<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inilah Alasan Mengapa Raja Mataram Doyan Cari Selir dari Jawa Timur</title><description>Salah satu raja yang memiliki banyak selir ialah Raja Mataram yang diketahui memiliki banyak selir yang berasal dari Jawa Timur.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/10/337/2918053/inilah-alasan-mengapa-raja-mataram-doyan-cari-selir-dari-jawa-timur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/10/337/2918053/inilah-alasan-mengapa-raja-mataram-doyan-cari-selir-dari-jawa-timur"/><item><title>Inilah Alasan Mengapa Raja Mataram Doyan Cari Selir dari Jawa Timur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/10/337/2918053/inilah-alasan-mengapa-raja-mataram-doyan-cari-selir-dari-jawa-timur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/10/337/2918053/inilah-alasan-mengapa-raja-mataram-doyan-cari-selir-dari-jawa-timur</guid><pubDate>Jum'at 10 November 2023 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Winda Rahmadita</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/10/337/2918053/inilah-alasan-mengapa-raja-mataram-doyan-cari-selir-dari-jawa-timur-OavbsvhnKz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sultan Agung (Foto: Wikipedia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/10/337/2918053/inilah-alasan-mengapa-raja-mataram-doyan-cari-selir-dari-jawa-timur-OavbsvhnKz.jpg</image><title>Sultan Agung (Foto: Wikipedia)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMC82LzE3MzQ5Ni81L3g4cGllZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Umumnya raja-raja di Nusantara memiliki banyak selir. Sejumlah alasan bagi para raja untuk memiliki pasangan lebih dari satu di antaranya taktik politik diplomasi untuk memperkuat kekuasaan, atau bahkan simbol kekuatan dan kekayaan.
Salah satu raja yang memiliki banyak selir ialah Raja Mataram yang diketahui memiliki banyak selir yang berasal dari Jawa Timur.
Pada masa kekuasaan Kerajaan Mataram, kepemilikan selir sebagai permaisuri adalah hal lumrah yang digunakan sebagai taktik dalam mempertahankan kekuasaan yang kerap disebut sebagai perkawinan politik.

BACA JUGA:
 Mayoritas Raja di Nusantara Punya Banyak Istri, untuk Kekuasaan hingga Keturunan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Demi mempertahankan kekuasaannya, Raja Mataram pun tidak luput untuk memilih berbagai selir, terutama dari Jawa Timur. Raja Mataram memilih perempuan dari Jawa Timur sebagai selir karena persepsi bahwa daerah tersebut banyak memiliki perempuan cantik yang kerap menjadi bahan perbincangan di lingkungan istana.
Diketahui bahwa terdapat 11 kabupaten di Jawa yang dikenal memiliki banyak sekali perempuan menawan sejak masa kerajaan Mataram Islam, termasuk Jawa Timur yang meliputi wilayah seperti Banyuwangi, Malang, Blitar, dan Lamongan.
Tak hanya cantik, Raja Mataram juga melihat sifat yang dimiliki perempuan yang akan dijadikannya sebagai selir. Pada masa itu, perempuan dari Jawa Timur sangat terkenal memiliki sifat anggun dan lemah lembut sehingga beberapanya dijadikan sebagai selir Raja Mataram.

BACA JUGA:
Sempat Ditunda, BABYMONSTER Bakal Debut Akhir November 2023

Sebagai taktik politik, para perempuan yang dijadikan Raja Mataram sebagai selir pun tidak berasal dari latar belakang yang sembarangan. Kebanyakan selir merupakan putri berdarah bangsawan sebagai simbol loyalitas antar kerajaan.
Meskipun begitu, terdapat juga selir yang berasal dari kalangan keluarga biasa-biasa saja sehingga tak jarang terjadi perebutan tahta karena mereka berharap dapat mengangkat derajat setelah memiliki anak sebagai calon pewaris tahta sang raja.Ternyata, persaingan sengit tak hanya terjadi di dalam dinding istana. Bahkan, para calon selir yang akan dibawa menuju keraton juga memiliki semacam seleksi yang menjadikan mereka semacam komoditas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil NBA 2023-2024: Milwaukee Bucks Kalah dari Pacers, Hawks Sukses Hajar Magic

Cukup memprihatinkan karena tidak semua perempuan yang dibawa akan berhasil dijadikan sebagai selir oleh raja. Para calon selir yang tidak lolos seleksi biasanya ditempatkan di daerah terpencil, sehingga rawan dalam perjalanan untuk terjadinya praktik prostitusi atau pergundikan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tembus 4 Besar, Ester Nurumi Siap Hadapi Keuletan Wakil Jepang di Semifinal Korea Masters 2023

Di masa kolonialisme Belanda, beberapa kabupaten di Jawa Timur yang dikenal menjadi daerah mayoritas selir raja berasal justru kian bergeser menjadi daerah pemasok praktik prostitusi yang ramai diperbincangkan.

Ternyata, persepsi bahwa perempuan dari Jawa Timur yang dikenal memiliki paras anggun dengan sifat lemah lembut menjadi salah satu alasan kenapa Raja Mataram menjadikan mereka sebagai selirnya. Meskipun begitu, tujuan utamanya dalam memiliki selir adalah untuk mempertahankan kekuasaannya melalui perkawinan politik.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMC82LzE3MzQ5Ni81L3g4cGllZDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Umumnya raja-raja di Nusantara memiliki banyak selir. Sejumlah alasan bagi para raja untuk memiliki pasangan lebih dari satu di antaranya taktik politik diplomasi untuk memperkuat kekuasaan, atau bahkan simbol kekuatan dan kekayaan.
Salah satu raja yang memiliki banyak selir ialah Raja Mataram yang diketahui memiliki banyak selir yang berasal dari Jawa Timur.
Pada masa kekuasaan Kerajaan Mataram, kepemilikan selir sebagai permaisuri adalah hal lumrah yang digunakan sebagai taktik dalam mempertahankan kekuasaan yang kerap disebut sebagai perkawinan politik.

BACA JUGA:
 Mayoritas Raja di Nusantara Punya Banyak Istri, untuk Kekuasaan hingga Keturunan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Demi mempertahankan kekuasaannya, Raja Mataram pun tidak luput untuk memilih berbagai selir, terutama dari Jawa Timur. Raja Mataram memilih perempuan dari Jawa Timur sebagai selir karena persepsi bahwa daerah tersebut banyak memiliki perempuan cantik yang kerap menjadi bahan perbincangan di lingkungan istana.
Diketahui bahwa terdapat 11 kabupaten di Jawa yang dikenal memiliki banyak sekali perempuan menawan sejak masa kerajaan Mataram Islam, termasuk Jawa Timur yang meliputi wilayah seperti Banyuwangi, Malang, Blitar, dan Lamongan.
Tak hanya cantik, Raja Mataram juga melihat sifat yang dimiliki perempuan yang akan dijadikannya sebagai selir. Pada masa itu, perempuan dari Jawa Timur sangat terkenal memiliki sifat anggun dan lemah lembut sehingga beberapanya dijadikan sebagai selir Raja Mataram.

BACA JUGA:
Sempat Ditunda, BABYMONSTER Bakal Debut Akhir November 2023

Sebagai taktik politik, para perempuan yang dijadikan Raja Mataram sebagai selir pun tidak berasal dari latar belakang yang sembarangan. Kebanyakan selir merupakan putri berdarah bangsawan sebagai simbol loyalitas antar kerajaan.
Meskipun begitu, terdapat juga selir yang berasal dari kalangan keluarga biasa-biasa saja sehingga tak jarang terjadi perebutan tahta karena mereka berharap dapat mengangkat derajat setelah memiliki anak sebagai calon pewaris tahta sang raja.Ternyata, persaingan sengit tak hanya terjadi di dalam dinding istana. Bahkan, para calon selir yang akan dibawa menuju keraton juga memiliki semacam seleksi yang menjadikan mereka semacam komoditas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hasil NBA 2023-2024: Milwaukee Bucks Kalah dari Pacers, Hawks Sukses Hajar Magic

Cukup memprihatinkan karena tidak semua perempuan yang dibawa akan berhasil dijadikan sebagai selir oleh raja. Para calon selir yang tidak lolos seleksi biasanya ditempatkan di daerah terpencil, sehingga rawan dalam perjalanan untuk terjadinya praktik prostitusi atau pergundikan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tembus 4 Besar, Ester Nurumi Siap Hadapi Keuletan Wakil Jepang di Semifinal Korea Masters 2023

Di masa kolonialisme Belanda, beberapa kabupaten di Jawa Timur yang dikenal menjadi daerah mayoritas selir raja berasal justru kian bergeser menjadi daerah pemasok praktik prostitusi yang ramai diperbincangkan.

Ternyata, persepsi bahwa perempuan dari Jawa Timur yang dikenal memiliki paras anggun dengan sifat lemah lembut menjadi salah satu alasan kenapa Raja Mataram menjadikan mereka sebagai selirnya. Meskipun begitu, tujuan utamanya dalam memiliki selir adalah untuk mempertahankan kekuasaannya melalui perkawinan politik.



</content:encoded></item></channel></rss>
