<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jaga Ketahanan Pangan, Walkot Tangsel Ajak Warga Manfaatkan Lahan</title><description>Benyamin memanen berbagai jenis hasil tanaman&amp;nbsp;di Parigi Baru, Pondok Aren.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/05/338/2914767/jaga-ketahanan-pangan-walkot-tangsel-ajak-warga-manfaatkan-lahan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/05/338/2914767/jaga-ketahanan-pangan-walkot-tangsel-ajak-warga-manfaatkan-lahan"/><item><title>Jaga Ketahanan Pangan, Walkot Tangsel Ajak Warga Manfaatkan Lahan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/05/338/2914767/jaga-ketahanan-pangan-walkot-tangsel-ajak-warga-manfaatkan-lahan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/05/338/2914767/jaga-ketahanan-pangan-walkot-tangsel-ajak-warga-manfaatkan-lahan</guid><pubDate>Minggu 05 November 2023 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/05/338/2914767/jaga-ketahanan-pangan-walkot-tangsel-ajak-warga-manfaatkan-lahan-ip13lhmg02.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Walkot Tangsel Benyamin Davnie (Foto: Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/05/338/2914767/jaga-ketahanan-pangan-walkot-tangsel-ajak-warga-manfaatkan-lahan-ip13lhmg02.jpg</image><title>Walkot Tangsel Benyamin Davnie (Foto: Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNS80LzE3MzIzNC81L3g4cGN4ODM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PONDOK AREN - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memanfaatkan lahan guna menjaga ketahanan pangan. Salah satunya dengan mengembangkan pertanian hidroponik.
Benyamin memanen berbagai jenis hasil tanaman, mulai dari jagung pulut, talas, cabai hingga bawang merah, di Saung Baba Kimpo, Parigi Baru, Pondok Aren.
&quot;Saya mengukuti panen raya di Kebun Bang Kimpo. Panen raya jagung pulut, cabai, bawang merah dan ikan juga ini. Jadi di sini holtikulturnya lengkap,&quot; ucap Wali Kota Benyamin, seperti dikutip, Minggu (5/11/2023).

BACA JUGA:
Korban Tewas Gempa di Nepal Capai 157 Orang, Pemerintah Nepal Kirim Bantuan

Menurut Benyamin, jagung pulut bisa menjadi produk unggulan di Tangerang Selatan. Bahkan ia meminta Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mengolah jagung pulut dengan kreatif sehingga bisa menjaga ketahanan pangan di Tangerang Selatan.
&quot;Jagung pulut ini varian baru, tugas ibu-ibu KWT adalah apa yang bisa dilakukan dari jagung pulut ini kemudian. Silakan bagaimana caranya jadi hal yang baru dengan bahan dasar ya jagung pulut ini,&quot; terangnya.

BACA JUGA:
Wayang Golek Jadi Media Perkenalkan Ganjar pada Warga Garut

Menurut Benyamin, keberhasilan panen raya yang dilakukan Kimpo selaku pemilik lahan ini harus dibersamai oleh Dinas Ketahan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan, untuk lahan edukasi dan pembelajaran.
&quot;Jadi saya minta DKP3 kita kembangkan di sini juga, misalnya jamur. Ini pasarnya cukup besar, dan yang produksi cukup terbatas. Ini bisa menopang ekonomi lingkungan kita,&quot; ujarnya.
Benyamin juga mengajak Kimpo untuk bersinergi untuk sama-sama memanfaatkan lahan milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menjadikan pertanian terpadu.
&quot;Misal di Tandon Ciater tadi itu bang, kita olah bang. Itu desainnya untuk pertanian dan edukasi terpadu. Jadi di sini berkembang, di Tandon Ciater juga berkembang. Sehingga Tangerang Selatan baik skala kecil, terbatas, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri,&quot; ujarnya.Bang Kimpo menambahkahkan bahwa pihaknya akan menata ulang Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) apabila dipercaya Pemkot Tangsel untuk mengolah dan memberikan edukasi dalam pengembangannya.

&quot;Karena harapan saya Tangsel ini punya kawasan pertanian untuk edukasi lingkungan,&quot; ucapnya.



&quot;Kalau kolaborasi, saya akan tata ulang pengemburan tanah. Jadi kan itu lahan percontohan harus maksimal. Hasil pertanian itu proses lama dan butuh kesabaran,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNS80LzE3MzIzNC81L3g4cGN4ODM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PONDOK AREN - Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memanfaatkan lahan guna menjaga ketahanan pangan. Salah satunya dengan mengembangkan pertanian hidroponik.
Benyamin memanen berbagai jenis hasil tanaman, mulai dari jagung pulut, talas, cabai hingga bawang merah, di Saung Baba Kimpo, Parigi Baru, Pondok Aren.
&quot;Saya mengukuti panen raya di Kebun Bang Kimpo. Panen raya jagung pulut, cabai, bawang merah dan ikan juga ini. Jadi di sini holtikulturnya lengkap,&quot; ucap Wali Kota Benyamin, seperti dikutip, Minggu (5/11/2023).

BACA JUGA:
Korban Tewas Gempa di Nepal Capai 157 Orang, Pemerintah Nepal Kirim Bantuan

Menurut Benyamin, jagung pulut bisa menjadi produk unggulan di Tangerang Selatan. Bahkan ia meminta Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mengolah jagung pulut dengan kreatif sehingga bisa menjaga ketahanan pangan di Tangerang Selatan.
&quot;Jagung pulut ini varian baru, tugas ibu-ibu KWT adalah apa yang bisa dilakukan dari jagung pulut ini kemudian. Silakan bagaimana caranya jadi hal yang baru dengan bahan dasar ya jagung pulut ini,&quot; terangnya.

BACA JUGA:
Wayang Golek Jadi Media Perkenalkan Ganjar pada Warga Garut

Menurut Benyamin, keberhasilan panen raya yang dilakukan Kimpo selaku pemilik lahan ini harus dibersamai oleh Dinas Ketahan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan, untuk lahan edukasi dan pembelajaran.
&quot;Jadi saya minta DKP3 kita kembangkan di sini juga, misalnya jamur. Ini pasarnya cukup besar, dan yang produksi cukup terbatas. Ini bisa menopang ekonomi lingkungan kita,&quot; ujarnya.
Benyamin juga mengajak Kimpo untuk bersinergi untuk sama-sama memanfaatkan lahan milik Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk menjadikan pertanian terpadu.
&quot;Misal di Tandon Ciater tadi itu bang, kita olah bang. Itu desainnya untuk pertanian dan edukasi terpadu. Jadi di sini berkembang, di Tandon Ciater juga berkembang. Sehingga Tangerang Selatan baik skala kecil, terbatas, bisa memenuhi kebutuhan masyarakat secara mandiri,&quot; ujarnya.Bang Kimpo menambahkahkan bahwa pihaknya akan menata ulang Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) apabila dipercaya Pemkot Tangsel untuk mengolah dan memberikan edukasi dalam pengembangannya.

&quot;Karena harapan saya Tangsel ini punya kawasan pertanian untuk edukasi lingkungan,&quot; ucapnya.



&quot;Kalau kolaborasi, saya akan tata ulang pengemburan tanah. Jadi kan itu lahan percontohan harus maksimal. Hasil pertanian itu proses lama dan butuh kesabaran,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
