<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Viral Mahasiswa UNY Dituduh Lecehkan Maba, Bukti Chat Cabul Disebar</title><description>Viral di media sosial sebuah postingan menyebutkan tindakan pelecehan yang dilakukan oknum mahasiswa UNY.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/10/337/2918328/5-fakta-viral-mahasiswa-uny-dituduh-lecehkan-maba-bukti-chat-cabul-disebar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/10/337/2918328/5-fakta-viral-mahasiswa-uny-dituduh-lecehkan-maba-bukti-chat-cabul-disebar"/><item><title>5 Fakta Viral Mahasiswa UNY Dituduh Lecehkan Maba, Bukti Chat Cabul Disebar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/10/337/2918328/5-fakta-viral-mahasiswa-uny-dituduh-lecehkan-maba-bukti-chat-cabul-disebar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/10/337/2918328/5-fakta-viral-mahasiswa-uny-dituduh-lecehkan-maba-bukti-chat-cabul-disebar</guid><pubDate>Sabtu 11 November 2023 06:04 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/10/337/2918328/5-fakta-viral-mahasiswa-uny-dituduh-lecehkan-maba-bukti-chat-cabul-disebar-xhL0xYT2CZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral mahasiswa UNY dituduh melakukan pelecehan ke junior (Foto: Tangkapan layar media sosial)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/10/337/2918328/5-fakta-viral-mahasiswa-uny-dituduh-lecehkan-maba-bukti-chat-cabul-disebar-xhL0xYT2CZ.jpg</image><title>Viral mahasiswa UNY dituduh melakukan pelecehan ke junior (Foto: Tangkapan layar media sosial)</title></images><description>JAKARTA - Viral di media sosial sebuah postingan menyebutkan tindakan pelecehan yang dilakukan oknum mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Postingan tersebut diunggah di media sosial X dengan akun @UNYmfs, Kamis 9 November 2023.
Berikut fakta-faktanya:
1. Korban Mahasiswa Baru, Tertuduh Pelaku Anggota BEM
Dalam postingan yang disebut sebagai korban mengaku sebagai mahasiswa baru (maba). Tuduhan itu ditujukan kepada mahasiswa berinisial MF anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

BACA JUGA:
Penjual Cireng Terduga Pelaku Pelecehan Bocah di Sukmajaya Depok Ditangkap!

Sementara korban belum diketahui secara pasti. Sebab, tak dijelaskan dalam postingan tersebut.
2. Tuduhan Disertai Bukti Chat
Postingan disertai bukti potongan percakapan pesan singkat yang diduga antara korban dan MF. Dalam keterangannya, korban mengaku telah dilecehkan sejak Okotober lalu. Dalam postingannya terlihat chat mahasiswa tengah meminta maba melakukan sesuatu diduga untuk memuaskan hasrat birahi pelaku.
&amp;ldquo;Aku ga nyangka kuliah di /uny malah direndahin kaya gini&amp;hellip; Jadi aku maba dan kenalan sama kating ini dari bulan Februari, waktu itu kenal karena acara fakultas. Kukira dia baik, ternyata dia cab*l, aku udah dilecehin sama dia dari Oktober, sampe sekarang,&amp;rdquo; tulis pengirim dalam akun tersebut dikutip.

BACA JUGA:
5 Fakta Bocah Perempuan Korban Pencabulan Ayah Jadi Kecanduan Tonton Porno

3. Korban Awalnya Takut Bicara, Niat Bunuh Diri&amp;nbsp;
Korban mengaku awalnya tak berani untuk mengungkap pelecehan yang dialaminya. Sebab, dirinya kerap mendapat ancaman dari pelaku.Lantaran mengalami kondisi yang demikian, korban mengaku sempat ingin bunuh diri.
&amp;ldquo;Awalnya gaberani speak karena diancam, aku pernah dilukai berkali kali sama dia karena ngelawan. Cuma sekarang aku muak dan luapin semuanya. Pengen bunuh diri rasanya karena hidupku kayak gini, dilecehin di kampus baru&amp;hellip; Plis help me&amp;hellip; aku gaberani spill nama pelaku, tapi Aku hafal nim nya,&amp;rdquo; tulis di akun tersebut.
Postingan tersebut pun menuai reaksi netizen. &amp;ldquo;Wah serem sih ini sampe udaada niat bundir gitu, yang Jogja kasi pendampingan dong biar ngga diintimidasi,&amp;rdquo; tulis akun @iam.
&amp;ldquo;Bener, pihak fakultas harus bisa kasih pendampingan ke sendernya dan kalo bisa jauhin dulu sendernya dari jangkauan si pelaku supaya ga terjadi hal hal yang ga diinginkan,&amp;rdquo; timpal akun @namaku dino.

BACA JUGA:
 Bocah Perempuan di Palembang Kecanduan Tonton Porno, Ternyata Korban Pencabulan Ayah

4. Pihak Kampus Turun Tangan
Wakil Dekan Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNY Jaslin Iksan mengaku tengah melakukan penyelidikan guna mengusut permasalahan ini. Saat ini, pihaknya bersama satgas di tingkat fakultas sedang berupaya mengumpulkan bukti-bukti.
&amp;ldquo;Terus terang saya merasa terganggu, ada sesuatu yang membuat saya kurang nyaman. Oleh karena itu kami secara kelembagaan yang dikoordinasikan oleh satgas dan biro yang membawahi akan mengusut tuntas masalah ini,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Dalami Kasus Pencabulan Siswi SMP, Polisi Periksa Ahli dan Ayah Korban

5. Tertuduh Pelaku Dipanggil, Diduga Hoaks Ingin Merusak Nama Baik Kampus
Jaslin Iksan mengatakan, pihak fakultas juga telah memanggil mahasiswa yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Dari pertemuan tersebut, Jaslin menyebut bahwa ada dugaan penyebaran kabar bohong atau hoaks untuk merusak reputasi kampus maupun mahasiswa yang bersangkutan.
&amp;ldquo;Yang bersangkutan dituduh melakukan hal tersebut, sementara yang menuduh kami tidak tahu siapa orangnya, baik yang merasa korban yang menyebar luaskan. Identitas yang merasa menjadi korban dan yang menyebarkan kami juga belum tahu. Ini baru sebatas data awal sehingga kami juga akan memberikan perlindungan terhadap yang dituduh,&amp;rdquo; ungkapnya.

Mahasiswa tersebut cukup kooperatif saat diminta memberikan keterangan. Bahkan, bersedia gawainya diperiksa untuk kepentingan pencarian bukti.
&quot;Bahkan, ketika ditanya yang bersangkutan bersedia HP-nya diperiksa jika memang melakukan, tentu kalau ahli IT bisa mencari meskipun sudah dihapus. Tetapi kami belum bisa menyampaikan seperti apa kebenarannya. Karena yang bersangkutan juga merasa tidak pernah mengirimkan pesan tersebut,&amp;rdquo; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Viral di media sosial sebuah postingan menyebutkan tindakan pelecehan yang dilakukan oknum mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Postingan tersebut diunggah di media sosial X dengan akun @UNYmfs, Kamis 9 November 2023.
Berikut fakta-faktanya:
1. Korban Mahasiswa Baru, Tertuduh Pelaku Anggota BEM
Dalam postingan yang disebut sebagai korban mengaku sebagai mahasiswa baru (maba). Tuduhan itu ditujukan kepada mahasiswa berinisial MF anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

BACA JUGA:
Penjual Cireng Terduga Pelaku Pelecehan Bocah di Sukmajaya Depok Ditangkap!

Sementara korban belum diketahui secara pasti. Sebab, tak dijelaskan dalam postingan tersebut.
2. Tuduhan Disertai Bukti Chat
Postingan disertai bukti potongan percakapan pesan singkat yang diduga antara korban dan MF. Dalam keterangannya, korban mengaku telah dilecehkan sejak Okotober lalu. Dalam postingannya terlihat chat mahasiswa tengah meminta maba melakukan sesuatu diduga untuk memuaskan hasrat birahi pelaku.
&amp;ldquo;Aku ga nyangka kuliah di /uny malah direndahin kaya gini&amp;hellip; Jadi aku maba dan kenalan sama kating ini dari bulan Februari, waktu itu kenal karena acara fakultas. Kukira dia baik, ternyata dia cab*l, aku udah dilecehin sama dia dari Oktober, sampe sekarang,&amp;rdquo; tulis pengirim dalam akun tersebut dikutip.

BACA JUGA:
5 Fakta Bocah Perempuan Korban Pencabulan Ayah Jadi Kecanduan Tonton Porno

3. Korban Awalnya Takut Bicara, Niat Bunuh Diri&amp;nbsp;
Korban mengaku awalnya tak berani untuk mengungkap pelecehan yang dialaminya. Sebab, dirinya kerap mendapat ancaman dari pelaku.Lantaran mengalami kondisi yang demikian, korban mengaku sempat ingin bunuh diri.
&amp;ldquo;Awalnya gaberani speak karena diancam, aku pernah dilukai berkali kali sama dia karena ngelawan. Cuma sekarang aku muak dan luapin semuanya. Pengen bunuh diri rasanya karena hidupku kayak gini, dilecehin di kampus baru&amp;hellip; Plis help me&amp;hellip; aku gaberani spill nama pelaku, tapi Aku hafal nim nya,&amp;rdquo; tulis di akun tersebut.
Postingan tersebut pun menuai reaksi netizen. &amp;ldquo;Wah serem sih ini sampe udaada niat bundir gitu, yang Jogja kasi pendampingan dong biar ngga diintimidasi,&amp;rdquo; tulis akun @iam.
&amp;ldquo;Bener, pihak fakultas harus bisa kasih pendampingan ke sendernya dan kalo bisa jauhin dulu sendernya dari jangkauan si pelaku supaya ga terjadi hal hal yang ga diinginkan,&amp;rdquo; timpal akun @namaku dino.

BACA JUGA:
 Bocah Perempuan di Palembang Kecanduan Tonton Porno, Ternyata Korban Pencabulan Ayah

4. Pihak Kampus Turun Tangan
Wakil Dekan Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni UNY Jaslin Iksan mengaku tengah melakukan penyelidikan guna mengusut permasalahan ini. Saat ini, pihaknya bersama satgas di tingkat fakultas sedang berupaya mengumpulkan bukti-bukti.
&amp;ldquo;Terus terang saya merasa terganggu, ada sesuatu yang membuat saya kurang nyaman. Oleh karena itu kami secara kelembagaan yang dikoordinasikan oleh satgas dan biro yang membawahi akan mengusut tuntas masalah ini,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Dalami Kasus Pencabulan Siswi SMP, Polisi Periksa Ahli dan Ayah Korban

5. Tertuduh Pelaku Dipanggil, Diduga Hoaks Ingin Merusak Nama Baik Kampus
Jaslin Iksan mengatakan, pihak fakultas juga telah memanggil mahasiswa yang bersangkutan untuk dimintai keterangan. Dari pertemuan tersebut, Jaslin menyebut bahwa ada dugaan penyebaran kabar bohong atau hoaks untuk merusak reputasi kampus maupun mahasiswa yang bersangkutan.
&amp;ldquo;Yang bersangkutan dituduh melakukan hal tersebut, sementara yang menuduh kami tidak tahu siapa orangnya, baik yang merasa korban yang menyebar luaskan. Identitas yang merasa menjadi korban dan yang menyebarkan kami juga belum tahu. Ini baru sebatas data awal sehingga kami juga akan memberikan perlindungan terhadap yang dituduh,&amp;rdquo; ungkapnya.

Mahasiswa tersebut cukup kooperatif saat diminta memberikan keterangan. Bahkan, bersedia gawainya diperiksa untuk kepentingan pencarian bukti.
&quot;Bahkan, ketika ditanya yang bersangkutan bersedia HP-nya diperiksa jika memang melakukan, tentu kalau ahli IT bisa mencari meskipun sudah dihapus. Tetapi kami belum bisa menyampaikan seperti apa kebenarannya. Karena yang bersangkutan juga merasa tidak pernah mengirimkan pesan tersebut,&amp;rdquo; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
