<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Koleksi Buku dan Literatur Soekarno Sesaki Kamar Tidur</title><description>Koleksi Buku dan Literatur Soekarno Sesaki Kamar Tidur
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/04/337/2914068/koleksi-buku-dan-literatur-soekarno-sesaki-kamar-tidur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/04/337/2914068/koleksi-buku-dan-literatur-soekarno-sesaki-kamar-tidur"/><item><title>Koleksi Buku dan Literatur Soekarno Sesaki Kamar Tidur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/04/337/2914068/koleksi-buku-dan-literatur-soekarno-sesaki-kamar-tidur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/04/337/2914068/koleksi-buku-dan-literatur-soekarno-sesaki-kamar-tidur</guid><pubDate>Sabtu 04 November 2023 07:24 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/03/337/2914068/koleksi-buku-dan-literatur-soekarno-sesaki-kamar-tidur-A82GrA1Bu8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Soekarno. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/03/337/2914068/koleksi-buku-dan-literatur-soekarno-sesaki-kamar-tidur-A82GrA1Bu8.jpg</image><title>Soekarno. (Ist)</title></images><description>

JAKARTA - Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno merupakan sosok yang gemar membaca. Bahkan suatu ketika, Soekarno pernah menyatakan koleksi bukunya telah memenuhi kamarnya.


Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden Soekarno saat berpidato di Istana Bogor pada 25 November 1965.








BACA JUGA:
Kisah Presiden Rusia Dipaksa Soekarno Temukan Makam Imam Bukhari










Saat itu, Presiden Soekarno bukannya ingin pamer. Ia memiliki buku hingga menyesaki kamar tidurnya berbagai buku serta literatur lain. Jumlahnya pun tak terhingga.


Melihat koleksinya, wajar Soekarno merupakan sosok yang gema membaca.  Saking gemarnya membaca, ternyata Soekarno kerap tertidur  di antara buku dan majalah.





BACA JUGA:
Pesan Ayah-Ibu Soekarno Kala Ceraikan Utari dan Minta Restu Kawini Inggit














Soekarno sendiri sudah sering melantangkan nasihat akan pentingnya membaca. Tidak harus baca buku.


Menurutnya, membaca majalah atau surat kabar pun faedahnya tetap sama, yakni sebagai jendela dunia. Bung Karno tidak sekadar kasih nasihat, kasih wejangan. Ia menasihatkan lewat keteladanan.






BACA JUGA:
Inilah Alasan Soekarno Tolak Mentah-Mentah Negara berbentuk Kerajaan













Karena itu, ia kerap menggalakkan membaca kepada anak bangsa.





</description><content:encoded>

JAKARTA - Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno merupakan sosok yang gemar membaca. Bahkan suatu ketika, Soekarno pernah menyatakan koleksi bukunya telah memenuhi kamarnya.


Hal itu sebagaimana disampaikan Presiden Soekarno saat berpidato di Istana Bogor pada 25 November 1965.








BACA JUGA:
Kisah Presiden Rusia Dipaksa Soekarno Temukan Makam Imam Bukhari










Saat itu, Presiden Soekarno bukannya ingin pamer. Ia memiliki buku hingga menyesaki kamar tidurnya berbagai buku serta literatur lain. Jumlahnya pun tak terhingga.


Melihat koleksinya, wajar Soekarno merupakan sosok yang gema membaca.  Saking gemarnya membaca, ternyata Soekarno kerap tertidur  di antara buku dan majalah.





BACA JUGA:
Pesan Ayah-Ibu Soekarno Kala Ceraikan Utari dan Minta Restu Kawini Inggit














Soekarno sendiri sudah sering melantangkan nasihat akan pentingnya membaca. Tidak harus baca buku.


Menurutnya, membaca majalah atau surat kabar pun faedahnya tetap sama, yakni sebagai jendela dunia. Bung Karno tidak sekadar kasih nasihat, kasih wejangan. Ia menasihatkan lewat keteladanan.






BACA JUGA:
Inilah Alasan Soekarno Tolak Mentah-Mentah Negara berbentuk Kerajaan













Karena itu, ia kerap menggalakkan membaca kepada anak bangsa.





</content:encoded></item></channel></rss>
