<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tak Tersentuh Bantuan, Janda di Sampang Tinggal di Rumah Hampir Roboh   </title><description>Pemilik rumah tersebut adalah Soibah beserta 1 anaknya hingga kini juga belum tersentuh bantuan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/519/2915773/tak-tersentuh-bantuan-janda-di-sampang-tinggal-di-rumah-hampir-roboh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/07/519/2915773/tak-tersentuh-bantuan-janda-di-sampang-tinggal-di-rumah-hampir-roboh"/><item><title>Tak Tersentuh Bantuan, Janda di Sampang Tinggal di Rumah Hampir Roboh   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/07/519/2915773/tak-tersentuh-bantuan-janda-di-sampang-tinggal-di-rumah-hampir-roboh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/07/519/2915773/tak-tersentuh-bantuan-janda-di-sampang-tinggal-di-rumah-hampir-roboh</guid><pubDate>Selasa 07 November 2023 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Diwan Mohammad Zahri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/07/519/2915773/tak-tersentuh-bantuan-janda-di-sampang-tinggal-di-rumah-hampir-roboh-8AHN6D9j0m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kondisi rumah Soibah yan hampir roboh. (Foto: Diwan MZ)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/07/519/2915773/tak-tersentuh-bantuan-janda-di-sampang-tinggal-di-rumah-hampir-roboh-8AHN6D9j0m.jpg</image><title>Kondisi rumah Soibah yan hampir roboh. (Foto: Diwan MZ)</title></images><description>SAMPANG - Salah satu warga di Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, bernasib miris lantaran tinggal di rumah yang nyaris roboh.

Pemilik rumah tersebut, Soibah beserta 1 anaknya hingga kini juga belum tersentuh bantuan. Demi keselamatannya ia juga sering menumpang ke rumah tetangganya karena kondisi rumahnya sudah rusak  parah

&quot;Rusak parah, kalau turun hujan sering banjir. Apalagi, kayunya sudah lapuk, genteng berseliweran. Saya sering numpang kerumah tetangga khawatir rumah saya roboh,&quot; katanya, Selasa (7/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Ribuan Warga Bekasi Masih Terbelenggu Kemiskinan Ekstrem&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Soibah mengaku, selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah setempat.

&quot;Saya tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah, anak saya juga harus putus sekolah lantaran tidak mempunyai biaya untuk menyekolahkan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Siapkan Rp493 Triliun Bereskan Masalah Kemiskinan

Soibah berharap mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah. karena sudah tidak mampu  dan tidak mempunyai biaya untuk memperbaikinya.

&quot;Saya berharap kepada pemerintah agar rumah saya diperbaiki dan bisa ditinggali kembali tanpa rasa khawatir roboh ketika hujan turun nantinya,&quot; harapnya.Di tempat yang sama, Faridi warga Desa Plakaran mengatakan, ia berharap ada donatur yang sudi membantu perbaikan rumah janda anak satu itu.



&quot;Selama ini ia, tidak pernah mendapatkan bantuan apapun. Kadang saya memberikan separuh bantuan yang saya dapatkan seperti beras, kepada Soibah,&quot; pungkasnya.



</description><content:encoded>SAMPANG - Salah satu warga di Desa Plakaran, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, bernasib miris lantaran tinggal di rumah yang nyaris roboh.

Pemilik rumah tersebut, Soibah beserta 1 anaknya hingga kini juga belum tersentuh bantuan. Demi keselamatannya ia juga sering menumpang ke rumah tetangganya karena kondisi rumahnya sudah rusak  parah

&quot;Rusak parah, kalau turun hujan sering banjir. Apalagi, kayunya sudah lapuk, genteng berseliweran. Saya sering numpang kerumah tetangga khawatir rumah saya roboh,&quot; katanya, Selasa (7/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Ribuan Warga Bekasi Masih Terbelenggu Kemiskinan Ekstrem&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Soibah mengaku, selama ini tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah setempat.

&quot;Saya tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari pemerintah, anak saya juga harus putus sekolah lantaran tidak mempunyai biaya untuk menyekolahkan,&quot; katanya.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sri Mulyani Siapkan Rp493 Triliun Bereskan Masalah Kemiskinan

Soibah berharap mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah. karena sudah tidak mampu  dan tidak mempunyai biaya untuk memperbaikinya.

&quot;Saya berharap kepada pemerintah agar rumah saya diperbaiki dan bisa ditinggali kembali tanpa rasa khawatir roboh ketika hujan turun nantinya,&quot; harapnya.Di tempat yang sama, Faridi warga Desa Plakaran mengatakan, ia berharap ada donatur yang sudi membantu perbaikan rumah janda anak satu itu.



&quot;Selama ini ia, tidak pernah mendapatkan bantuan apapun. Kadang saya memberikan separuh bantuan yang saya dapatkan seperti beras, kepada Soibah,&quot; pungkasnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
