<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Profil Ratu Kalinyamat, Penguasa Pesisir Utara Jawa yang Dikenal Berani</title><description>Ratu Kalinyamat merupakan sosok yang memegang peranan penting di Jepara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2916895/profil-ratu-kalinyamat-penguasa-pesisir-utara-jawa-yang-dikenal-berani</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2916895/profil-ratu-kalinyamat-penguasa-pesisir-utara-jawa-yang-dikenal-berani"/><item><title>Profil Ratu Kalinyamat, Penguasa Pesisir Utara Jawa yang Dikenal Berani</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2916895/profil-ratu-kalinyamat-penguasa-pesisir-utara-jawa-yang-dikenal-berani</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2916895/profil-ratu-kalinyamat-penguasa-pesisir-utara-jawa-yang-dikenal-berani</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 04:12 WIB</pubDate><dc:creator>Putri Amanda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/08/337/2916895/profil-ratu-kalinyamat-penguasa-pesisir-utara-jawa-yang-dikenal-berani-zw3FnvxnGk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratu Kalinyamat (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/08/337/2916895/profil-ratu-kalinyamat-penguasa-pesisir-utara-jawa-yang-dikenal-berani-zw3FnvxnGk.jpg</image><title>Ratu Kalinyamat (Foto: Wikipedia)</title></images><description>JAKARTA - Profil menarik Ratu Kalinyamat, wanita tangguh dari Jepara mendapat gelar sebagai Pahlawan Nasional. Ratu Kalinyamat merupakan sosok yang memegang peranan penting di Jepara.
Sikap tegas, keberanian mengambil keputusan dan kemampuan kepemimpinan Ratu Kalinyamat membuatnya menjadi penguasa wanita yang hebat dan sukses di pesisir utara Jawa.

BACA JUGA:
Pemilu 2024 Kian Dekat, Perindo Sulsel Perkuat Barisan Saksi TPS

Pemerintah, melalui Sekretariat Kementerian Dalam Negeri, telah menetapkan Ratu Kalinyamat dari Jepara, Jawa Tengah, sebagai Pahlawan Nasional. Gelar ini akan dianugerahkan pada Hari Pahlawan 10 November 2023.
Profil Ratu Kalinyamat?
Ratu Kalinyamat, putri Sultan Trenggana, adalah seorang penguasa perempuan di Jepara pada abad ke-16. Dikutip dari Jurnal Elektronik Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Surabaya yang ditulis oleh Septina Alianingrum dengan judul Perempuan Penguasa Jepara 1549-1579, Ratu Kalinyamat merupakan penguasa perempuan pertama Kerajaan Demak ketika Kerajaan Demak mengalami konflik politik antara keturunan Raden Patah dan muncul di panggung sejarah Indonesia ketika mengalami kemunduran akibat perebutan kekuasaan.
Ratu Kalinyamat adalah cucu dari Raden Patah, pendiri Kerajaan Demak. Raden Patah memiliki empat orang putra. Putra sulungnya bernama Ratu Mas, sedangkan putra keduanya bernama Adipati Unus yang kemudian menjadi raja kedua Kerajaan Demak.

BACA JUGA:
Komitmen Pemerintah Lestarikan Situs Manusia Purba Sangiran

Putra ketiganya adalah Pangeran Seda Lepen. Pangeran Seda Lepen memiliki seorang putra yang bernama Arya Penangsang. Putra keempat Raden Patah adalah Pangeran Trenggana.&amp;nbsp;
Nama asli Ratu Kalinyamat adalah Ratu Retna Kencana, putri sulung Sultan Trengana, raja ketiga Kerajaan Demak. Nama Kalinyamat diambil dari nama tempat di daerah Jepara, Jawa Tengah, yang merupakan daerah kekuasaannya.
Pada masa sebelum Dinasti Demak runtuh, Ratu Kalinyamat memegang peranan penting. Hal ini terutama terjadi ketika Dinasti Demak mengalami konflik politik, yaitu ketika terjadi perebutan kekuasaan di antara keturunan Raden Patah.&amp;nbsp;
Sepeninggal Sultan Trenggana, Ratu Kalinyamat dan suaminya, Sultan Hadlirin, menerima Pati, Jepara, Juana, dan Lembang sebagai wilayah kekuasaan. Sebagai bagian dari wilayah Demak, wilayah Kalinyamat berada di bawah kekuasaan kerajaan Demak.

BACA JUGA:
 Yenny Wahid Tak Takut Bersaing Menangkan Ganjar-Mahfud di Jatim: Saya Juga Orang Sana!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hal ini tidak lepas dari hubungan yang erat antara dinasti Demak dengan Ratu Kalinyamat. Ratu Kalinyamat, bersama dengan suaminya Sultan Hadliring, menjadikan wilayah Kalinyamat sebagai pusat kekuasaan yang wilayahnya meluas hingga ke Lembang dan Juana.
Setelah Sultan Trenggana wafat, wilayah Kalinyamat digabungkan dengan wilayah Prawata, yang sebelumnya merupakan wilayah kekuasaan Sunan Prawata.

BACA JUGA:
Ketua TPN Ganjar-Mahfud Ajak Rakyat Awasi Proses Pilpres 2024: Jangan Takut Terhadap Tekanan!

Pada abad ke-16, Jepara menjadi wilayah yang kaya karena menjadi pintu gerbang menuju pelabuhan dan kota perdagangan kerajaan Demak.
Sebagai penguasa, Ratu Kalinyamat juga bekerja sama dengan penguasa lain dalam pengembangan wilayah Jepara baik dalam bidang politik, ekonomi, dan administrasi.</description><content:encoded>JAKARTA - Profil menarik Ratu Kalinyamat, wanita tangguh dari Jepara mendapat gelar sebagai Pahlawan Nasional. Ratu Kalinyamat merupakan sosok yang memegang peranan penting di Jepara.
Sikap tegas, keberanian mengambil keputusan dan kemampuan kepemimpinan Ratu Kalinyamat membuatnya menjadi penguasa wanita yang hebat dan sukses di pesisir utara Jawa.

BACA JUGA:
Pemilu 2024 Kian Dekat, Perindo Sulsel Perkuat Barisan Saksi TPS

Pemerintah, melalui Sekretariat Kementerian Dalam Negeri, telah menetapkan Ratu Kalinyamat dari Jepara, Jawa Tengah, sebagai Pahlawan Nasional. Gelar ini akan dianugerahkan pada Hari Pahlawan 10 November 2023.
Profil Ratu Kalinyamat?
Ratu Kalinyamat, putri Sultan Trenggana, adalah seorang penguasa perempuan di Jepara pada abad ke-16. Dikutip dari Jurnal Elektronik Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Surabaya yang ditulis oleh Septina Alianingrum dengan judul Perempuan Penguasa Jepara 1549-1579, Ratu Kalinyamat merupakan penguasa perempuan pertama Kerajaan Demak ketika Kerajaan Demak mengalami konflik politik antara keturunan Raden Patah dan muncul di panggung sejarah Indonesia ketika mengalami kemunduran akibat perebutan kekuasaan.
Ratu Kalinyamat adalah cucu dari Raden Patah, pendiri Kerajaan Demak. Raden Patah memiliki empat orang putra. Putra sulungnya bernama Ratu Mas, sedangkan putra keduanya bernama Adipati Unus yang kemudian menjadi raja kedua Kerajaan Demak.

BACA JUGA:
Komitmen Pemerintah Lestarikan Situs Manusia Purba Sangiran

Putra ketiganya adalah Pangeran Seda Lepen. Pangeran Seda Lepen memiliki seorang putra yang bernama Arya Penangsang. Putra keempat Raden Patah adalah Pangeran Trenggana.&amp;nbsp;
Nama asli Ratu Kalinyamat adalah Ratu Retna Kencana, putri sulung Sultan Trengana, raja ketiga Kerajaan Demak. Nama Kalinyamat diambil dari nama tempat di daerah Jepara, Jawa Tengah, yang merupakan daerah kekuasaannya.
Pada masa sebelum Dinasti Demak runtuh, Ratu Kalinyamat memegang peranan penting. Hal ini terutama terjadi ketika Dinasti Demak mengalami konflik politik, yaitu ketika terjadi perebutan kekuasaan di antara keturunan Raden Patah.&amp;nbsp;
Sepeninggal Sultan Trenggana, Ratu Kalinyamat dan suaminya, Sultan Hadlirin, menerima Pati, Jepara, Juana, dan Lembang sebagai wilayah kekuasaan. Sebagai bagian dari wilayah Demak, wilayah Kalinyamat berada di bawah kekuasaan kerajaan Demak.

BACA JUGA:
 Yenny Wahid Tak Takut Bersaing Menangkan Ganjar-Mahfud di Jatim: Saya Juga Orang Sana!&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hal ini tidak lepas dari hubungan yang erat antara dinasti Demak dengan Ratu Kalinyamat. Ratu Kalinyamat, bersama dengan suaminya Sultan Hadliring, menjadikan wilayah Kalinyamat sebagai pusat kekuasaan yang wilayahnya meluas hingga ke Lembang dan Juana.
Setelah Sultan Trenggana wafat, wilayah Kalinyamat digabungkan dengan wilayah Prawata, yang sebelumnya merupakan wilayah kekuasaan Sunan Prawata.

BACA JUGA:
Ketua TPN Ganjar-Mahfud Ajak Rakyat Awasi Proses Pilpres 2024: Jangan Takut Terhadap Tekanan!

Pada abad ke-16, Jepara menjadi wilayah yang kaya karena menjadi pintu gerbang menuju pelabuhan dan kota perdagangan kerajaan Demak.
Sebagai penguasa, Ratu Kalinyamat juga bekerja sama dengan penguasa lain dalam pengembangan wilayah Jepara baik dalam bidang politik, ekonomi, dan administrasi.</content:encoded></item></channel></rss>
