<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tembaki Pos TNI, Teroris KKB Bakar Gedung Sekolah hingga Rumah Warga di Ilaga</title><description>Benny menerangkan, peristiwa tersebut diketahui setelah dia menerima laporan dari Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/11/340/2918448/tembaki-pos-tni-teroris-kkb-bakar-gedung-sekolah-hingga-rumah-warga-di-ilaga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/11/340/2918448/tembaki-pos-tni-teroris-kkb-bakar-gedung-sekolah-hingga-rumah-warga-di-ilaga"/><item><title>Tembaki Pos TNI, Teroris KKB Bakar Gedung Sekolah hingga Rumah Warga di Ilaga</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/11/340/2918448/tembaki-pos-tni-teroris-kkb-bakar-gedung-sekolah-hingga-rumah-warga-di-ilaga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/11/340/2918448/tembaki-pos-tni-teroris-kkb-bakar-gedung-sekolah-hingga-rumah-warga-di-ilaga</guid><pubDate>Sabtu 11 November 2023 08:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/11/340/2918448/tembaki-pos-tni-teroris-kkb-bakar-gedung-sekolah-hingga-rumah-warga-di-ilaga-5TjFG17e9I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KKB Teroris di Papua/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/11/340/2918448/tembaki-pos-tni-teroris-kkb-bakar-gedung-sekolah-hingga-rumah-warga-di-ilaga-5TjFG17e9I.jpg</image><title>KKB Teroris di Papua/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNC8xLzE3MzIxNy81L3g4cGNnbDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua  membakar rumah warga di Kampung Kunga, Distrik Ilaga, dan Gedung SMPN 1 Gome. Kelompok teroris itu juga menembaki Pos TNI.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, aparat gabungan di Kabupaten Puncak sedang berupaya menangani situasi ini. Sambil meningkatkan tingkat keamanan guna mencegah terjadinya insiden lanjutan pasca aksi tersebut.

BACA JUGA:
9 Bulan Disandera KKB Egianus Kogoya, Begini Kondisi Terakhir Pilot Susi Air

&quot;Aparat Gabungan sedang melakukan penyisiran dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku di balik serangkaian kejadian ini,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (11/11/2023).
Menurutnya, situasi ini menunjukkan eskalasi gangguan keamanan di wilayah Puncak, Papua tengah yang berkelanjutan dan pihak berwenang terus berjuang untuk menghadapi ancaman KKB Teroris untuk menjaga kedamaian serta keamanan di daerah tersebut.

BACA JUGA:
Kronologi 5 Tenaga Kesehatan Kemenkes Diserang Teroris KKB karena Dituduh Intel

Benny menerangkan, peristiwa tersebut diketahui setelah dia menerima laporan dari Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia,yang berada di lapangan.
Kejadian bermula sekitar pukul 17.15 WIT, ketika Gedung SMPN 1 Gome dilaporkan terbakar, diikuti oleh tembakan flare berwarna merah sebanyak 10 kali dari tiga arah yang berbeda.

&quot;Beberapa menit kemudian, dari jarak sekitar 400 meter terdengar tembakan yang mengarah ke Pos Kodim Persiapan, diduga dilakukan oleh KKB,&quot; tuturnya.

&quot;Personel keamanan kemudian memberikan tembakan balasan, mengakibatkan kelompok tersebut melarikan diri menuju Kampung Kunga,&quot; katanya.

Dia menambahkan, pukul 20.45 WIT, laporan terbaru menyebutkan bahwa satu Honai atau rumah juga dibakar KKB teroris. &amp;ldquo;Dugaan kuat dilakukan oleh kelompok yang sama,&amp;rdquo; pungkasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNC8xLzE3MzIxNy81L3g4cGNnbDk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA -  Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua  membakar rumah warga di Kampung Kunga, Distrik Ilaga, dan Gedung SMPN 1 Gome. Kelompok teroris itu juga menembaki Pos TNI.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo mengatakan, aparat gabungan di Kabupaten Puncak sedang berupaya menangani situasi ini. Sambil meningkatkan tingkat keamanan guna mencegah terjadinya insiden lanjutan pasca aksi tersebut.

BACA JUGA:
9 Bulan Disandera KKB Egianus Kogoya, Begini Kondisi Terakhir Pilot Susi Air

&quot;Aparat Gabungan sedang melakukan penyisiran dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi pelaku di balik serangkaian kejadian ini,&quot; ujarnya melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (11/11/2023).
Menurutnya, situasi ini menunjukkan eskalasi gangguan keamanan di wilayah Puncak, Papua tengah yang berkelanjutan dan pihak berwenang terus berjuang untuk menghadapi ancaman KKB Teroris untuk menjaga kedamaian serta keamanan di daerah tersebut.

BACA JUGA:
Kronologi 5 Tenaga Kesehatan Kemenkes Diserang Teroris KKB karena Dituduh Intel

Benny menerangkan, peristiwa tersebut diketahui setelah dia menerima laporan dari Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia,yang berada di lapangan.
Kejadian bermula sekitar pukul 17.15 WIT, ketika Gedung SMPN 1 Gome dilaporkan terbakar, diikuti oleh tembakan flare berwarna merah sebanyak 10 kali dari tiga arah yang berbeda.

&quot;Beberapa menit kemudian, dari jarak sekitar 400 meter terdengar tembakan yang mengarah ke Pos Kodim Persiapan, diduga dilakukan oleh KKB,&quot; tuturnya.

&quot;Personel keamanan kemudian memberikan tembakan balasan, mengakibatkan kelompok tersebut melarikan diri menuju Kampung Kunga,&quot; katanya.

Dia menambahkan, pukul 20.45 WIT, laporan terbaru menyebutkan bahwa satu Honai atau rumah juga dibakar KKB teroris. &amp;ldquo;Dugaan kuat dilakukan oleh kelompok yang sama,&amp;rdquo; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
