<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diguyur Hujan, 22 RT di DKI Jakarta Masih Tergenang Air</title><description>Meski air sudah mulai surut, tercatat masih ada 22 RT yang digenangi air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/05/338/2914738/diguyur-hujan-22-rt-di-dki-jakarta-masih-tergenang-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/05/338/2914738/diguyur-hujan-22-rt-di-dki-jakarta-masih-tergenang-air"/><item><title>Diguyur Hujan, 22 RT di DKI Jakarta Masih Tergenang Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/05/338/2914738/diguyur-hujan-22-rt-di-dki-jakarta-masih-tergenang-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/05/338/2914738/diguyur-hujan-22-rt-di-dki-jakarta-masih-tergenang-air</guid><pubDate>Minggu 05 November 2023 13:25 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/05/338/2914738/diguyur-hujan-22-rt-di-dki-jakarta-masih-tergenang-air-iBTUXNQD3r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/05/338/2914738/diguyur-hujan-22-rt-di-dki-jakarta-masih-tergenang-air-iBTUXNQD3r.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNS8xLzE3MzIzMy81L3g4cGN2cHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hujan melanda kawasan Jakarta ini pada Sabtu, 4 November 2023 kemerin hingga membuat sejumlah titik kawasan banjir atau tergenang air. Meski air sudah mulai surut, tercatat masih ada 22 RT yang digenangi air.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, berdasarkan data yang diterimanya pda Minggu (5/11/2023) pagi sekira pukul 09.00 WIB, tercatat masih ada sejumlah titik yang tergenang air. Ketinggian di sejumlah titik itu pun bervariasi, mulai dari 30-250 cm.
&quot;BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 10 RT dan 2 ruas jalan tergenang, saat ini menjadi 22 RT atau 0,071 % dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Minggu (5/11/2023).

BACA JUGA:
Sejumlah Wilayah Depok Dikepung Banjir Imbas Hujan Deras, Ini Penyebabnya

Menurutnya, sejumlah titik yang masih tergenang itu, yakni 1 RT di kawasan Jakarta Selatan, tepatnya di Rawajati dengan ketinggian mencapai 30 cm. Lalu, 21 RT di wilayah Jakarta Timur meliputi 2 RT di Cililitan dengan ketinggian sekira 200 cm, 14 RT di Cawang dengan ketinggian di isaran 30-250 cm.

BACA JUGA:
3 Pertanda Thom Haye Segera Perkuat Timnas Indonesia, Nomor 1 Sinyal Kuat dari Erick Thohir
Lalu, 3 RT di Bidara Cina dengan ketinggian 30-150 cm, 2 RT di Kampung Melayu dengan ketinggian 125 cm. Sedangkan wilayah yang telah surut, yakni 2 RT di Cilandak Timur. Selain itu, jalanan yang sempat tergenang pun telah surut, yakni di Jalan Pelabuhan Muara Batu, Penjaringan, Jakarta Utara dan Jalan Raya Bogor atau Pasar Induk Kramat Jati, Kramat Jati, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

SMRC Bantah Hasil Survei yang Diunggah Andre Rosiade, Sebut itu Hoaks

&quot;Tak ada pengungsi. BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat,&quot; katanya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNS8xLzE3MzIzMy81L3g4cGN2cHg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Hujan melanda kawasan Jakarta ini pada Sabtu, 4 November 2023 kemerin hingga membuat sejumlah titik kawasan banjir atau tergenang air. Meski air sudah mulai surut, tercatat masih ada 22 RT yang digenangi air.
Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, berdasarkan data yang diterimanya pda Minggu (5/11/2023) pagi sekira pukul 09.00 WIB, tercatat masih ada sejumlah titik yang tergenang air. Ketinggian di sejumlah titik itu pun bervariasi, mulai dari 30-250 cm.
&quot;BPBD mencatat genangan yang sebelumnya terjadi di 10 RT dan 2 ruas jalan tergenang, saat ini menjadi 22 RT atau 0,071 % dari 30.772 RT yang ada di wilayah DKI Jakarta,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Minggu (5/11/2023).

BACA JUGA:
Sejumlah Wilayah Depok Dikepung Banjir Imbas Hujan Deras, Ini Penyebabnya

Menurutnya, sejumlah titik yang masih tergenang itu, yakni 1 RT di kawasan Jakarta Selatan, tepatnya di Rawajati dengan ketinggian mencapai 30 cm. Lalu, 21 RT di wilayah Jakarta Timur meliputi 2 RT di Cililitan dengan ketinggian sekira 200 cm, 14 RT di Cawang dengan ketinggian di isaran 30-250 cm.

BACA JUGA:
3 Pertanda Thom Haye Segera Perkuat Timnas Indonesia, Nomor 1 Sinyal Kuat dari Erick Thohir
Lalu, 3 RT di Bidara Cina dengan ketinggian 30-150 cm, 2 RT di Kampung Melayu dengan ketinggian 125 cm. Sedangkan wilayah yang telah surut, yakni 2 RT di Cilandak Timur. Selain itu, jalanan yang sempat tergenang pun telah surut, yakni di Jalan Pelabuhan Muara Batu, Penjaringan, Jakarta Utara dan Jalan Raya Bogor atau Pasar Induk Kramat Jati, Kramat Jati, Jakarta Timur.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

SMRC Bantah Hasil Survei yang Diunggah Andre Rosiade, Sebut itu Hoaks

&quot;Tak ada pengungsi. BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
