<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miris! 4 Bocah di Pekanbaru Jadi Korban Sodomi, Tiga Tersangka Berstatus Pelajar</title><description>Dari para pelaku yang diamankan, tiga pelaku masih bersatus pelajar
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/08/340/2916569/miris-4-bocah-di-pekanbaru-jadi-korban-sodomi-tiga-tersangka-berstatus-pelajar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/08/340/2916569/miris-4-bocah-di-pekanbaru-jadi-korban-sodomi-tiga-tersangka-berstatus-pelajar"/><item><title>Miris! 4 Bocah di Pekanbaru Jadi Korban Sodomi, Tiga Tersangka Berstatus Pelajar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/08/340/2916569/miris-4-bocah-di-pekanbaru-jadi-korban-sodomi-tiga-tersangka-berstatus-pelajar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/08/340/2916569/miris-4-bocah-di-pekanbaru-jadi-korban-sodomi-tiga-tersangka-berstatus-pelajar</guid><pubDate>Rabu 08 November 2023 13:14 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/08/340/2916569/miris-4-bocah-di-pekanbaru-jadi-korban-sodomi-tiga-tersangka-berstatus-pelajar-ofD0behTvX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tersangka utama pelaku sodomi ditangkap polisi/Foto: Banda Haruddin </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/08/340/2916569/miris-4-bocah-di-pekanbaru-jadi-korban-sodomi-tiga-tersangka-berstatus-pelajar-ofD0behTvX.jpg</image><title>Tersangka utama pelaku sodomi ditangkap polisi/Foto: Banda Haruddin </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNi8xLzE2MDI1Ny81L3g4ajk3a3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


PEKANBARU - Pihak Direskrimum Polda Riau mengamankan komplotan pelaku cabul terhadap empat anak laki-laki di Pekanbaru. Dari para pelaku yang diamankan, tiga pelaku masih bersatus pelajar.

Direkrimum Polda Riau Kombes Asep Darmawan mengatakan bahwa pelaku yang diamankan adalah IW (26), R (16), L (14) dan F (14). Sementara korban itu masih berusia 8 tahun 2 orang, 9 tahun 1 orang, dan 11 tahun 1 orang.

BACA JUGA:
Heboh Komunitas LGBT se-ASEAN Kumpul di Jakarta, PBNU: Perilaku Sodomi Kotor dan keji!

&quot;Dalam kasus ini pelaku utama dalam kasus pelecehan seksual terhadap empat orang anak ini ini adalah IW. Tersangka IW ini merupakan seorang resedivis. Untuk tersangka IW kita lakukan penahanan. Sementara untuk tiga tersangka lain yang masih di bawah umur kita kordinasi dengan pihak Bapas (Balai Permasyarakatan),&quot; kata Asep Rabu (8/11/2023).

Dijelaskannya, bahwa kasus ini terungkap setelah salah satu korban bercerita kepada orangtuanya terkait aksi cabul para tersangka. Dari keterangan korban dan pelaku, kasus pelecehan ini terjadi di bulan April 2023.

BACA JUGA:
 Kakek Ini Tega Sodomi Remaja Disabilitas di Kebun Tebu Usai Diimingi Rokok&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lokasi pencabulan ada di rumah tersangka IW, kemudian di sekitaran yayasan dan pos yang semuanya di daerah Bukit Raya, Pekanbaru. Saat di rumah IW, hanya tersangka IW yang melakukan perbuatan sodimi kepada korban.

Kemudian di tempat lain dilakukan oleh tersangka lain dengan suruhan tersangka IW.

Selain melakukan perbuatan cabul, para pelaku juga melakukan aksinya itu dengan mengabadikan dengan merekam video. Namun sejauh ini rekaman video itu hanya untuk konsumsi tersangka.




Modus pelaku mencabuli adalah mengiming-imingi korban dengan uang jajan. Dengan tipu dayanya pelaku memperdaya korban. Terkait apakah tersangka IW mengalami kelainan orientasi seks masih didalami penyidik.



&quot;Tapi tersangka ini hasil pemeriksaan dokter seperti pernah mengalami itu (disodomi), namun pelaku IW ini tidak mengakuinya. Tapi rekam medis menunjukan pernah,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wMS8wNi8xLzE2MDI1Ny81L3g4ajk3a3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


PEKANBARU - Pihak Direskrimum Polda Riau mengamankan komplotan pelaku cabul terhadap empat anak laki-laki di Pekanbaru. Dari para pelaku yang diamankan, tiga pelaku masih bersatus pelajar.

Direkrimum Polda Riau Kombes Asep Darmawan mengatakan bahwa pelaku yang diamankan adalah IW (26), R (16), L (14) dan F (14). Sementara korban itu masih berusia 8 tahun 2 orang, 9 tahun 1 orang, dan 11 tahun 1 orang.

BACA JUGA:
Heboh Komunitas LGBT se-ASEAN Kumpul di Jakarta, PBNU: Perilaku Sodomi Kotor dan keji!

&quot;Dalam kasus ini pelaku utama dalam kasus pelecehan seksual terhadap empat orang anak ini ini adalah IW. Tersangka IW ini merupakan seorang resedivis. Untuk tersangka IW kita lakukan penahanan. Sementara untuk tiga tersangka lain yang masih di bawah umur kita kordinasi dengan pihak Bapas (Balai Permasyarakatan),&quot; kata Asep Rabu (8/11/2023).

Dijelaskannya, bahwa kasus ini terungkap setelah salah satu korban bercerita kepada orangtuanya terkait aksi cabul para tersangka. Dari keterangan korban dan pelaku, kasus pelecehan ini terjadi di bulan April 2023.

BACA JUGA:
 Kakek Ini Tega Sodomi Remaja Disabilitas di Kebun Tebu Usai Diimingi Rokok&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Lokasi pencabulan ada di rumah tersangka IW, kemudian di sekitaran yayasan dan pos yang semuanya di daerah Bukit Raya, Pekanbaru. Saat di rumah IW, hanya tersangka IW yang melakukan perbuatan sodimi kepada korban.

Kemudian di tempat lain dilakukan oleh tersangka lain dengan suruhan tersangka IW.

Selain melakukan perbuatan cabul, para pelaku juga melakukan aksinya itu dengan mengabadikan dengan merekam video. Namun sejauh ini rekaman video itu hanya untuk konsumsi tersangka.




Modus pelaku mencabuli adalah mengiming-imingi korban dengan uang jajan. Dengan tipu dayanya pelaku memperdaya korban. Terkait apakah tersangka IW mengalami kelainan orientasi seks masih didalami penyidik.



&quot;Tapi tersangka ini hasil pemeriksaan dokter seperti pernah mengalami itu (disodomi), namun pelaku IW ini tidak mengakuinya. Tapi rekam medis menunjukan pernah,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
