<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RS di Gaza Terancam Ditutup dalam Beberapa Jam Mendatang, Nyawa Pasien ICU dan Bayi Terancam</title><description>Setidaknya 18 dari 35 rumah sakit yang berfungsi di Gaza telah berhenti beroperasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/11/18/2918614/rs-di-gaza-terancam-ditutup-dalam-beberapa-jam-mendatang-nyawa-pasien-icu-dan-bayi-terancam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/11/18/2918614/rs-di-gaza-terancam-ditutup-dalam-beberapa-jam-mendatang-nyawa-pasien-icu-dan-bayi-terancam"/><item><title>RS di Gaza Terancam Ditutup dalam Beberapa Jam Mendatang, Nyawa Pasien ICU dan Bayi Terancam</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/11/18/2918614/rs-di-gaza-terancam-ditutup-dalam-beberapa-jam-mendatang-nyawa-pasien-icu-dan-bayi-terancam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/11/18/2918614/rs-di-gaza-terancam-ditutup-dalam-beberapa-jam-mendatang-nyawa-pasien-icu-dan-bayi-terancam</guid><pubDate>Sabtu 11 November 2023 17:04 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/11/18/2918614/rs-di-gaza-terancam-ditutup-dalam-beberapa-jam-mendatang-nyawa-pasien-icu-dan-bayi-terancam-3FXOXiFIZl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RS di Gaza terancam ditutup dalam beberapa jam mendatang (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/11/18/2918614/rs-di-gaza-terancam-ditutup-dalam-beberapa-jam-mendatang-nyawa-pasien-icu-dan-bayi-terancam-3FXOXiFIZl.jpg</image><title>RS di Gaza terancam ditutup dalam beberapa jam mendatang (Foto: AFP)</title></images><description>GAZA - Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) memperingatkan rumah sakit (RS) Al-Quds di Kota Gaza akan ditutup dalam beberapa jam mendatang, mengancam nyawa pasien dan bayi.
&amp;ldquo;Rumah Sakit Al-Quds berisiko ditutup dalam 3 jam mendatang karena menipisnya persediaan bahan bakar dan tidak datangnya bantuan,&amp;rdquo; kata PRCS dalam keterangannya pada Sabtu (11/11/2023) dini hari waktu setempat.
&amp;ldquo;500 pasien dan korban luka akan kehilangan layanan medis. Mereka yang berada di ICU dan bayi di inkubator akan kehilangan nyawanya,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Presiden Prancis Serukan Gencatan Senjata di Gaza Jadi Satu-satunya Solusi Perang Israel-Hamas

Pada Rabu (8/11/2023), PRCS mengatakan pihaknya mengurangi sebagian besar operasi di tengah kekurangan bahan bakar untuk memastikan penyediaan layanan minimal.

BACA JUGA:
Korban Tewas di Gaza Capai 11.078 Orang Akibat Perang Israel, 1,5 Juta Jadi Pengungsi

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah pada Kamis (9/11/2023), sejauh ini, setidaknya 18 dari 35 rumah sakit yang berfungsi di Gaza telah berhenti beroperasi.
Militer Israel mengatakan Hamas &amp;lsquo;menempelkan&amp;rsquo; diirinya dalam infrastruktur sipil, sehingga mereka akan menyerang Hamas di mana pun diperlukan.
Sebelumnya Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza yang kini tengah menangani puluhan ribu lebih pasien harus menyatakan ditutup mulai besok. Hal ini, dikarenakan RSI tengah kehabisan Solar.
&quot;Hari ini, Kamis tanggal 9-11-2023 tersisa solar untuk RSI hanya 1100 liter dan ini hanya cukup untuk satu hari saja,&quot; ujar Direktur RS Indonesia di Gaza, Atef Al Kahlout dalam keterangannya, Jumat (10/11/2023).



Atfe mengatakan solar tersebut adalah bahan bakar untuk menghidupkan listrik di Gaza. Sebab, sudah beberapa hari pula Gaza tak dialiri oleh listrik.



&quot;RSI akan berhenti beroperasi total besok, jika tidak ada solar untuk menghidupkan generator sebagai sumber listrik,&quot; ungkapnya.

Sementara itu, beberapa video di media sosial (medsos) menunjukkan orang-orang terluka di tempat yang disebut sebagai klinik rawat jalan RS al-Shifa di Kota Gaza.



Tidak jelas apa yang menimpa rumah sakit tersebut, namun video menunjukkan orang-orang yang terluka tergeletak di lantai klinik luar ruangan. Saksi mata dalam video tersebut mengatakan bahwa serangan tersebut terjadi di daerah tersebut. CNN tidak dapat memverifikasi bahwa itu adalah serangan dan telah menghubungi Pasukan Pertahanan Israel (IDF).



Banyak warga Gaza yang berlindung di rumah sakit al-Shifa. IDF mengklaim bahwa Hamas bersembunyi di terowongan di bawah rumah sakit. CNN tidak dapat memverifikasi klaim tersebut.

</description><content:encoded>GAZA - Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) memperingatkan rumah sakit (RS) Al-Quds di Kota Gaza akan ditutup dalam beberapa jam mendatang, mengancam nyawa pasien dan bayi.
&amp;ldquo;Rumah Sakit Al-Quds berisiko ditutup dalam 3 jam mendatang karena menipisnya persediaan bahan bakar dan tidak datangnya bantuan,&amp;rdquo; kata PRCS dalam keterangannya pada Sabtu (11/11/2023) dini hari waktu setempat.
&amp;ldquo;500 pasien dan korban luka akan kehilangan layanan medis. Mereka yang berada di ICU dan bayi di inkubator akan kehilangan nyawanya,&amp;rdquo; lanjutnya.

BACA JUGA:
Presiden Prancis Serukan Gencatan Senjata di Gaza Jadi Satu-satunya Solusi Perang Israel-Hamas

Pada Rabu (8/11/2023), PRCS mengatakan pihaknya mengurangi sebagian besar operasi di tengah kekurangan bahan bakar untuk memastikan penyediaan layanan minimal.

BACA JUGA:
Korban Tewas di Gaza Capai 11.078 Orang Akibat Perang Israel, 1,5 Juta Jadi Pengungsi

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah pada Kamis (9/11/2023), sejauh ini, setidaknya 18 dari 35 rumah sakit yang berfungsi di Gaza telah berhenti beroperasi.
Militer Israel mengatakan Hamas &amp;lsquo;menempelkan&amp;rsquo; diirinya dalam infrastruktur sipil, sehingga mereka akan menyerang Hamas di mana pun diperlukan.
Sebelumnya Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza yang kini tengah menangani puluhan ribu lebih pasien harus menyatakan ditutup mulai besok. Hal ini, dikarenakan RSI tengah kehabisan Solar.
&quot;Hari ini, Kamis tanggal 9-11-2023 tersisa solar untuk RSI hanya 1100 liter dan ini hanya cukup untuk satu hari saja,&quot; ujar Direktur RS Indonesia di Gaza, Atef Al Kahlout dalam keterangannya, Jumat (10/11/2023).



Atfe mengatakan solar tersebut adalah bahan bakar untuk menghidupkan listrik di Gaza. Sebab, sudah beberapa hari pula Gaza tak dialiri oleh listrik.



&quot;RSI akan berhenti beroperasi total besok, jika tidak ada solar untuk menghidupkan generator sebagai sumber listrik,&quot; ungkapnya.

Sementara itu, beberapa video di media sosial (medsos) menunjukkan orang-orang terluka di tempat yang disebut sebagai klinik rawat jalan RS al-Shifa di Kota Gaza.



Tidak jelas apa yang menimpa rumah sakit tersebut, namun video menunjukkan orang-orang yang terluka tergeletak di lantai klinik luar ruangan. Saksi mata dalam video tersebut mengatakan bahwa serangan tersebut terjadi di daerah tersebut. CNN tidak dapat memverifikasi bahwa itu adalah serangan dan telah menghubungi Pasukan Pertahanan Israel (IDF).



Banyak warga Gaza yang berlindung di rumah sakit al-Shifa. IDF mengklaim bahwa Hamas bersembunyi di terowongan di bawah rumah sakit. CNN tidak dapat memverifikasi klaim tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
