<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terseret Arus Sungai Cicatih, Pegawai Restoran Ditemukan 3 Meter di Dalam Air</title><description>Korban merupakan seorang pegawai rumah makan yang sedang istirahat dengan berenang bersama teman-temannya</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/525/2917562/terseret-arus-sungai-cicatih-pegawai-restoran-ditemukan-3-meter-di-dalam-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/09/525/2917562/terseret-arus-sungai-cicatih-pegawai-restoran-ditemukan-3-meter-di-dalam-air"/><item><title>Terseret Arus Sungai Cicatih, Pegawai Restoran Ditemukan 3 Meter di Dalam Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/09/525/2917562/terseret-arus-sungai-cicatih-pegawai-restoran-ditemukan-3-meter-di-dalam-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/09/525/2917562/terseret-arus-sungai-cicatih-pegawai-restoran-ditemukan-3-meter-di-dalam-air</guid><pubDate>Kamis 09 November 2023 18:49 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/09/525/2917562/terseret-arus-sungai-cicatih-pegawai-restoran-ditemukan-3-meter-di-dalam-air-7U2INZ7gJ4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/09/525/2917562/terseret-arus-sungai-cicatih-pegawai-restoran-ditemukan-3-meter-di-dalam-air-7U2INZ7gJ4.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Istimewa</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wOS8xLzE3MzQzNy81L3g4cGg4bm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUKABUMI - Seorang remaja tewas terseret arus Sungai Cicatih, Desa Pamuyuran, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (8/11/2023). Korban merupakan seorang pegawai rumah makan yang sedang istirahat dengan berenang bersama teman-temannya.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto mengatakan, korban bernama Muh Ikbal (16) seorang karyawan dari Restoran Bambu Kuning. Setelah melakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Kamis (9/11/2023) sekitar pukul 09.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Seorang Pria di Karawang Ditemukan Tewas Tenggelam Usai Berenang di Sungai

&quot;Korban ditemukan setelah terdeteksi objek oleh Aqua Eye pada kedalaman 3 meter, kemudian tim SAR gabungan mencurigai objek tersebut adalah korban dan mulai melakukan proses penyelaman di titik tersebut,&quot; ujar Suryo kepada MNC Portal Indonesia.

Lebih lanjut Suryo mengatakan, setelah dilakukan penyelaman, korban berhasil dievakuasi oleh tim penyelam dari tim SAR gabungan, kemudian jasad korban dievakuasi menuju RSUD Sekarwangi Sukabumi untuk dilakukan visum dan pemeriksaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 KH Ahmad Hanafiah, Pejuang Laskar Hizbullah yang Ditenggelamkan di Sungai Ogan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Pencarian lanjutan yang dimulai pagi tadi, dengan membagi menjadi tiga area. Tim pertama melakukan upaya pencarian menggunakan rafting boat di sepanjang aliran sungai Cicatih hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian,&quot; ujar Suryo.

Lalu tim kedua, lanjut Suryo, melakukan pencarian dengan menyisir jalur darat secara visual di sepanjang bantaran sungai Cicatih hingga radius kilometer dari lokasi kejadian. Dan tim ketiga melakukan upaya pencarian menggunakan Aqua Eye di sekitar lokasi kejadian untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air.

Puluhan personil SAR gabungan dikerahkan dalam upaya pencarian terhadap korban diantaranya terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Cibadak, Koramil Cibadak, Damkar Kabupaten Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Kasus Dugaan Kebocoran Info RPH MK Dilaporkan ke Bareskrim&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Selain itu juga unsur relawan yang hadir adalah VTB, IEA Sukabumi Raya, Sehati Gerak Bersama, Relawan DOA, SC 234, RZ, RAPI, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, SSV, SAR Khatulistiwa, Panthera, Sundara, URC Desa Cisarua, Tagana, ASB, Komunitas Radio Amatir Cibadak, Pemdes Pamuruyan, dan juga masyarakat,&quot; ujar Suryo.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wOS8xLzE3MzQzNy81L3g4cGg4bm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUKABUMI - Seorang remaja tewas terseret arus Sungai Cicatih, Desa Pamuyuran, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (8/11/2023). Korban merupakan seorang pegawai rumah makan yang sedang istirahat dengan berenang bersama teman-temannya.

Koordinator Pos SAR Sukabumi, Suryo Adianto mengatakan, korban bernama Muh Ikbal (16) seorang karyawan dari Restoran Bambu Kuning. Setelah melakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Kamis (9/11/2023) sekitar pukul 09.50 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Seorang Pria di Karawang Ditemukan Tewas Tenggelam Usai Berenang di Sungai

&quot;Korban ditemukan setelah terdeteksi objek oleh Aqua Eye pada kedalaman 3 meter, kemudian tim SAR gabungan mencurigai objek tersebut adalah korban dan mulai melakukan proses penyelaman di titik tersebut,&quot; ujar Suryo kepada MNC Portal Indonesia.

Lebih lanjut Suryo mengatakan, setelah dilakukan penyelaman, korban berhasil dievakuasi oleh tim penyelam dari tim SAR gabungan, kemudian jasad korban dievakuasi menuju RSUD Sekarwangi Sukabumi untuk dilakukan visum dan pemeriksaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 KH Ahmad Hanafiah, Pejuang Laskar Hizbullah yang Ditenggelamkan di Sungai Ogan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Pencarian lanjutan yang dimulai pagi tadi, dengan membagi menjadi tiga area. Tim pertama melakukan upaya pencarian menggunakan rafting boat di sepanjang aliran sungai Cicatih hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian,&quot; ujar Suryo.

Lalu tim kedua, lanjut Suryo, melakukan pencarian dengan menyisir jalur darat secara visual di sepanjang bantaran sungai Cicatih hingga radius kilometer dari lokasi kejadian. Dan tim ketiga melakukan upaya pencarian menggunakan Aqua Eye di sekitar lokasi kejadian untuk mendeteksi objek di bawah permukaan air.

Puluhan personil SAR gabungan dikerahkan dalam upaya pencarian terhadap korban diantaranya terdiri dari Pos SAR Sukabumi, Polsek Cibadak, Koramil Cibadak, Damkar Kabupaten Sukabumi, BPBD Kabupaten Sukabumi.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Kasus Dugaan Kebocoran Info RPH MK Dilaporkan ke Bareskrim&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Selain itu juga unsur relawan yang hadir adalah VTB, IEA Sukabumi Raya, Sehati Gerak Bersama, Relawan DOA, SC 234, RZ, RAPI, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, SSV, SAR Khatulistiwa, Panthera, Sundara, URC Desa Cisarua, Tagana, ASB, Komunitas Radio Amatir Cibadak, Pemdes Pamuruyan, dan juga masyarakat,&quot; ujar Suryo.

</content:encoded></item></channel></rss>
