<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Video Tunjukkan Puluhan Warga Palestina Mengungsi ke Gaza Selatan Sambil Bawa Bendera Putih</title><description>Menurut video tersebut, anak-anak, perempuan, dan orang lanjut usia mengacungkan kartu identitas mereka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/08/18/2916425/video-tunjukkan-puluhan-warga-palestina-mengungsi-ke-gaza-selatan-sambil-bawa-bendera-putih</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/08/18/2916425/video-tunjukkan-puluhan-warga-palestina-mengungsi-ke-gaza-selatan-sambil-bawa-bendera-putih"/><item><title>Video Tunjukkan Puluhan Warga Palestina Mengungsi ke Gaza Selatan Sambil Bawa Bendera Putih</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/08/18/2916425/video-tunjukkan-puluhan-warga-palestina-mengungsi-ke-gaza-selatan-sambil-bawa-bendera-putih</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/08/18/2916425/video-tunjukkan-puluhan-warga-palestina-mengungsi-ke-gaza-selatan-sambil-bawa-bendera-putih</guid><pubDate>Rabu 08 November 2023 09:43 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/08/18/2916425/video-tunjukkan-puluhan-warga-palestina-mengungsi-ke-gaza-selatan-sambil-bawa-bendera-putih-X2wGIAxo1p.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Palestina mengungsi ke Gaza selatan dengan membawa bendera putih (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/08/18/2916425/video-tunjukkan-puluhan-warga-palestina-mengungsi-ke-gaza-selatan-sambil-bawa-bendera-putih-X2wGIAxo1p.jpg</image><title>Palestina mengungsi ke Gaza selatan dengan membawa bendera putih (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Puluhan warga Palestina mengungsi dari Gaza utara dan menuju ke selatan selama empat jam yang diberikan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk perjalanan yang aman pada Selasa (7/11/2023), seperti yang terlihat dalam video dari tempat kejadian, termasuk video yang dipublikasikan oleh IDF.
Menurut video tersebut, anak-anak, perempuan, dan orang lanjut usia mengacungkan kartu identitas mereka, sedangkan beberapa lainnya membawa bendera putih.

BACA JUGA:
Israel Klaim Gaza Sudah Terkepung, Pasukan Sudah Berada di Jantung Kota Targetkan Infrastruktur dan Komandan Hamas

Jalan Salah Eddin berfungsi sebagai salah satu dari dua jalan raya utama di Gaza, yang menghubungkan utara ke selatan. IDF telah berulang kali meminta warga sipil untuk pindah ke selatan Wadi Gaza ketika mereka mengintensifkan serangannya terhadap Hamas di Kota Gaza dan Gaza utara.

BACA JUGA:
WHO: Beberapa Dokter Lakukan Operasi Tanpa Anestesi di Gaza, Termasuk Amputasi

Berbicara kepada CNN sebelum melintasi pos pemeriksaan IDF yang didirikan di Jalan Salah Eddin, para pengungsi mengatakan mereka telah berjalan berjam-jam. Beberapa orang tidak membawa apa-apa selain botol air, sementara yang lain membawa bendera putih, menandakan harapan mereka untuk perjalanan yang aman.
Wedad Al-Ghoul, yang bepergian bersama putranya yang masih kecil, mengatakan bahwa dia telah berjalan sejauh 8 hingga 9 kilometer (kira-kira 5 mil) dari rumahnya di pantai Gaza.
&amp;ldquo;Saya membawa tanda pengenal saya karena saya diberitahu bahwa itu (jalan) akan aman, saya tidak tahu apakah saya akan diizinkan masuk atau tiba di selatan,&amp;rdquo; katanya.
Um Zaher, ibu empat anak yang bepergian dengan kereta kuda, menceritakan pengalamannya yang mengerikan kepada CNN.
&amp;ldquo;Saya warga lingkungan Al-Shejaiya. Kami melihat kematian dengan mata kepala sendiri, lantai meledak dari bawah kami. Saya hanya punya satu putra dan tiga putri, saya tidak bisa berjalan, ke mana kami harus pergi? Tidak ada rumah, tidak ada makanan, tidak ada air; mereka tidak meninggalkan apa pun kepada kami,&amp;rdquo; terangnya.
Avichay Adraee, juru bicara IDF untuk media Arab, mengatakan melalui X, platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, pada Selasa (7/11/2023) bahwa perjalanan yang aman diperbolehkan di Jalan Salah Eddin dari jam 10.00 sampai jam 14.00 waktu setempat.
Bersama pengumuman tersebut, ia mengunggah sebuah video yang menunjukkan para pengungsi berjalan melewati sebuah tank Israel di jalan yang sama.
Menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sekitar 5.000 orang melarikan diri ke Gaza selatan dengan berjalan kaki selama empat jam pada Senin (6/11/2023).</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Puluhan warga Palestina mengungsi dari Gaza utara dan menuju ke selatan selama empat jam yang diberikan oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk perjalanan yang aman pada Selasa (7/11/2023), seperti yang terlihat dalam video dari tempat kejadian, termasuk video yang dipublikasikan oleh IDF.
Menurut video tersebut, anak-anak, perempuan, dan orang lanjut usia mengacungkan kartu identitas mereka, sedangkan beberapa lainnya membawa bendera putih.

BACA JUGA:
Israel Klaim Gaza Sudah Terkepung, Pasukan Sudah Berada di Jantung Kota Targetkan Infrastruktur dan Komandan Hamas

Jalan Salah Eddin berfungsi sebagai salah satu dari dua jalan raya utama di Gaza, yang menghubungkan utara ke selatan. IDF telah berulang kali meminta warga sipil untuk pindah ke selatan Wadi Gaza ketika mereka mengintensifkan serangannya terhadap Hamas di Kota Gaza dan Gaza utara.

BACA JUGA:
WHO: Beberapa Dokter Lakukan Operasi Tanpa Anestesi di Gaza, Termasuk Amputasi

Berbicara kepada CNN sebelum melintasi pos pemeriksaan IDF yang didirikan di Jalan Salah Eddin, para pengungsi mengatakan mereka telah berjalan berjam-jam. Beberapa orang tidak membawa apa-apa selain botol air, sementara yang lain membawa bendera putih, menandakan harapan mereka untuk perjalanan yang aman.
Wedad Al-Ghoul, yang bepergian bersama putranya yang masih kecil, mengatakan bahwa dia telah berjalan sejauh 8 hingga 9 kilometer (kira-kira 5 mil) dari rumahnya di pantai Gaza.
&amp;ldquo;Saya membawa tanda pengenal saya karena saya diberitahu bahwa itu (jalan) akan aman, saya tidak tahu apakah saya akan diizinkan masuk atau tiba di selatan,&amp;rdquo; katanya.
Um Zaher, ibu empat anak yang bepergian dengan kereta kuda, menceritakan pengalamannya yang mengerikan kepada CNN.
&amp;ldquo;Saya warga lingkungan Al-Shejaiya. Kami melihat kematian dengan mata kepala sendiri, lantai meledak dari bawah kami. Saya hanya punya satu putra dan tiga putri, saya tidak bisa berjalan, ke mana kami harus pergi? Tidak ada rumah, tidak ada makanan, tidak ada air; mereka tidak meninggalkan apa pun kepada kami,&amp;rdquo; terangnya.
Avichay Adraee, juru bicara IDF untuk media Arab, mengatakan melalui X, platform yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, pada Selasa (7/11/2023) bahwa perjalanan yang aman diperbolehkan di Jalan Salah Eddin dari jam 10.00 sampai jam 14.00 waktu setempat.
Bersama pengumuman tersebut, ia mengunggah sebuah video yang menunjukkan para pengungsi berjalan melewati sebuah tank Israel di jalan yang sama.
Menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), sekitar 5.000 orang melarikan diri ke Gaza selatan dengan berjalan kaki selama empat jam pada Senin (6/11/2023).</content:encoded></item></channel></rss>
