<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saat Prajurit Kopassus Bebaskan Bocah Lebanon dari Tentara Zionis Israel</title><description>Perwira Kopassus Yudha Anggara menceritakan pengalamannya menolong seorang bocah Lebanon yang ditangkap tentara Israel.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/05/337/2914903/saat-prajurit-kopassus-bebaskan-bocah-lebanon-dari-tentara-zionis-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/05/337/2914903/saat-prajurit-kopassus-bebaskan-bocah-lebanon-dari-tentara-zionis-israel"/><item><title>Saat Prajurit Kopassus Bebaskan Bocah Lebanon dari Tentara Zionis Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/05/337/2914903/saat-prajurit-kopassus-bebaskan-bocah-lebanon-dari-tentara-zionis-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/05/337/2914903/saat-prajurit-kopassus-bebaskan-bocah-lebanon-dari-tentara-zionis-israel</guid><pubDate>Senin 06 November 2023 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/05/337/2914903/saat-prajurit-kopassus-bebaskan-bocah-lebanon-dari-tentara-zionis-israel-T1HdMYDxjk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/05/337/2914903/saat-prajurit-kopassus-bebaskan-bocah-lebanon-dari-tentara-zionis-israel-T1HdMYDxjk.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNS82LzE3MzI1Ny81L3g4cGQ2cWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kisah heroik prajurit Kopassus membebaskan seorang bocah yang ditangkap tentara Israel bermula saat Pasukan PBB asal Indonesia yang tergabung dalam Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A di wilayah Selatan Lebanon sedang menengahi kelompok Hizbullah dengan Israel di Lebanon.
Saat itu pasukan Korps Baret Merah Kopassus sebagai pasukan PBB mengubah seorang prajurit tempur menjadi pihak yang kerap mendapat sasaran kekerasan dan ancaman maut dari kelompok yang bertikai.

BACA JUGA:
Cara Relawan Ganjar Salurkan Hobi Masyarakat Kabupaten Bone Sulsel

Seperti dikutip Okezone dalam buku Kopassus untuk Indonesia, karangan Iwan Santosa dan E.A Natanegara, perwira Kopassus Yudha Anggara menceritakan pengalamannya menolong seorang bocah Lebanon yang ditangkap tentara Israel.

BACA JUGA:
Bobby Nasution Dukung Prabowo-Gibran, Ini Kata TPN Ganjar-Mahfud

Tentara Israel dengan brutal menangkap seorang bocah karena merusak pagar perbatasan Israel dengan Lebanon. Bocah berusia 15 tahun tersebut langsung ditahan oleh tentara Israel.
Yudha dan rekan-rekannya berdiplomasi ke pos militer Israel. Pasukan Indonesia bersikap netral dan menganggap semua tidak bermusuhan. Mereka juga menghargai prajurit Israel sebagai prajurit profesional yang sedang menjalankan tugas.Secara mengejutkan, tentara Israel itu menodongkan senjata ke pasukan PBB asal Indonesia yang sedang berdiplomasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menjaga Warisan Nenek Moyang dengan Biosolar di Laut Jawa

Selama empat jam mereka merayu dan menekankan fakta ke tentara Israel bahwa pelaku adalah anak kecil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Masakan Kurang Matang, Nata Harus Akhiri Perjalanan di Galeri MasterChef Indonesia Season 11&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kita kembangkan sisi kemanusiannya, sehingga mereka akhirnya membebaskan anak itu,&quot; tukasnya.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNS82LzE3MzI1Ny81L3g4cGQ2cWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kisah heroik prajurit Kopassus membebaskan seorang bocah yang ditangkap tentara Israel bermula saat Pasukan PBB asal Indonesia yang tergabung dalam Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-A di wilayah Selatan Lebanon sedang menengahi kelompok Hizbullah dengan Israel di Lebanon.
Saat itu pasukan Korps Baret Merah Kopassus sebagai pasukan PBB mengubah seorang prajurit tempur menjadi pihak yang kerap mendapat sasaran kekerasan dan ancaman maut dari kelompok yang bertikai.

BACA JUGA:
Cara Relawan Ganjar Salurkan Hobi Masyarakat Kabupaten Bone Sulsel

Seperti dikutip Okezone dalam buku Kopassus untuk Indonesia, karangan Iwan Santosa dan E.A Natanegara, perwira Kopassus Yudha Anggara menceritakan pengalamannya menolong seorang bocah Lebanon yang ditangkap tentara Israel.

BACA JUGA:
Bobby Nasution Dukung Prabowo-Gibran, Ini Kata TPN Ganjar-Mahfud

Tentara Israel dengan brutal menangkap seorang bocah karena merusak pagar perbatasan Israel dengan Lebanon. Bocah berusia 15 tahun tersebut langsung ditahan oleh tentara Israel.
Yudha dan rekan-rekannya berdiplomasi ke pos militer Israel. Pasukan Indonesia bersikap netral dan menganggap semua tidak bermusuhan. Mereka juga menghargai prajurit Israel sebagai prajurit profesional yang sedang menjalankan tugas.Secara mengejutkan, tentara Israel itu menodongkan senjata ke pasukan PBB asal Indonesia yang sedang berdiplomasi.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Menjaga Warisan Nenek Moyang dengan Biosolar di Laut Jawa

Selama empat jam mereka merayu dan menekankan fakta ke tentara Israel bahwa pelaku adalah anak kecil.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Masakan Kurang Matang, Nata Harus Akhiri Perjalanan di Galeri MasterChef Indonesia Season 11&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kita kembangkan sisi kemanusiannya, sehingga mereka akhirnya membebaskan anak itu,&quot; tukasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
