<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Untung Surapati, Laskar Pengacau yang Bikin Belanda Murka</title><description>Surapati yang berdarah Bali lahir tahun 1660. Surapati pernah menjadi budak atau pembantu seorang Belanda di Batavia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/06/337/2915566/untung-surapati-laskar-pengacau-yang-bikin-belanda-murka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/06/337/2915566/untung-surapati-laskar-pengacau-yang-bikin-belanda-murka"/><item><title>Untung Surapati, Laskar Pengacau yang Bikin Belanda Murka</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/06/337/2915566/untung-surapati-laskar-pengacau-yang-bikin-belanda-murka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/06/337/2915566/untung-surapati-laskar-pengacau-yang-bikin-belanda-murka</guid><pubDate>Selasa 07 November 2023 05:11 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/337/2915566/untung-surapati-laskar-pengacau-yang-bikin-belanda-murka-EWPwumevTU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Untung Surapati (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/337/2915566/untung-surapati-laskar-pengacau-yang-bikin-belanda-murka-EWPwumevTU.jpg</image><title>Untung Surapati (Foto: Ist)</title></images><description>UNTUNG Surapati, sosok yang kerap dianggap pengacau oleh Belanda. Kelakuannya membuat Belanda berang hingga menumpas habis keturunannya.
Dalam Babad Tanah Jawi menyebut, Surapati yang berdarah Bali lahir tahun 1660. Surapati pernah menjadi budak atau pembantu seorang Belanda di Batavia.
Kehadiran Surapati membuat sang majikan merasa kerap beruntung. Itu pula yang membuatnya disukai sang majikan. Hingga suatu ketika masa itu sirna.

BACA JUGA:
Kisah Keturunan Untung Surapati Dibabat Habis Belanda, Dikejar hingga Ujung Jawa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Surapati ketahuan menjalin hubungan intim dengan putri sang majikan. Ia pun dijebloskan ke penjara dan menjadi seorang tawanan.

Tak tinggal diam, Surapati berusaha melarikan diri dengan menerobos dinding penjara. Ia juga turut membawa tahanan lainnya untuk melarikan diri.

BACA JUGA:
Kisah Untung Surapati, Sosok Pahlawan yang Susah Dikalahkan Tentara Belanda


Sejak saat itu Belanda melihatnya sebagai laskar pengacau di wilayah Priangan, Jawa Barat. Seiring waktu, dengan kemampuan yang dimiliki Surapati membuat Belanda memilih untuk melakukan pendekatan.

Ruys, seorang Kapten Kompeni dikirim untuk menjalankan misi tersebut. Kapten Ruys berhasil membujuk Surapati bergabung dengan Kompeni.



Sayangnya Surapati kembali berulah. Ia cekcok dengan Pembantu Letnan (vaandrig) Williem Kuffler. Peristiwa itu menyebabkan 20 orang Belanda tewas.

BACA JUGA:
Duh! Dokter Mogok Kerja, Ratusan Pasien Berobat Jalan di RSUD Gowa Terpaksa Pulang




Surapati pun diblacklist oleh Belanda. Sejak itu ia laskar pengacau yang terus menerus bermusuhan dengan Belanda. Lantaran terdesak, bersama pasukannya Surapati memutuskan bergeser ke arah timur.



Menurut Sejawaran Belanda Hermanus Johannes de Graaf dalam buku &quot;Terbunuhnya Kapten Tack, Kemelut di Kartasura Abad XVII&quot; mengatakan : Surapati bukanlah satu-satunya komandan laskar petualang di daerah perbatasan. Tetapi ia dianggap jagonya yang paling unggul.

BACA JUGA:
Polisi Buru Pencuri Kantor hingga Bikin Korban Rugi Rp400 Juta




Belanda terus menaruh dendam kesumat kepada Surapati sejak berselisih dengan Willem Kuffeler dan dianggap orang yang bertanggung jawab atas kematian Kapten Francois Tack di Kartasura. Hingga akhirnya keturunannya pun turut ditumpas oleh Belanda.</description><content:encoded>UNTUNG Surapati, sosok yang kerap dianggap pengacau oleh Belanda. Kelakuannya membuat Belanda berang hingga menumpas habis keturunannya.
Dalam Babad Tanah Jawi menyebut, Surapati yang berdarah Bali lahir tahun 1660. Surapati pernah menjadi budak atau pembantu seorang Belanda di Batavia.
Kehadiran Surapati membuat sang majikan merasa kerap beruntung. Itu pula yang membuatnya disukai sang majikan. Hingga suatu ketika masa itu sirna.

BACA JUGA:
Kisah Keturunan Untung Surapati Dibabat Habis Belanda, Dikejar hingga Ujung Jawa&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Surapati ketahuan menjalin hubungan intim dengan putri sang majikan. Ia pun dijebloskan ke penjara dan menjadi seorang tawanan.

Tak tinggal diam, Surapati berusaha melarikan diri dengan menerobos dinding penjara. Ia juga turut membawa tahanan lainnya untuk melarikan diri.

BACA JUGA:
Kisah Untung Surapati, Sosok Pahlawan yang Susah Dikalahkan Tentara Belanda


Sejak saat itu Belanda melihatnya sebagai laskar pengacau di wilayah Priangan, Jawa Barat. Seiring waktu, dengan kemampuan yang dimiliki Surapati membuat Belanda memilih untuk melakukan pendekatan.

Ruys, seorang Kapten Kompeni dikirim untuk menjalankan misi tersebut. Kapten Ruys berhasil membujuk Surapati bergabung dengan Kompeni.



Sayangnya Surapati kembali berulah. Ia cekcok dengan Pembantu Letnan (vaandrig) Williem Kuffler. Peristiwa itu menyebabkan 20 orang Belanda tewas.

BACA JUGA:
Duh! Dokter Mogok Kerja, Ratusan Pasien Berobat Jalan di RSUD Gowa Terpaksa Pulang




Surapati pun diblacklist oleh Belanda. Sejak itu ia laskar pengacau yang terus menerus bermusuhan dengan Belanda. Lantaran terdesak, bersama pasukannya Surapati memutuskan bergeser ke arah timur.



Menurut Sejawaran Belanda Hermanus Johannes de Graaf dalam buku &quot;Terbunuhnya Kapten Tack, Kemelut di Kartasura Abad XVII&quot; mengatakan : Surapati bukanlah satu-satunya komandan laskar petualang di daerah perbatasan. Tetapi ia dianggap jagonya yang paling unggul.

BACA JUGA:
Polisi Buru Pencuri Kantor hingga Bikin Korban Rugi Rp400 Juta




Belanda terus menaruh dendam kesumat kepada Surapati sejak berselisih dengan Willem Kuffeler dan dianggap orang yang bertanggung jawab atas kematian Kapten Francois Tack di Kartasura. Hingga akhirnya keturunannya pun turut ditumpas oleh Belanda.</content:encoded></item></channel></rss>
