<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pergi Mancing, Bocah Tewas di Kolam Milik Bupati Lampung Utara</title><description>Pergi Mancing, Bocah Tewas di Kolam Milik Bupati Lampung Utara</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/340/2917024/pergi-mancing-bocah-tewas-di-kolam-milik-bupati-lampung-utara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/09/340/2917024/pergi-mancing-bocah-tewas-di-kolam-milik-bupati-lampung-utara"/><item><title>Pergi Mancing, Bocah Tewas di Kolam Milik Bupati Lampung Utara</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/340/2917024/pergi-mancing-bocah-tewas-di-kolam-milik-bupati-lampung-utara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/09/340/2917024/pergi-mancing-bocah-tewas-di-kolam-milik-bupati-lampung-utara</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 05:56 WIB</pubDate><dc:creator>Jimi Irawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/340/2917024/pergi-mancing-bocah-tewas-di-kolam-milik-bupati-lampung-utara-tzG6yNEdZV.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bocah tewas tenggelam di kolam milik Lampung Utara.(Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/340/2917024/pergi-mancing-bocah-tewas-di-kolam-milik-bupati-lampung-utara-tzG6yNEdZV.jpg</image><title>Bocah tewas tenggelam di kolam milik Lampung Utara.(Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>

LAMPUNG UTARA - Seorang bocah berinisial RA (10), warga Dusun Tanjung Sari,  Desa Bumi Raya,  Abung Selatan, Lampung Utara ditemukan tewas mengambang di kolam ikan pada Rabu (8/11/2023) sore.

Kolam ikan tersebut diketahui milik Budi Utomo Bupati Lampung Utara.

Kepala Desa Bumi Raya Yuyun Yuniarsih, membenarkan terkait warganya yang ditemukan tewas di kolam ikan milik Bupati.

&quot;Benar kejadian itu. Sepulang sekolah korban berpamitan kepada ibunya untuk pergi memancing ikan di kolam, &quot; ujar Yuyun.


Merasa khawatir, sang ibu pergi mencari anaknya ke kolam yang kebetulan berdekatan dengan kediaman mereka. Setelah sampai di kolam, sang ibu terus memanggil nama anaknya sembari menyusuri pinggiran kolam. Setelah beberapa langkah, sang ibu sontak menjerit histeris melihat anaknya telah mengapung di tengah kolam.







BACA JUGA:
Pelajar 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Usai Bermain Sepak Bola&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;










Akhirnya, dibantu warga sekitar siswa kelas IV SD itu dilarikan ke Bidan untuk mendapat pertolongan. Karena minimnya peralatan, korban dirujuk ke RS CMC Candimas. Namun sayang, setelah tiba di RS tersebut nyawa RA tidak tertolong.

&amp;ldquo;Waktu pertama diangkat dari kolam, denyut nadinya masih ada. Kita cari pertolongan ke bidan, lalu ke RS CMC. Tapi sayang, nyawa korban tidak tertolong,&amp;rdquo; ujar Kades.






BACA JUGA:
Viral Eskavator Tenggelam di Setu Cikaret Bogor


















Sore hari menjelang mahrib jenazah korban langsung dimakamkan di TPU keluarga di wilayah setempat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Iptu Stef Boyoh mengatakan, korban sebelum meninggal diduga terjebak di lumpur kolam. Korban diduga juga tidak bisa berenang di kolam yang dalam.



&quot;Meninggalnya saat memancing di kolam tanpa pengawasan orang tua. Korban diduga tersangkut kakinya di lumpur dan tidak bisa berenang,&quot; kata Iptu Boyoh, Kamis (9/11/2013).







BACA JUGA:
Eskavator Tenggelam di Setu Cikaret Bogor, Operator Berhasil Selamatkan Diri
























Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan jenazah, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Orangtua korban merupakan pekerja di kolam tersebut.



&quot;O iya, betul kolam itu milik Pak Bupati dan orang tua korban bekerja sebagai pengurus kolam tersebut,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>

LAMPUNG UTARA - Seorang bocah berinisial RA (10), warga Dusun Tanjung Sari,  Desa Bumi Raya,  Abung Selatan, Lampung Utara ditemukan tewas mengambang di kolam ikan pada Rabu (8/11/2023) sore.

Kolam ikan tersebut diketahui milik Budi Utomo Bupati Lampung Utara.

Kepala Desa Bumi Raya Yuyun Yuniarsih, membenarkan terkait warganya yang ditemukan tewas di kolam ikan milik Bupati.

&quot;Benar kejadian itu. Sepulang sekolah korban berpamitan kepada ibunya untuk pergi memancing ikan di kolam, &quot; ujar Yuyun.


Merasa khawatir, sang ibu pergi mencari anaknya ke kolam yang kebetulan berdekatan dengan kediaman mereka. Setelah sampai di kolam, sang ibu terus memanggil nama anaknya sembari menyusuri pinggiran kolam. Setelah beberapa langkah, sang ibu sontak menjerit histeris melihat anaknya telah mengapung di tengah kolam.







BACA JUGA:
Pelajar 13 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Usai Bermain Sepak Bola&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;










Akhirnya, dibantu warga sekitar siswa kelas IV SD itu dilarikan ke Bidan untuk mendapat pertolongan. Karena minimnya peralatan, korban dirujuk ke RS CMC Candimas. Namun sayang, setelah tiba di RS tersebut nyawa RA tidak tertolong.

&amp;ldquo;Waktu pertama diangkat dari kolam, denyut nadinya masih ada. Kita cari pertolongan ke bidan, lalu ke RS CMC. Tapi sayang, nyawa korban tidak tertolong,&amp;rdquo; ujar Kades.






BACA JUGA:
Viral Eskavator Tenggelam di Setu Cikaret Bogor


















Sore hari menjelang mahrib jenazah korban langsung dimakamkan di TPU keluarga di wilayah setempat.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, Iptu Stef Boyoh mengatakan, korban sebelum meninggal diduga terjebak di lumpur kolam. Korban diduga juga tidak bisa berenang di kolam yang dalam.



&quot;Meninggalnya saat memancing di kolam tanpa pengawasan orang tua. Korban diduga tersangkut kakinya di lumpur dan tidak bisa berenang,&quot; kata Iptu Boyoh, Kamis (9/11/2013).







BACA JUGA:
Eskavator Tenggelam di Setu Cikaret Bogor, Operator Berhasil Selamatkan Diri
























Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan jenazah, tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Orangtua korban merupakan pekerja di kolam tersebut.



&quot;O iya, betul kolam itu milik Pak Bupati dan orang tua korban bekerja sebagai pengurus kolam tersebut,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
