<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geger Ibu Diusir Anak Angkatnya, Diancam Diracun</title><description>Geger Ibu Diusir Anak Angkatnya, Diancam Diracun
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/10/610/2918023/geger-ibu-diusir-anak-angkatnya-diancam-diracun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/10/610/2918023/geger-ibu-diusir-anak-angkatnya-diancam-diracun"/><item><title>Geger Ibu Diusir Anak Angkatnya, Diancam Diracun</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/10/610/2918023/geger-ibu-diusir-anak-angkatnya-diancam-diracun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/10/610/2918023/geger-ibu-diusir-anak-angkatnya-diancam-diracun</guid><pubDate>Jum'at 10 November 2023 14:18 WIB</pubDate><dc:creator>Ahmad Syaiful</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/10/610/2918023/geger-ibu-diusir-anak-angkatnya-diancam-diracun-FhOuJtJTLr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral ibu diusir anak angkatnya. (iNews/Ahmad Syaiful)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/10/610/2918023/geger-ibu-diusir-anak-angkatnya-diancam-diracun-FhOuJtJTLr.jpg</image><title>Viral ibu diusir anak angkatnya. (iNews/Ahmad Syaiful)</title></images><description>BANYUASIN - Merasa sakit hati yang mendalam, Marbiah, seorang ibu di Banyuasin, Sumsel, yang diusir anak angkatnya akan menempuh jalur hukum untuk menuntut atas peristiwa yang menimpa dirinya. Ia akan meminta kembali sertifikat tanah yang telah dikuasai anak angkatnya.
Rumah yang sempat menjadi perselisihan antara ibu dan anak angkatnya kini kembali ditempati oleh Marbiah. Rumah itu berada di Jalan Siantar, Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Keluarga membantu membuka paksa rumah yang dikunci rapat oleh Andri Yanita agar dapat dimasuki kembali. Marbiah merasa ini rumah adalah miliknya dibangun menggunakan uang atas warisan orang tuanya sisa dari penjualan tanah untuk menyekolahkan si anak angkat hingga lulus perguruan tinggi kebidanan dan membantu administrasi untuk dapat menjadi pegawai di RS Daerah Banyuasin.

BACA JUGA:
 Diduga Cabuli Murid, Oknum Guru di Banyuasin Dilaporkan ke Polisi

&amp;ldquo;Dia kan bisa sekolah bisa kuliah kan dari saya. Tapi anak itu anak durhaka, tidak ingat dengan kebaikan saya,&amp;rdquo; kata Marbiah, Jumat (10/11/2023).
Marbiah yang merasa sakit hati sudah menutup kemungkinan untuk berdamai dan bersama kembali, meskipun rasa sayangnya masih ada. Ia akan melakukan upaya hukum menuntut tindakan anak angkat yang dianggapnya telah melukai dirinya.

BACA JUGA:
 Usai Konsumsi Narkoba, Pria di Banyuasin Hendak Rudapaksa Istri Teman Sendiri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Saya tidak bisa bersama lagi. Sebab dia mengancam saya mau meracun saya,&amp;rdquo; ujar Marbiah.Sementara itu, polisi berusaha membantu mediasi antara kedua belah pihak. Namun, AY hingga kini belum dapat diketahui keberadaannya.
Pihak kepolisian sudah mencari dan menghubungi AY, tapi tidak mendapat respons. Polisi akan terus berusaha mencari AY agar dapat dipertemukan dengan Marbiah dan keluarganya untuk menemukan solusi atas perselisihan ini.

BACA JUGA:
Dua ABG Pelaku Begal di Banyuasin Ditangkap, Tiga Masih Buron

&amp;ldquo;Kami berupaya mencari keberayaan AY, telepon tidak diangkat mungkin ganti nomor atau bagaimana. Rumahnya tidak lg di sini. Apa sama suaminya yang baru,&amp;rdquo; kata Kapolsek Pangkalan Balai, Iptu Samingun.
Polisi akan berupaya mencari AY ke tempatnya bekerja yakni di RSUD Banyuasin. Hal ini demi mencari solusi atas masalah ini.</description><content:encoded>BANYUASIN - Merasa sakit hati yang mendalam, Marbiah, seorang ibu di Banyuasin, Sumsel, yang diusir anak angkatnya akan menempuh jalur hukum untuk menuntut atas peristiwa yang menimpa dirinya. Ia akan meminta kembali sertifikat tanah yang telah dikuasai anak angkatnya.
Rumah yang sempat menjadi perselisihan antara ibu dan anak angkatnya kini kembali ditempati oleh Marbiah. Rumah itu berada di Jalan Siantar, Kelurahan Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
Keluarga membantu membuka paksa rumah yang dikunci rapat oleh Andri Yanita agar dapat dimasuki kembali. Marbiah merasa ini rumah adalah miliknya dibangun menggunakan uang atas warisan orang tuanya sisa dari penjualan tanah untuk menyekolahkan si anak angkat hingga lulus perguruan tinggi kebidanan dan membantu administrasi untuk dapat menjadi pegawai di RS Daerah Banyuasin.

BACA JUGA:
 Diduga Cabuli Murid, Oknum Guru di Banyuasin Dilaporkan ke Polisi

&amp;ldquo;Dia kan bisa sekolah bisa kuliah kan dari saya. Tapi anak itu anak durhaka, tidak ingat dengan kebaikan saya,&amp;rdquo; kata Marbiah, Jumat (10/11/2023).
Marbiah yang merasa sakit hati sudah menutup kemungkinan untuk berdamai dan bersama kembali, meskipun rasa sayangnya masih ada. Ia akan melakukan upaya hukum menuntut tindakan anak angkat yang dianggapnya telah melukai dirinya.

BACA JUGA:
 Usai Konsumsi Narkoba, Pria di Banyuasin Hendak Rudapaksa Istri Teman Sendiri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&amp;ldquo;Saya tidak bisa bersama lagi. Sebab dia mengancam saya mau meracun saya,&amp;rdquo; ujar Marbiah.Sementara itu, polisi berusaha membantu mediasi antara kedua belah pihak. Namun, AY hingga kini belum dapat diketahui keberadaannya.
Pihak kepolisian sudah mencari dan menghubungi AY, tapi tidak mendapat respons. Polisi akan terus berusaha mencari AY agar dapat dipertemukan dengan Marbiah dan keluarganya untuk menemukan solusi atas perselisihan ini.

BACA JUGA:
Dua ABG Pelaku Begal di Banyuasin Ditangkap, Tiga Masih Buron

&amp;ldquo;Kami berupaya mencari keberayaan AY, telepon tidak diangkat mungkin ganti nomor atau bagaimana. Rumahnya tidak lg di sini. Apa sama suaminya yang baru,&amp;rdquo; kata Kapolsek Pangkalan Balai, Iptu Samingun.
Polisi akan berupaya mencari AY ke tempatnya bekerja yakni di RSUD Banyuasin. Hal ini demi mencari solusi atas masalah ini.</content:encoded></item></channel></rss>
