<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Asmara Pangeran Diponegoro hingga Penyesalan Tiduri Nyonya China</title><description>Kisah menarik Pangeran Diponegoro juga terkait asmaranya dengan sejumlah perempuan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/337/2915512/kisah-asmara-pangeran-diponegoro-hingga-penyesalan-tiduri-nyonya-china</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/07/337/2915512/kisah-asmara-pangeran-diponegoro-hingga-penyesalan-tiduri-nyonya-china"/><item><title>Kisah Asmara Pangeran Diponegoro hingga Penyesalan Tiduri Nyonya China</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/337/2915512/kisah-asmara-pangeran-diponegoro-hingga-penyesalan-tiduri-nyonya-china</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/07/337/2915512/kisah-asmara-pangeran-diponegoro-hingga-penyesalan-tiduri-nyonya-china</guid><pubDate>Selasa 07 November 2023 06:04 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/337/2915512/kisah-asmara-pangeran-diponegoro-hingga-penyesalan-tiduri-nyonya-china-npsNjHsvWu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pangeran Diponegoro (Foto : Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/337/2915512/kisah-asmara-pangeran-diponegoro-hingga-penyesalan-tiduri-nyonya-china-npsNjHsvWu.jpg</image><title>Pangeran Diponegoro (Foto : Istimewa)</title></images><description>PANGERAN Diponegoro terkenal dengnan kisah heroiknya menentang Belanda hingga terjadi perang besar yakni Perang Jawa. Dalam catatan sejarah, perang yang berlangsung pada 1825-1830 ini telah menewaskan setidaknya 200.000 penduduk Jawa dan kerugian materi hingga puluhan juta gulden.
Namun, kisah menarik Pangeran Diponegoro juga terkait asmaranya dengan sejumlah perempuan. Pangeran Diponegoro diketahui memiliki 7 istri dan banyak gundik. Ada juga skandal sebelum perang yang menarik untuk dibahas.
Dalam buku berjudul &amp;lsquo;Takdir Pangeran Diponegoro 1785-1855&amp;rsquo; yang ditulis oleh sejarawan Oxford University, Peter Carey, terungkap bahwa Pangeran Diponegoro memiliki kelemahan terhadap wanita.

BACA JUGA:
Kisah Pangeran Diponegoro Tundukkan Perampok Kejam untuk Ikut Perangi Belanda

Dikisahkan bahwa semasa hidup Pangeran Diponegoro memiliki empat orang istri di Tegalrejo sebelum masa pengasingan. Selain itu, ia juga memiliki beberapa selir. Selir yang terakhir digambarkan sangat cantik bahkan memancing sifat mata keranjang asisten residen Belanda untuk Yogyakarta, P.F.H Chevallier.
Memasuki masa perang, Pangeran Diponegoro kehilangan istri keempat yang paling ia sayang yakni Raden Ayu Maduretno. Sepeninggalan sang istri, Pangeran Diponegoro kembali menikah dengan tiga istri di penghujung November 1827.
Salah satu istri yang ia nikahi kala itu adalah Raden Ayu Retnoningsih yang merupakan putri dari Bupati Keniten atau Madiun. Saat itu Raden Ayu Retnoningsih baru berusia 17 tahun dan menjadi satu-satunya istri Diponegoro yang menemaninya di pengasingan.

BACA JUGA:
Kala Pangeran Diponegoro Ingin Terapkan Hukum Islam dengan Bentuk Keraton Baru

Dari hubungannya dengan tujuh istri resminya, Pangeran Diponegoro dikaruniai 17 orang anak yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan lima anak perempuan.
Kisah cinta Pangeran Diponegoro tak hanya seputar 7 istri dan gundiknya saja. Diponegoro juga memiliki kisah mengenai insiden penembakan di Gawok selama Perang Jawa. Di mana pada saat itu Diponegoro mendapatkan luka tembak di dada dan tangan.Diceritakan bahwa sebelum pertempuran tersebut pecah, Pangeran Diponegoro telah melakukan hubungan gelap dengan tidur dan berselingkuh dengan seorang wanita beretnis China yang bukan istri maupun gundiknya, melainkan seorang tukang pijat.

Pangeran Diponegoro disebut menyesal melakukan skandal tersebut dan mengaitkannya dengan kekalahan perang. Kesalahan itu diduga telah melunturkan kesaktian dirinya.

</description><content:encoded>PANGERAN Diponegoro terkenal dengnan kisah heroiknya menentang Belanda hingga terjadi perang besar yakni Perang Jawa. Dalam catatan sejarah, perang yang berlangsung pada 1825-1830 ini telah menewaskan setidaknya 200.000 penduduk Jawa dan kerugian materi hingga puluhan juta gulden.
Namun, kisah menarik Pangeran Diponegoro juga terkait asmaranya dengan sejumlah perempuan. Pangeran Diponegoro diketahui memiliki 7 istri dan banyak gundik. Ada juga skandal sebelum perang yang menarik untuk dibahas.
Dalam buku berjudul &amp;lsquo;Takdir Pangeran Diponegoro 1785-1855&amp;rsquo; yang ditulis oleh sejarawan Oxford University, Peter Carey, terungkap bahwa Pangeran Diponegoro memiliki kelemahan terhadap wanita.

BACA JUGA:
Kisah Pangeran Diponegoro Tundukkan Perampok Kejam untuk Ikut Perangi Belanda

Dikisahkan bahwa semasa hidup Pangeran Diponegoro memiliki empat orang istri di Tegalrejo sebelum masa pengasingan. Selain itu, ia juga memiliki beberapa selir. Selir yang terakhir digambarkan sangat cantik bahkan memancing sifat mata keranjang asisten residen Belanda untuk Yogyakarta, P.F.H Chevallier.
Memasuki masa perang, Pangeran Diponegoro kehilangan istri keempat yang paling ia sayang yakni Raden Ayu Maduretno. Sepeninggalan sang istri, Pangeran Diponegoro kembali menikah dengan tiga istri di penghujung November 1827.
Salah satu istri yang ia nikahi kala itu adalah Raden Ayu Retnoningsih yang merupakan putri dari Bupati Keniten atau Madiun. Saat itu Raden Ayu Retnoningsih baru berusia 17 tahun dan menjadi satu-satunya istri Diponegoro yang menemaninya di pengasingan.

BACA JUGA:
Kala Pangeran Diponegoro Ingin Terapkan Hukum Islam dengan Bentuk Keraton Baru

Dari hubungannya dengan tujuh istri resminya, Pangeran Diponegoro dikaruniai 17 orang anak yang terdiri dari 12 anak laki-laki dan lima anak perempuan.
Kisah cinta Pangeran Diponegoro tak hanya seputar 7 istri dan gundiknya saja. Diponegoro juga memiliki kisah mengenai insiden penembakan di Gawok selama Perang Jawa. Di mana pada saat itu Diponegoro mendapatkan luka tembak di dada dan tangan.Diceritakan bahwa sebelum pertempuran tersebut pecah, Pangeran Diponegoro telah melakukan hubungan gelap dengan tidur dan berselingkuh dengan seorang wanita beretnis China yang bukan istri maupun gundiknya, melainkan seorang tukang pijat.

Pangeran Diponegoro disebut menyesal melakukan skandal tersebut dan mengaitkannya dengan kekalahan perang. Kesalahan itu diduga telah melunturkan kesaktian dirinya.

</content:encoded></item></channel></rss>
