<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Akan Kirim 3 Pesawat Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza</title><description>Ini akan menjadi kloter pertama bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk Gaza.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/03/18/2913849/indonesia-akan-kirim-3-pesawat-bantuan-kemanusiaan-untuk-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/03/18/2913849/indonesia-akan-kirim-3-pesawat-bantuan-kemanusiaan-untuk-gaza"/><item><title>Indonesia Akan Kirim 3 Pesawat Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/03/18/2913849/indonesia-akan-kirim-3-pesawat-bantuan-kemanusiaan-untuk-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/03/18/2913849/indonesia-akan-kirim-3-pesawat-bantuan-kemanusiaan-untuk-gaza</guid><pubDate>Jum'at 03 November 2023 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/03/18/2913849/indonesia-akan-kirim-3-pesawat-bantuan-kemanusiaan-untuk-gaza-EhTOw3OvnX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Baznas menyalurkan bantuannya untuk Palestina melalui Pemerintah Indonesia. (Foto: Baznas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/03/18/2913849/indonesia-akan-kirim-3-pesawat-bantuan-kemanusiaan-untuk-gaza-EhTOw3OvnX.jpg</image><title>Baznas menyalurkan bantuannya untuk Palestina melalui Pemerintah Indonesia. (Foto: Baznas)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8xLzE3MzE1NC81L3g4cGJmYjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Indonesia akan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk membantu warga di Gaza yang dikepung dan diblokade oleh Israel. Pengiriman bantuan kemanusiaan itu rencananya akan dilakukan pada Sabtu, (4/11/2023).

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Makanan, Air dan BBM di Gaza Habis, UNRWA Ingatkan akan Potensi Bencana Kemanusiaan&amp;nbsp;

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan bahwa bantuan tersebut akan dikirimkan dengan tiga pesawat dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada Sabtu pagi. Bantuan tersebut akan diterbangkan ke Mesir untuk kemudian disalurkan ke Gaza oleh lembaga yang berwenang.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang sudah confirm (dikonfirmasi, red), dua pesawat Hercules dan satu pesawat Airbus kargo yang akan digunakan untuk membawa bantuan ke Airport El Arish,&amp;rdquo; terang Iqbal.
Bantuan ini akan disalurkan oleh tiga lembaga yang memiliki otorisasi untuk bekerja di Gaza, yaitu Komite Internasional Palang Merah, Bulan Sabit Merah, dan Lembaga Pengungsi PBB UNRWA.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Peduli Palestina, Indonesian Humanitarian Alliance Kirim Bantuan Kemanusiaan&amp;nbsp;

Menurut Iqbal bantuan yang diberikan adalah barang-barang yang dibutuhkan oleh penduduk Gaza, namun tidak termasuk bahan bakar atau barang-barang yang dinilai dapat berfungsi ganda.
Iqbal juga memastikan bahwa bantuan ini merupakan yang pertama dari beberapa gelombang bantuan dari Indonesia untuk Gaza. Menurutnya, bantuan ini menjadi sebuah simbol dari kepedulian dan keprihatinan pemerintah dan rakyat Indonesia pada warga Gaza.
&amp;ldquo;Akan masih banyak kloter-kloter berikutnya tapi ini hanya menunjukkan secara simbolik bantuan yang dikoordinasikan pemerintah Indonesia. Namun, bantuan tersebut bukan hanya dari pemerintah indonesia, tapi juga dari masyarakat Indonesia.
&quot;Ini menunjukkan bahwa situasi di Gaza ini menjadi keprihatinan, bukan hanya pemerintah tapi juga masyakart indonesia seluruhnya,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wMy8xLzE3MzE1NC81L3g4cGJmYjY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Indonesia akan mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk membantu warga di Gaza yang dikepung dan diblokade oleh Israel. Pengiriman bantuan kemanusiaan itu rencananya akan dilakukan pada Sabtu, (4/11/2023).

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Makanan, Air dan BBM di Gaza Habis, UNRWA Ingatkan akan Potensi Bencana Kemanusiaan&amp;nbsp;

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) Lalu Muhamad Iqbal mengatakan bahwa bantuan tersebut akan dikirimkan dengan tiga pesawat dari Bandara Halim Perdana Kusuma pada Sabtu pagi. Bantuan tersebut akan diterbangkan ke Mesir untuk kemudian disalurkan ke Gaza oleh lembaga yang berwenang.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang sudah confirm (dikonfirmasi, red), dua pesawat Hercules dan satu pesawat Airbus kargo yang akan digunakan untuk membawa bantuan ke Airport El Arish,&amp;rdquo; terang Iqbal.
Bantuan ini akan disalurkan oleh tiga lembaga yang memiliki otorisasi untuk bekerja di Gaza, yaitu Komite Internasional Palang Merah, Bulan Sabit Merah, dan Lembaga Pengungsi PBB UNRWA.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Peduli Palestina, Indonesian Humanitarian Alliance Kirim Bantuan Kemanusiaan&amp;nbsp;

Menurut Iqbal bantuan yang diberikan adalah barang-barang yang dibutuhkan oleh penduduk Gaza, namun tidak termasuk bahan bakar atau barang-barang yang dinilai dapat berfungsi ganda.
Iqbal juga memastikan bahwa bantuan ini merupakan yang pertama dari beberapa gelombang bantuan dari Indonesia untuk Gaza. Menurutnya, bantuan ini menjadi sebuah simbol dari kepedulian dan keprihatinan pemerintah dan rakyat Indonesia pada warga Gaza.
&amp;ldquo;Akan masih banyak kloter-kloter berikutnya tapi ini hanya menunjukkan secara simbolik bantuan yang dikoordinasikan pemerintah Indonesia. Namun, bantuan tersebut bukan hanya dari pemerintah indonesia, tapi juga dari masyarakat Indonesia.
&quot;Ini menunjukkan bahwa situasi di Gaza ini menjadi keprihatinan, bukan hanya pemerintah tapi juga masyakart indonesia seluruhnya,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
