<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhan Israel Tegaskan Jeda Kemanusiaan Selama 4 Jam Tak Akan Pengaruhi Perang di Gaza</title><description>Dia mengatakan tidak akan ada gencatan senjata sampai Hamas membebaskan sandera yang ditahan di Gaza.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/10/18/2918236/menhan-israel-tegaskan-jeda-kemanusiaan-selama-4-jam-tak-akan-pengaruhi-perang-di-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/10/18/2918236/menhan-israel-tegaskan-jeda-kemanusiaan-selama-4-jam-tak-akan-pengaruhi-perang-di-gaza"/><item><title>Menhan Israel Tegaskan Jeda Kemanusiaan Selama 4 Jam Tak Akan Pengaruhi Perang di Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/10/18/2918236/menhan-israel-tegaskan-jeda-kemanusiaan-selama-4-jam-tak-akan-pengaruhi-perang-di-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/10/18/2918236/menhan-israel-tegaskan-jeda-kemanusiaan-selama-4-jam-tak-akan-pengaruhi-perang-di-gaza</guid><pubDate>Jum'at 10 November 2023 20:04 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/10/18/2918236/menhan-israel-tegaskan-jeda-kemanusiaan-selama-4-jam-tak-akan-pengaruhi-perang-di-gaza-TAMQA93xAT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhan Israel tegaskan jeda kemanusiaan selama 4 jam tak akan pengaruhi perang di Gaza (Foto: Anadolu Agency)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/10/18/2918236/menhan-israel-tegaskan-jeda-kemanusiaan-selama-4-jam-tak-akan-pengaruhi-perang-di-gaza-TAMQA93xAT.jpg</image><title>Menhan Israel tegaskan jeda kemanusiaan selama 4 jam tak akan pengaruhi perang di Gaza (Foto: Anadolu Agency)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant pada Kamis (9/11/2023) dalam konferensi pers menekankan jeda kemanusiaan berkala selama empat jam yang diumumkan militer Israel pada Kamis (9/11/2023) tidak berarti gencatan senjata dan tidak akan mempengaruhi pertempuran di Gaza.
Dia mengatakan tidak akan ada gencatan senjata sampai Hamas membebaskan sandera yang ditahan di Gaza.

&amp;ldquo;Kami tidak akan menghentikan tembakan atau menghentikan pertempuran selama kami masih memiliki sandera di Gaza. Dan selama kita belum menyelesaikan misi kita yaitu menghancurkan Hamas, dan membongkar kemampuan militer dan pemerintahannya,&amp;rdquo; terangnya, dikutip CNN.


BACA JUGA:
Iran Bantah Punya Peran Langsung dalam Serangan Hamas di Israel dan Melawan Pasukan AS

Gallant mengatakan jeda empat jam setiap hari yang dilakukan militer Israel adalah tindakan terbatas untuk memungkinkan warga sipil melarikan diri.


BACA JUGA:
Dukung Perang Israel, Joe Biden Secara Pribadi Telah Diperingatkan oleh Diplomat AS Soal Kemarahan Negara Arab

&amp;ldquo;Kami melakukan tindakan khusus untuk mengizinkan keluarnya warga sipil Palestina dari Kota Gaza ke selatan, agar tidak melukai mereka. Ini tidak mempengaruhi pertempuran,&amp;rdquo; katanya.
Gallant mengatakan pasukan Israel beroperasi di jantung Kota Gaza dan sangat dekat dengan pelabuhan Gaza.Dia menjelaskan pasukan Israel mulai menggunakan &amp;ldquo;metode baru&amp;rdquo; untuk menghancurkan terowongan bawah tanah yang digunakan oleh Hamas. Namun dia tidak memberikan informasi lebih lanjut.



Komentar tersebut senada dengan pernyataan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (9/11/2023) yang juga menegaskan bahwa tidak akan ada gencatan senjata tanpa pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas.



Sanggahan tersebut disampaikan oleh media Israel pada Kamis, yang juga mengutip juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF).



Letkol Richard Hecht mengatakan kepada wartawan bahwa IDF hanya merencanakan jeda taktis lokal untuk bantuan kemanusiaan, yang terbatas dalam waktu dan wilayah. Dia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bukan perubahan, namun jeda taktis untuk pergerakan dari wilayah tertentu ke selatan.





</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant pada Kamis (9/11/2023) dalam konferensi pers menekankan jeda kemanusiaan berkala selama empat jam yang diumumkan militer Israel pada Kamis (9/11/2023) tidak berarti gencatan senjata dan tidak akan mempengaruhi pertempuran di Gaza.
Dia mengatakan tidak akan ada gencatan senjata sampai Hamas membebaskan sandera yang ditahan di Gaza.

&amp;ldquo;Kami tidak akan menghentikan tembakan atau menghentikan pertempuran selama kami masih memiliki sandera di Gaza. Dan selama kita belum menyelesaikan misi kita yaitu menghancurkan Hamas, dan membongkar kemampuan militer dan pemerintahannya,&amp;rdquo; terangnya, dikutip CNN.


BACA JUGA:
Iran Bantah Punya Peran Langsung dalam Serangan Hamas di Israel dan Melawan Pasukan AS

Gallant mengatakan jeda empat jam setiap hari yang dilakukan militer Israel adalah tindakan terbatas untuk memungkinkan warga sipil melarikan diri.


BACA JUGA:
Dukung Perang Israel, Joe Biden Secara Pribadi Telah Diperingatkan oleh Diplomat AS Soal Kemarahan Negara Arab

&amp;ldquo;Kami melakukan tindakan khusus untuk mengizinkan keluarnya warga sipil Palestina dari Kota Gaza ke selatan, agar tidak melukai mereka. Ini tidak mempengaruhi pertempuran,&amp;rdquo; katanya.
Gallant mengatakan pasukan Israel beroperasi di jantung Kota Gaza dan sangat dekat dengan pelabuhan Gaza.Dia menjelaskan pasukan Israel mulai menggunakan &amp;ldquo;metode baru&amp;rdquo; untuk menghancurkan terowongan bawah tanah yang digunakan oleh Hamas. Namun dia tidak memberikan informasi lebih lanjut.



Komentar tersebut senada dengan pernyataan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu pada Kamis (9/11/2023) yang juga menegaskan bahwa tidak akan ada gencatan senjata tanpa pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas.



Sanggahan tersebut disampaikan oleh media Israel pada Kamis, yang juga mengutip juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF).



Letkol Richard Hecht mengatakan kepada wartawan bahwa IDF hanya merencanakan jeda taktis lokal untuk bantuan kemanusiaan, yang terbatas dalam waktu dan wilayah. Dia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut bukan perubahan, namun jeda taktis untuk pergerakan dari wilayah tertentu ke selatan.





</content:encoded></item></channel></rss>
