<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Mahasiswi Unair Tewas dalam Mobil Diduga Bunuh Diri dengan Gas Helium</title><description>Satreskrim Polresta Sidoarjo saat ini telah melakukan uji toksikologi untuk mengetahui kadar racun dalam tubuh korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/519/2915368/5-fakta-mahasiswi-unair-tewas-dalam-mobil-diduga-bunuh-diri-dengan-gas-helium</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/07/519/2915368/5-fakta-mahasiswi-unair-tewas-dalam-mobil-diduga-bunuh-diri-dengan-gas-helium"/><item><title>5 Fakta Mahasiswi Unair Tewas dalam Mobil Diduga Bunuh Diri dengan Gas Helium</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/519/2915368/5-fakta-mahasiswi-unair-tewas-dalam-mobil-diduga-bunuh-diri-dengan-gas-helium</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/07/519/2915368/5-fakta-mahasiswi-unair-tewas-dalam-mobil-diduga-bunuh-diri-dengan-gas-helium</guid><pubDate>Selasa 07 November 2023 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/06/519/2915368/5-fakta-mahasiswi-unair-tewas-dalam-mobil-diduga-bunuh-diri-dengan-gas-helium-pwL2kMy4gz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/06/519/2915368/5-fakta-mahasiswi-unair-tewas-dalam-mobil-diduga-bunuh-diri-dengan-gas-helium-pwL2kMy4gz.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNi8xLzE3MzI4Mi81L3g4cGR0NHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polisi terus berupaya mengungkap kasus kematian seorang mahasiswi kedokteran hewan UNAIR Surabaya yang ditemukan tewas di halaman parkir proyek apartemen di Waru Sidoarjo Jawa Timur.
Okezone merangkum 5 fakta mahasiswi Unair tewas dalam mobil tersebut. Berikut di antaranya:
1. Polisi Tunggu Hasil Uji  Toksikologi ke Tubuh Korban
Selain menunggu hasil autopsi, polisi juga melakukan uji toksikologi ke tubuh korban. Meski diduga bunuh diri, namun polisi belum bisa memastikan kematian korban.

BACA JUGA:
Jababeka (KIJA) Raup Laba Rp65,48 Miliar hingga Kuartal III 2023

2. Misteri Kematian Mahasiswi Kedokteran Unair Masih dalam Penyidikan Polisi
Kasus kematian seorang mahasiswi kedokteran hewan Universitas Airlangga Surabaya berinisial BAC (21), warga Kediri Jawa Timur yang ditemukan di lahan parkir proyek apartemen di Desa Tambakoso Waru, Sidoarjo hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

BACA JUGA:
Terobsesi Kecantikan Wanita Sering Suntik Putih, Apa Bahayanya?

3. Polisi Tunggu Hasil Autopsi Korban
Selain menunggu hasil autopsi, Satreskrim Polresta Sidoarjo saat ini telah melakukan uji toksikologi untuk mengetahui kadar racun dalam tubuh korban.
Uji toksikologi ini dilakukan, karena diduga kematian korban akibat gas helium yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
4. Polisi Periksa Saudara Kandung Korban
Sementara terkait kematian korban, polisi juga telah memeriksa saudara kandung korban yang tinggal bersama korban disebuah apartemen di Surabaya. Tidak hanya itu, polisi juga memeriksa sejumlah orang di lingkungan kampus yang sering berhubungan dengan korban, termasuk dosen pembimbing korban.5. Mahasiswi Kedokteran Unair Tercatat sebagai Asdos

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui selain sebagai mahasiswi kedokteran hewan, korban juga tercatat sebagai asisten dosen di kampusnya.

&quot;Saat ini kita sedang menunggu hasil Autopsi, lalu dilanjutkan uji toksilogi untuk menentukan penyebab kematian korban,&quot; kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNi8xLzE3MzI4Mi81L3g4cGR0NHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Polisi terus berupaya mengungkap kasus kematian seorang mahasiswi kedokteran hewan UNAIR Surabaya yang ditemukan tewas di halaman parkir proyek apartemen di Waru Sidoarjo Jawa Timur.
Okezone merangkum 5 fakta mahasiswi Unair tewas dalam mobil tersebut. Berikut di antaranya:
1. Polisi Tunggu Hasil Uji  Toksikologi ke Tubuh Korban
Selain menunggu hasil autopsi, polisi juga melakukan uji toksikologi ke tubuh korban. Meski diduga bunuh diri, namun polisi belum bisa memastikan kematian korban.

BACA JUGA:
Jababeka (KIJA) Raup Laba Rp65,48 Miliar hingga Kuartal III 2023

2. Misteri Kematian Mahasiswi Kedokteran Unair Masih dalam Penyidikan Polisi
Kasus kematian seorang mahasiswi kedokteran hewan Universitas Airlangga Surabaya berinisial BAC (21), warga Kediri Jawa Timur yang ditemukan di lahan parkir proyek apartemen di Desa Tambakoso Waru, Sidoarjo hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

BACA JUGA:
Terobsesi Kecantikan Wanita Sering Suntik Putih, Apa Bahayanya?

3. Polisi Tunggu Hasil Autopsi Korban
Selain menunggu hasil autopsi, Satreskrim Polresta Sidoarjo saat ini telah melakukan uji toksikologi untuk mengetahui kadar racun dalam tubuh korban.
Uji toksikologi ini dilakukan, karena diduga kematian korban akibat gas helium yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.
4. Polisi Periksa Saudara Kandung Korban
Sementara terkait kematian korban, polisi juga telah memeriksa saudara kandung korban yang tinggal bersama korban disebuah apartemen di Surabaya. Tidak hanya itu, polisi juga memeriksa sejumlah orang di lingkungan kampus yang sering berhubungan dengan korban, termasuk dosen pembimbing korban.5. Mahasiswi Kedokteran Unair Tercatat sebagai Asdos

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui selain sebagai mahasiswi kedokteran hewan, korban juga tercatat sebagai asisten dosen di kampusnya.

&quot;Saat ini kita sedang menunggu hasil Autopsi, lalu dilanjutkan uji toksilogi untuk menentukan penyebab kematian korban,&quot; kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Tiksnarto Andaru Rahutomo.</content:encoded></item></channel></rss>
