahan Sindang Kasih, Kabupaten Purwakarta untuk menyelidiki dugaan aksi teror dengan bom Molotov.

Petugas mendapati bekas api yang membakar sebuah pohon tepat di depan bangunan gedung SMP Ibnu Sina. Diduga pelaku menyasar bangunan gedung sekolah. Namun, lemparan botol mengenai pohon.


BACA JUGA:
Pemerintah Mulai Evaluasi dan Koordinasi Terkait Masalah Lingkungan Hidup di IKN


3. Terjadi Malam Hari

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa 31 Oktober 2023, malam sekitar pukul 22.30 WIB. Saat itu kondisi lokasi dalam keadaan sepi.

Aksi pelemparan diduga bom molotov ini membuat para santri khawatir kejadian serupa kembali terjadi karena bisa membahayakan para santri.4. Pihak Pesantren Tak Tahu Motifnya

Sementara pengasuh pesantren, Ja'far Joban mengaku tidak mengetahui pasti motif aksi teror yang diduga dilakukan oleh lebih dari satu orang pelaku ini. Namun, ia membantah hal ini terkait dengan dukungan kepada salah satu capres dan cawapres untuk Pilpres 2024.

Sementara pecahan botol dari lokasi kejadian kini diamankan polisi.


BACA JUGA:
Konflik Keluarga Berujung Petaka, Pria Asal Jakbar Tewas Ditembak di Kepala&amp;nbsp; &amp;nbsp;


5. Tidak Ada Rekaman CCTV

Selain meminta keterangan sejumlah warga, polisi juga memeriksa bagian luar pesantren yang diduga menjadi lokasi pelaku melemparkan bom molotov.

Namun, tidak ditemukan adanya kamera CCTV di sekitar lokasi yang bisa dijadikan petunjuk oleh petugas. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Purwakarta Kota.</content:encoded></item></channel></rss>
