<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perbaiki Citra, Suhartoyo Tak Mau MK Dianggap Jadi Mahkamah Keluarga</title><description>Karena, kata Suhartoyo, kepemimpinan sebenarnya ialah kolektif.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2917300/perbaiki-citra-suhartoyo-tak-mau-mk-dianggap-jadi-mahkamah-keluarga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2917300/perbaiki-citra-suhartoyo-tak-mau-mk-dianggap-jadi-mahkamah-keluarga"/><item><title>Perbaiki Citra, Suhartoyo Tak Mau MK Dianggap Jadi Mahkamah Keluarga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2917300/perbaiki-citra-suhartoyo-tak-mau-mk-dianggap-jadi-mahkamah-keluarga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/09/337/2917300/perbaiki-citra-suhartoyo-tak-mau-mk-dianggap-jadi-mahkamah-keluarga</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Bachtiar Rojab</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/337/2917300/perbaiki-citra-suhartoyo-tak-mau-mk-dianggap-jadi-mahkamah-keluarga-iOmBLYj9Tp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua MK Suhartoyo (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/337/2917300/perbaiki-citra-suhartoyo-tak-mau-mk-dianggap-jadi-mahkamah-keluarga-iOmBLYj9Tp.jpg</image><title>Ketua MK Suhartoyo (Foto: MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) memilih Suhartoyo sebagai Ketua MK yang baru menggantikan Anwar Usman. Sebelumnya, Anwar dikenakan sanksi pencopotan oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) pada Selasa, 7 November 2023.

BACA JUGA:
Ketua MK Suhartoyo Banyak Miliki Aset Tanah, Segini Total Harta Kekayaaanya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menanggapi hal itu, Suhartoyo menggunakan, dirinya bersama Wakil Ketua MK Sadil Isra berjanji akan kembali memulihkan citra MK di mata publik. Pasalnya, baru-baru ini MK disebut sebagai Mahkamah Keluarga.
&quot;Semangat kami berdua itu tetap sama bahwa yang sekiranya di Mahkamah Konstitusi itu dipandang ada yang tidak baik tentunya itu akan kami perbaiki bersama dan termasuk dengan para hakim yang lain,&quot; ujar Suhartoyo kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
Diskusi Empat Mata di Balik Terpilihnya Suhartoyo Jadi Ketua MK

Karena, kata Suhartoyo, kepemimpinan sebenarnya ialah kolektif, sehingga kerja-kerja kolektif lah yang mampu memperbaiki citra MK.
&quot;Sebenarnya semua itu unsur pimpinan, cuma persoalannya kan harus ada yang mengkoordinasi, jadi itulah perlu ditunjuk ketua dan wakil ketua itu,&quot; pungkasnya.Diketahui, Suhartoyo didapuk menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Anwar Usman, setelah dilakukan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang dilakukan secara tertutup di Gedung MK, Kamis (9/11/2023).
Sebelum terpilihnya Suhartoyo, dalam rapat tersebut, kesembilan Hakim MK mengeluarkan satu persatu nama yang akan dijadikan ketua selanjutnya, setelah itu keluarlah nama Saldi Isra dan Suhartoyo.
Sampai akhirnya Saldi Isra dan Suhartoyo melakukan diskusi kecil siapa yang akan maju menjadi Ketua MK menggantikan paman Gibran.</description><content:encoded>


JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) memilih Suhartoyo sebagai Ketua MK yang baru menggantikan Anwar Usman. Sebelumnya, Anwar dikenakan sanksi pencopotan oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) pada Selasa, 7 November 2023.

BACA JUGA:
Ketua MK Suhartoyo Banyak Miliki Aset Tanah, Segini Total Harta Kekayaaanya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menanggapi hal itu, Suhartoyo menggunakan, dirinya bersama Wakil Ketua MK Sadil Isra berjanji akan kembali memulihkan citra MK di mata publik. Pasalnya, baru-baru ini MK disebut sebagai Mahkamah Keluarga.
&quot;Semangat kami berdua itu tetap sama bahwa yang sekiranya di Mahkamah Konstitusi itu dipandang ada yang tidak baik tentunya itu akan kami perbaiki bersama dan termasuk dengan para hakim yang lain,&quot; ujar Suhartoyo kepada wartawan, Kamis (9/11/2023).

BACA JUGA:
Diskusi Empat Mata di Balik Terpilihnya Suhartoyo Jadi Ketua MK

Karena, kata Suhartoyo, kepemimpinan sebenarnya ialah kolektif, sehingga kerja-kerja kolektif lah yang mampu memperbaiki citra MK.
&quot;Sebenarnya semua itu unsur pimpinan, cuma persoalannya kan harus ada yang mengkoordinasi, jadi itulah perlu ditunjuk ketua dan wakil ketua itu,&quot; pungkasnya.Diketahui, Suhartoyo didapuk menjadi Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) menggantikan Anwar Usman, setelah dilakukan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang dilakukan secara tertutup di Gedung MK, Kamis (9/11/2023).
Sebelum terpilihnya Suhartoyo, dalam rapat tersebut, kesembilan Hakim MK mengeluarkan satu persatu nama yang akan dijadikan ketua selanjutnya, setelah itu keluarlah nama Saldi Isra dan Suhartoyo.
Sampai akhirnya Saldi Isra dan Suhartoyo melakukan diskusi kecil siapa yang akan maju menjadi Ketua MK menggantikan paman Gibran.</content:encoded></item></channel></rss>
