<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pasien Tak Terbuka, Dinkes Kota Bandung Kesulitan Lacak Sumber Penularan Cacar Monyet</title><description>Pasien Tak Terbuka, Dinkes Kota Bandung Kesulitan Lacak Sumber Cacar Monyet
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/525/2913098/pasien-tak-terbuka-dinkes-kota-bandung-kesulitan-lacak-sumber-penularan-cacar-monyet</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/02/525/2913098/pasien-tak-terbuka-dinkes-kota-bandung-kesulitan-lacak-sumber-penularan-cacar-monyet"/><item><title>Pasien Tak Terbuka, Dinkes Kota Bandung Kesulitan Lacak Sumber Penularan Cacar Monyet</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/02/525/2913098/pasien-tak-terbuka-dinkes-kota-bandung-kesulitan-lacak-sumber-penularan-cacar-monyet</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/02/525/2913098/pasien-tak-terbuka-dinkes-kota-bandung-kesulitan-lacak-sumber-penularan-cacar-monyet</guid><pubDate>Kamis 02 November 2023 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/02/525/2913098/pasien-tak-terbuka-dinkes-kota-bandung-kesulitan-lacak-sumber-penularan-cacar-monyet-7SiSFxQcmy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasien tak terbuka, Dinkes Kota Bandung kesulitan lacak sumber cacar monyet. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/02/525/2913098/pasien-tak-terbuka-dinkes-kota-bandung-kesulitan-lacak-sumber-penularan-cacar-monyet-7SiSFxQcmy.jpg</image><title>Pasien tak terbuka, Dinkes Kota Bandung kesulitan lacak sumber cacar monyet. (Ist)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA0Mi81L3g4cDkwdmg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyatakan, satu pasien positif cacar monyet atau monkeypox di Kota Bandung tidak ada kaitannya dengan pasien di Jakarta.

Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi Dinkes Kota Bandung, Girindra Wardana mengatakan, hal itu berdasarkan keterangan pasien.

&quot;Memang tidak ke Jakarta yang bersangkutan pernah ke Sukabumi. Ditanya ke Jakarta dijawabnya tidak, jadi tidak sampai ke sana selama 21 hari itu. Lebih banyak di rumah katanya gitu,&quot; ucap Girindra saat dikonfirmasi, Selasa (2/11/2023).







BACA JUGA:
 Beredar Informasi Kasus Cacar Monyet Ditemukan di RS PMI Kota Bogor, Begini Faktanya&amp;nbsp; &amp;nbsp;











Girindra mengakui, pihaknya kesulitan melacak sumber penyakit cacar monyet yang menyerang seorang warga di Kelurahan Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying Kidul ini. Sebab, pasien tidak mau terbuka.

&quot;Kami agak menemukan kesulitan karena yang bersangkutan tidak terbuka. Ketemu siapa saja gitu ya, selama 21 hari itu. Jadi ini sih masih terus didalemin ya. Posisi sekarang kan di ruang isolasi di RSHS,&quot; imbuhnya.





BACA JUGA:
24 Kasus Cacar Monyet di Jakarta, Semua Terinfeksi dari Seks Bebas












Girindra menjelaskan, pelacakan kontak erat pada tujuh orang keluarga pasien kini sudah dilakukan tim Dinkes Kota Bandung. Hasil dari pengetesan tujuh orang itu juga negatif cacar monyet.

&quot;Ada tujuh orang satu keluarga pasien, untuk pemantauannya sih semuanya bagus, sehat gitu, dipantau terus sampai saat ini. Yang kasus positif terus juga kita pantau,&quot; ucapnya.







BACA JUGA:
Kelompok Rawan Penularan Cacar Monyet Akan Diawasi Ketat, Vaksin Mulai Digulirkan
















Girindra menjelaskan, penyakit cacar monyet sendiri muncul karena penyebaran dan kontak erat. Sehingga, saat ini masih dalam pelacakan mengapa satu orang warga Pasirlayung itu positif Monkeypox.



&quot;Sekarang masih dalam pemantauan, memang penyakitnya ada penyerta lain. Kayak contohnya kemarin juga ada batuk, jadi ada dirontgen dan lain sebagainya gitu,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMS8xLzE3MzA0Mi81L3g4cDkwdmg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung menyatakan, satu pasien positif cacar monyet atau monkeypox di Kota Bandung tidak ada kaitannya dengan pasien di Jakarta.

Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi Dinkes Kota Bandung, Girindra Wardana mengatakan, hal itu berdasarkan keterangan pasien.

&quot;Memang tidak ke Jakarta yang bersangkutan pernah ke Sukabumi. Ditanya ke Jakarta dijawabnya tidak, jadi tidak sampai ke sana selama 21 hari itu. Lebih banyak di rumah katanya gitu,&quot; ucap Girindra saat dikonfirmasi, Selasa (2/11/2023).







BACA JUGA:
 Beredar Informasi Kasus Cacar Monyet Ditemukan di RS PMI Kota Bogor, Begini Faktanya&amp;nbsp; &amp;nbsp;











Girindra mengakui, pihaknya kesulitan melacak sumber penyakit cacar monyet yang menyerang seorang warga di Kelurahan Pasirlayung, Kecamatan Cibeunying Kidul ini. Sebab, pasien tidak mau terbuka.

&quot;Kami agak menemukan kesulitan karena yang bersangkutan tidak terbuka. Ketemu siapa saja gitu ya, selama 21 hari itu. Jadi ini sih masih terus didalemin ya. Posisi sekarang kan di ruang isolasi di RSHS,&quot; imbuhnya.





BACA JUGA:
24 Kasus Cacar Monyet di Jakarta, Semua Terinfeksi dari Seks Bebas












Girindra menjelaskan, pelacakan kontak erat pada tujuh orang keluarga pasien kini sudah dilakukan tim Dinkes Kota Bandung. Hasil dari pengetesan tujuh orang itu juga negatif cacar monyet.

&quot;Ada tujuh orang satu keluarga pasien, untuk pemantauannya sih semuanya bagus, sehat gitu, dipantau terus sampai saat ini. Yang kasus positif terus juga kita pantau,&quot; ucapnya.







BACA JUGA:
Kelompok Rawan Penularan Cacar Monyet Akan Diawasi Ketat, Vaksin Mulai Digulirkan
















Girindra menjelaskan, penyakit cacar monyet sendiri muncul karena penyebaran dan kontak erat. Sehingga, saat ini masih dalam pelacakan mengapa satu orang warga Pasirlayung itu positif Monkeypox.



&quot;Sekarang masih dalam pemantauan, memang penyakitnya ada penyerta lain. Kayak contohnya kemarin juga ada batuk, jadi ada dirontgen dan lain sebagainya gitu,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
