<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>10.000 Warga Sipil Dibantai di Gaza, AS Malah Berencana Kirim Bom Senilai Rp4,9 Triliun ke Israel</title><description>Israel telah melakukan pengeboman tanpa henti di Gaza sejak 7 Oktober, menbewaskan ribuan warga sipil Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/18/2915858/10-000-warga-sipil-dibantai-di-gaza-as-malah-berencana-kirim-bom-senilai-rp4-9-triliun-ke-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/07/18/2915858/10-000-warga-sipil-dibantai-di-gaza-as-malah-berencana-kirim-bom-senilai-rp4-9-triliun-ke-israel"/><item><title>10.000 Warga Sipil Dibantai di Gaza, AS Malah Berencana Kirim Bom Senilai Rp4,9 Triliun ke Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/18/2915858/10-000-warga-sipil-dibantai-di-gaza-as-malah-berencana-kirim-bom-senilai-rp4-9-triliun-ke-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/07/18/2915858/10-000-warga-sipil-dibantai-di-gaza-as-malah-berencana-kirim-bom-senilai-rp4-9-triliun-ke-israel</guid><pubDate>Selasa 07 November 2023 12:36 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/07/18/2915858/10-000-warga-sipil-dibantai-di-gaza-as-malah-berencana-kirim-bom-senilai-rp4-9-triliun-ke-israel-QRSYbMpzVx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/07/18/2915858/10-000-warga-sipil-dibantai-di-gaza-as-malah-berencana-kirim-bom-senilai-rp4-9-triliun-ke-israel-QRSYbMpzVx.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNi8xLzE3MzI2NC81L3g4cGRteTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Joe Biden telah memberi tahu Kongres Amerika Serikat (AS) bahwa mereka merencanakan transfer bom presisi senilai USD320 juta (sekira Rp4,9 triliun) untuk Israel, kata sumber yang mengetahui rencana tersebut pada Senin, (6/11/2023).

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Imbas Perang di Gaza, Dukungan Warga Arab-Amerika untuk Biden Terjun ke Tingkat Terendah&amp;nbsp;

The Wall Street Journal pertama kali melaporkan bahwa pemerintah mengirimkan pemberitahuan resmi pada 31 Oktober kepada para pemimpin kongres mengenai rencana pemindahan Spice Family Gliding Bomb Assemblies, sejenis senjata berpemandu presisi yang ditembakkan oleh pesawat tempur.
Mengutip korespondensi yang dilihatnya, Journal mengatakan produsen senjata Rafael USA akan mentransfer bom tersebut ke perusahaan induknya di Israel, Rafael Advanced Defense Systems, untuk digunakan oleh kementerian pertahanan Israel.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Ribuan Warga AS Ikut Aksi Bela Palestina, Tuduh Biden Lakukan Genosida&amp;nbsp;

Sebelumnya pada Senin, PBB mengatakan Gaza menjadi &amp;ldquo;kuburan bagi anak-anak,&amp;rdquo; memperkuat tuntutan gencatan senjata ketika otoritas kesehatan Palestina mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah melebihi 10.000 orang.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNi8xLzE3MzI2NC81L3g4cGRteTg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
WASHINGTON - Pemerintahan Presiden Joe Biden telah memberi tahu Kongres Amerika Serikat (AS) bahwa mereka merencanakan transfer bom presisi senilai USD320 juta (sekira Rp4,9 triliun) untuk Israel, kata sumber yang mengetahui rencana tersebut pada Senin, (6/11/2023).

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Imbas Perang di Gaza, Dukungan Warga Arab-Amerika untuk Biden Terjun ke Tingkat Terendah&amp;nbsp;

The Wall Street Journal pertama kali melaporkan bahwa pemerintah mengirimkan pemberitahuan resmi pada 31 Oktober kepada para pemimpin kongres mengenai rencana pemindahan Spice Family Gliding Bomb Assemblies, sejenis senjata berpemandu presisi yang ditembakkan oleh pesawat tempur.
Mengutip korespondensi yang dilihatnya, Journal mengatakan produsen senjata Rafael USA akan mentransfer bom tersebut ke perusahaan induknya di Israel, Rafael Advanced Defense Systems, untuk digunakan oleh kementerian pertahanan Israel.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Ribuan Warga AS Ikut Aksi Bela Palestina, Tuduh Biden Lakukan Genosida&amp;nbsp;

Sebelumnya pada Senin, PBB mengatakan Gaza menjadi &amp;ldquo;kuburan bagi anak-anak,&amp;rdquo; memperkuat tuntutan gencatan senjata ketika otoritas kesehatan Palestina mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah melebihi 10.000 orang.</content:encoded></item></channel></rss>
