<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kebakaran Hutan di Kaki Gunung Rinjani, 95 Hektare Lahan Hangus</title><description>Kebakaran Hutan di Kaki Gunung Rinjani, 95 Hektare Lahan Hangus
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/03/337/2913837/kebakaran-hutan-di-kaki-gunung-rinjani-95-hektare-lahan-hangus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/03/337/2913837/kebakaran-hutan-di-kaki-gunung-rinjani-95-hektare-lahan-hangus"/><item><title>Kebakaran Hutan di Kaki Gunung Rinjani, 95 Hektare Lahan Hangus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/03/337/2913837/kebakaran-hutan-di-kaki-gunung-rinjani-95-hektare-lahan-hangus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/03/337/2913837/kebakaran-hutan-di-kaki-gunung-rinjani-95-hektare-lahan-hangus</guid><pubDate>Jum'at 03 November 2023 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/03/337/2913837/kebakaran-hutan-di-kaki-gunung-rinjani-95-hektare-lahan-hangus-vDY1GXIArf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran hutan di Kaki Gunung Rinjani, 95 hektare lahan hangus. (BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/03/337/2913837/kebakaran-hutan-di-kaki-gunung-rinjani-95-hektare-lahan-hangus-vDY1GXIArf.jpg</image><title>Kebakaran hutan di Kaki Gunung Rinjani, 95 hektare lahan hangus. (BNPB)</title></images><description>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3Mjg4Ny81L3g4cDZmcDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kaki Gunung Rinjani, Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Berdasarkan laporan titik api terpantau oleh petugas pada Kamis (2/11) pukul 07.30 Wita.



Data yang dihimpun oleh Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kebakaran itu menghanguskan 95 hektar (ha) lahan.







BACA JUGA:
Pendaki Meninggal di Gunung Rinjani, Berhasil Dievakuasi











&amp;ldquo;Belum ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kebakaran tercatat telah menghanguskan 95 Ha lahan,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Jumat (3/11/2023).







BACA JUGA:
Kabut Asap Imbas Karhutla, PJ Gubernur Sumsel: Pakai Masker, Jangan Keluar Rumah Bila Tak Perlu











Sementara itu, Aam sapaan Abdul Muhari mengatakan, saat ini BPBD Nusa Tenggara Barat dan tim gabungan segera melakukan upaya pemadaman, pengendalian, serta pengamanan di wilayah yang terbakar. Hal ini dilakukan untuk memperkecil kemungkinan meluasnya titik api.


Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan air yang bersumber dari pemerintah Desa. Upaya pengendalian juga dilakukan dengan cara membuat ilaran (sekat api) di sekitar lokasi kaki gunung.







BACA JUGA:
Karhutla Gunung Abang Bali, BNPB: Medan Terjal Sulitkan Pemadaman














&amp;ldquo;Upaya ini guna memutus jalur yang kemungkinan akan dilalui jika titik api terus meluas. Upaya pengamanan juga dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri,&amp;rdquo; tutur Aam.

</description><content:encoded>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yOS8xLzE3Mjg4Ny81L3g4cDZmcDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kaki Gunung Rinjani, Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Berdasarkan laporan titik api terpantau oleh petugas pada Kamis (2/11) pukul 07.30 Wita.



Data yang dihimpun oleh Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kebakaran itu menghanguskan 95 hektar (ha) lahan.







BACA JUGA:
Pendaki Meninggal di Gunung Rinjani, Berhasil Dievakuasi











&amp;ldquo;Belum ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun kebakaran tercatat telah menghanguskan 95 Ha lahan,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan resminya, Jumat (3/11/2023).







BACA JUGA:
Kabut Asap Imbas Karhutla, PJ Gubernur Sumsel: Pakai Masker, Jangan Keluar Rumah Bila Tak Perlu











Sementara itu, Aam sapaan Abdul Muhari mengatakan, saat ini BPBD Nusa Tenggara Barat dan tim gabungan segera melakukan upaya pemadaman, pengendalian, serta pengamanan di wilayah yang terbakar. Hal ini dilakukan untuk memperkecil kemungkinan meluasnya titik api.


Upaya pemadaman dilakukan dengan menggunakan air yang bersumber dari pemerintah Desa. Upaya pengendalian juga dilakukan dengan cara membuat ilaran (sekat api) di sekitar lokasi kaki gunung.







BACA JUGA:
Karhutla Gunung Abang Bali, BNPB: Medan Terjal Sulitkan Pemadaman














&amp;ldquo;Upaya ini guna memutus jalur yang kemungkinan akan dilalui jika titik api terus meluas. Upaya pengamanan juga dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI dan Polri,&amp;rdquo; tutur Aam.

</content:encoded></item></channel></rss>
