<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akun Medsos Dua Objek Wisata di Lembang Diretas, Pengelola Lapor Polisi   </title><description>Akun resmi media sosial Instagram milik objek wisata Farmhouse dan The Great Asia Africa (TGAA) di Lembang</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/11/525/2918616/akun-medsos-dua-objek-wisata-di-lembang-diretas-pengelola-lapor-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/11/525/2918616/akun-medsos-dua-objek-wisata-di-lembang-diretas-pengelola-lapor-polisi"/><item><title>Akun Medsos Dua Objek Wisata di Lembang Diretas, Pengelola Lapor Polisi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/11/525/2918616/akun-medsos-dua-objek-wisata-di-lembang-diretas-pengelola-lapor-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/11/525/2918616/akun-medsos-dua-objek-wisata-di-lembang-diretas-pengelola-lapor-polisi</guid><pubDate>Sabtu 11 November 2023 18:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Bangkit Rizki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/11/525/2918616/akun-medsos-dua-objek-wisata-di-lembang-diretas-pengelola-lapor-polisi-zpRaB7rbL6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/11/525/2918616/akun-medsos-dua-objek-wisata-di-lembang-diretas-pengelola-lapor-polisi-zpRaB7rbL6.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok freepik)</title></images><description>
BANDUNG BARAT - Akun resmi media sosial Instagram milik objek wisata Farmhouse dan The Great Asia Africa (TGAA) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diretas. Akun instagram itu sampai saat ini masih dalam penguasaan hacker.

Peretasan media sosial milik dua objek wisata itu diketahui pada  Jumat (10/11/2023).

&quot;Iya akun medsos dua objek wisata kita diretas sejak kemarin,&quot; ungkap Public Relation TGAA Lembang, Intania Setiati saat dihubung, Sabtu (11/11/2023).

BACA JUGA:
Kemhan Kerahkan CSIRT Usut Dugaan Peretasan Situs Resminya

Akun media sosial itu baru diketahui diretas ketika mengunggah konten tentang give away berupa Iphone pro max, yang bisa ditebus dengan harga murah hanya Rp7.550.000. Setelah itu postingan tersebut dihapus hacker.

&quot;Jadi anehnya di situ, terus kita sadar diretas. Habis itu postingan itu ditakedown sama mereka jadi seolah-olah akun sudah pulih padahal belum,&quot; terang Intania.

Pelaku peretasan atau hacker kemudian menyebarkan informasi hoax lain dalam instastory medsos dua objek wisata itu. Di antaranya menuliskan promo paket wisata dengan harga yang amat murah. Konten itu didiga untuk melakukan penipuan.

BACA JUGA:
Diduga Situs Diretas, Kemenhan Pastikan Tak Ada Data Sensitif Bocor

Sebab pihaknya sama sekali tidak memposting seputar paket promo apalagi give away. &quot;Kemudian di akun itu ditambahkan nomor telepon pelakunya. Jadi nanti korban menghubungi nomor itu, pastinya diminta transfer uang kalau tertarik sama paket wisatanya. Padahal kan aku kita diretas,&quot; beber Intania.

Parahnya lagi, hacker menghubungi pengelola. Mereka menawarkan akun bisa dikembalikan namun meminta sejumlah uang sebagai syaratnya. Meskipun tidak disebutkan jumlah uang yang diminta.



&quot;Iya mereka meminta tebusan uang kalau mau akunnya dikembalikan, tapi memang nggak bilang berapa uang yang dimintanya,&quot; ucap dia.



Pihaknya sudah melaporkan peretasan itu ke pihak kepolisian kemudian menginformasikan soal peretasan itu di media sosial yang baru serta pada pelaku wisata lainnya.



&quot;Jadi jangan sampai nanti korbannya makin bertambah, karena kita juga dirugikan. Tapi kita sudah lapor ke polisi dan sedang diusut,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
BANDUNG BARAT - Akun resmi media sosial Instagram milik objek wisata Farmhouse dan The Great Asia Africa (TGAA) di Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diretas. Akun instagram itu sampai saat ini masih dalam penguasaan hacker.

Peretasan media sosial milik dua objek wisata itu diketahui pada  Jumat (10/11/2023).

&quot;Iya akun medsos dua objek wisata kita diretas sejak kemarin,&quot; ungkap Public Relation TGAA Lembang, Intania Setiati saat dihubung, Sabtu (11/11/2023).

BACA JUGA:
Kemhan Kerahkan CSIRT Usut Dugaan Peretasan Situs Resminya

Akun media sosial itu baru diketahui diretas ketika mengunggah konten tentang give away berupa Iphone pro max, yang bisa ditebus dengan harga murah hanya Rp7.550.000. Setelah itu postingan tersebut dihapus hacker.

&quot;Jadi anehnya di situ, terus kita sadar diretas. Habis itu postingan itu ditakedown sama mereka jadi seolah-olah akun sudah pulih padahal belum,&quot; terang Intania.

Pelaku peretasan atau hacker kemudian menyebarkan informasi hoax lain dalam instastory medsos dua objek wisata itu. Di antaranya menuliskan promo paket wisata dengan harga yang amat murah. Konten itu didiga untuk melakukan penipuan.

BACA JUGA:
Diduga Situs Diretas, Kemenhan Pastikan Tak Ada Data Sensitif Bocor

Sebab pihaknya sama sekali tidak memposting seputar paket promo apalagi give away. &quot;Kemudian di akun itu ditambahkan nomor telepon pelakunya. Jadi nanti korban menghubungi nomor itu, pastinya diminta transfer uang kalau tertarik sama paket wisatanya. Padahal kan aku kita diretas,&quot; beber Intania.

Parahnya lagi, hacker menghubungi pengelola. Mereka menawarkan akun bisa dikembalikan namun meminta sejumlah uang sebagai syaratnya. Meskipun tidak disebutkan jumlah uang yang diminta.



&quot;Iya mereka meminta tebusan uang kalau mau akunnya dikembalikan, tapi memang nggak bilang berapa uang yang dimintanya,&quot; ucap dia.



Pihaknya sudah melaporkan peretasan itu ke pihak kepolisian kemudian menginformasikan soal peretasan itu di media sosial yang baru serta pada pelaku wisata lainnya.



&quot;Jadi jangan sampai nanti korbannya makin bertambah, karena kita juga dirugikan. Tapi kita sudah lapor ke polisi dan sedang diusut,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
