<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rusia: Pernyataan Israel Tentang Bom Nuklir Munculkan Banyak Pertanyaan Besar</title><description>Pernyataan Eliyahu memicu kecaman dari negara-negara Arab dan kritik dari AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/18/2916203/rusia-pernyataan-israel-tentang-bom-nuklir-munculkan-banyak-pertanyaan-besar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/07/18/2916203/rusia-pernyataan-israel-tentang-bom-nuklir-munculkan-banyak-pertanyaan-besar"/><item><title>Rusia: Pernyataan Israel Tentang Bom Nuklir Munculkan Banyak Pertanyaan Besar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/18/2916203/rusia-pernyataan-israel-tentang-bom-nuklir-munculkan-banyak-pertanyaan-besar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/07/18/2916203/rusia-pernyataan-israel-tentang-bom-nuklir-munculkan-banyak-pertanyaan-besar</guid><pubDate>Selasa 07 November 2023 19:12 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/07/18/2916203/rusia-pernyataan-israel-tentang-bom-nuklir-munculkan-banyak-pertanyaan-besar-OWc9yKgmmN.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/07/18/2916203/rusia-pernyataan-israel-tentang-bom-nuklir-munculkan-banyak-pertanyaan-besar-OWc9yKgmmN.JPG</image><title>Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. (Foto: Reuters)</title></images><description>


MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia pada Selasa, (7/11/2023) mengatakan bahwa pernyataan seorang menteri muda Israel yang tampaknya menyatakan keterbukaan terhadap gagasan Israel melakukan serangan nuklir di Gaza telah menimbulkan banyak pertanyaan.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Menteri Israel Usulkan Jatuhkan Bom Nuklir di Jalur Gaza untuk Lenyapkan Hamas&amp;nbsp;

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Minggu, (5/11/2023) memberhentikan Menteri Warisan Budaya Amihay Eliyahu, dari partai sayap kanan dalam pemerintahan koalisi, dari pertemuan kabinet &quot;sampai pemberitahuan lebih lanjut&quot;.
Ketika ditanya dalam sebuah wawancara radio tentang opsi menjatuhkan bom nuklir di Gaza untuk menghancurkan Hamas, Eliyahu menjawab: &quot;Itu salah satu caranya.&quot;
&amp;ldquo;Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, seperti dikutip oleh kantor berita negara RIA.
Zakharova mengatakan masalah utamanya adalah Israel tampaknya mengakui bahwa mereka memiliki senjata nuklir.
Israel tidak secara terbuka mengakui bahwa mereka memiliki senjata nuklir meskipun Federasi Ilmuwan Amerika memperkirakan Israel memiliki sekira 90 hulu ledak nuklir.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Apakah Israel Mempunyai Senjata Mematikan Nuklir?

&amp;ldquo;Pertanyaan nomor satu &amp;ndash; ternyata kita sedang mendengar pernyataan resmi tentang keberadaan senjata nuklir?&amp;rdquo; kata Zakharova sebagaimana dilansir Reuters.
&amp;ldquo;Jika demikian, katanya, lalu di manakah Badan Energi Atom Internasional dan inspektur nuklir internasional?Pernyataan Eliyahu menuai kecaman dari seluruh dunia Arab, menimbulkan skandal bagi lembaga penyiaran arus utama Israel, dianggap &quot;tidak menyenangkan&quot; oleh seorang pejabat Amerika Serikat (AS), dan Iran menyerukan tanggapan internasional yang cepat.
&amp;ldquo;Dewan Keamanan PBB dan Badan Energi Atom Internasional harus mengambil tindakan segera dan tanpa henti untuk melucuti rezim barbar dan apartheid ini. Besok sudah terlambat,&amp;rdquo; kata Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian di platform X pada Senin, (6/11/2023).</description><content:encoded>


MOSKOW - Kementerian Luar Negeri Rusia pada Selasa, (7/11/2023) mengatakan bahwa pernyataan seorang menteri muda Israel yang tampaknya menyatakan keterbukaan terhadap gagasan Israel melakukan serangan nuklir di Gaza telah menimbulkan banyak pertanyaan.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Menteri Israel Usulkan Jatuhkan Bom Nuklir di Jalur Gaza untuk Lenyapkan Hamas&amp;nbsp;

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada Minggu, (5/11/2023) memberhentikan Menteri Warisan Budaya Amihay Eliyahu, dari partai sayap kanan dalam pemerintahan koalisi, dari pertemuan kabinet &quot;sampai pemberitahuan lebih lanjut&quot;.
Ketika ditanya dalam sebuah wawancara radio tentang opsi menjatuhkan bom nuklir di Gaza untuk menghancurkan Hamas, Eliyahu menjawab: &quot;Itu salah satu caranya.&quot;
&amp;ldquo;Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan,&amp;rdquo; kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, seperti dikutip oleh kantor berita negara RIA.
Zakharova mengatakan masalah utamanya adalah Israel tampaknya mengakui bahwa mereka memiliki senjata nuklir.
Israel tidak secara terbuka mengakui bahwa mereka memiliki senjata nuklir meskipun Federasi Ilmuwan Amerika memperkirakan Israel memiliki sekira 90 hulu ledak nuklir.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Apakah Israel Mempunyai Senjata Mematikan Nuklir?

&amp;ldquo;Pertanyaan nomor satu &amp;ndash; ternyata kita sedang mendengar pernyataan resmi tentang keberadaan senjata nuklir?&amp;rdquo; kata Zakharova sebagaimana dilansir Reuters.
&amp;ldquo;Jika demikian, katanya, lalu di manakah Badan Energi Atom Internasional dan inspektur nuklir internasional?Pernyataan Eliyahu menuai kecaman dari seluruh dunia Arab, menimbulkan skandal bagi lembaga penyiaran arus utama Israel, dianggap &quot;tidak menyenangkan&quot; oleh seorang pejabat Amerika Serikat (AS), dan Iran menyerukan tanggapan internasional yang cepat.
&amp;ldquo;Dewan Keamanan PBB dan Badan Energi Atom Internasional harus mengambil tindakan segera dan tanpa henti untuk melucuti rezim barbar dan apartheid ini. Besok sudah terlambat,&amp;rdquo; kata Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian di platform X pada Senin, (6/11/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
