<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Besok, Komisi I DPR Verifikasi Administrasi Calon Panglima TNI</title><description>Calon Panglima TNI diminta melengkapi sejumlah kelengkapan administrasi seperti daftar riwayat hidup, NPWP, KTP, Kartu Keluarga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2917244/besok-komisi-i-dpr-verifikasi-administrasi-calon-panglima-tni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2917244/besok-komisi-i-dpr-verifikasi-administrasi-calon-panglima-tni"/><item><title>Besok, Komisi I DPR Verifikasi Administrasi Calon Panglima TNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2917244/besok-komisi-i-dpr-verifikasi-administrasi-calon-panglima-tni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2917244/besok-komisi-i-dpr-verifikasi-administrasi-calon-panglima-tni</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 12:33 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/337/2917244/besok-komisi-i-dpr-verifikasi-administrasi-calon-panglima-tni-N7fEmPCE6K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/337/2917244/besok-komisi-i-dpr-verifikasi-administrasi-calon-panglima-tni-N7fEmPCE6K.jpg</image><title>Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid (Foto: Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Sebelum memasuki tahapan uji kelayakan dan uji kelayakan (fit and proper test) Jenderal Agus Subiyanto menjadi calon Panglima TNI, Komisi I DPR terlebih dahulu memulai rangkaian verifikasi administrasi.

&quot;Rangkaiannya akan mulai esok (Jumat 10 November 2023), yaitu verifikasi administrasi,&quot; kata Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
TNI AL Akan Kirim Kapal Rumah Sakit Bantu Rawat Warga Palestina


Dalam tahapan verifikasi administrasi ini, kata dia, calon Panglima TNI diminta melengkapi sejumlah kelengkapan administrasi seperti; daftar riwayat hidup, NPWP, KTP, Kartu Keluarga.

&quot;Kemudian, LHKPN tahun 2022, kemudian SPT Pajak tahun 2022 dan Surat keterangan sehat dari rumah Sakit Pemerintah,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Kisah Pejuang Pemilik Ajian Pancasona yang Jasadnya Hidup Kembali Usai Dibunuh Belanda



Meutya menyampaikan, kelengkapan administrasi akan diperiksa kembali Komisi I DPR sebelum dilakukannya fit and proper test. Dalam penyerahan dokumen ini, Jenderal Agus Subiyanto tak diwajibkan untuk hadir secara langsung.

&quot;Tidak wajib, tidak wajib (hadir). Kalau beliau mau datang bisa, tidak datang juga bisa. Tapi nanti pimpinan sebelum RDP mulai, akan duduk bersama dan akan melihat kelengkapan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sebelum memasuki tahapan uji kelayakan dan uji kelayakan (fit and proper test) Jenderal Agus Subiyanto menjadi calon Panglima TNI, Komisi I DPR terlebih dahulu memulai rangkaian verifikasi administrasi.

&quot;Rangkaiannya akan mulai esok (Jumat 10 November 2023), yaitu verifikasi administrasi,&quot; kata Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid di kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
TNI AL Akan Kirim Kapal Rumah Sakit Bantu Rawat Warga Palestina


Dalam tahapan verifikasi administrasi ini, kata dia, calon Panglima TNI diminta melengkapi sejumlah kelengkapan administrasi seperti; daftar riwayat hidup, NPWP, KTP, Kartu Keluarga.

&quot;Kemudian, LHKPN tahun 2022, kemudian SPT Pajak tahun 2022 dan Surat keterangan sehat dari rumah Sakit Pemerintah,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Kisah Pejuang Pemilik Ajian Pancasona yang Jasadnya Hidup Kembali Usai Dibunuh Belanda



Meutya menyampaikan, kelengkapan administrasi akan diperiksa kembali Komisi I DPR sebelum dilakukannya fit and proper test. Dalam penyerahan dokumen ini, Jenderal Agus Subiyanto tak diwajibkan untuk hadir secara langsung.

&quot;Tidak wajib, tidak wajib (hadir). Kalau beliau mau datang bisa, tidak datang juga bisa. Tapi nanti pimpinan sebelum RDP mulai, akan duduk bersama dan akan melihat kelengkapan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
