<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ibu Kabur, Bocah 8 Tahun Dianiaya Ayah Tiri Hingga Babak Belur</title><description>Ibu Kabur, Bocah 8 Tahun Dianiaya Ayah Tiri Hingga Babak Belur
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/11/608/2918617/ibu-kabur-bocah-8-tahun-dianiaya-ayah-tiri-hingga-babak-belur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/11/608/2918617/ibu-kabur-bocah-8-tahun-dianiaya-ayah-tiri-hingga-babak-belur"/><item><title>Ibu Kabur, Bocah 8 Tahun Dianiaya Ayah Tiri Hingga Babak Belur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/11/608/2918617/ibu-kabur-bocah-8-tahun-dianiaya-ayah-tiri-hingga-babak-belur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/11/608/2918617/ibu-kabur-bocah-8-tahun-dianiaya-ayah-tiri-hingga-babak-belur</guid><pubDate>Sabtu 11 November 2023 16:26 WIB</pubDate><dc:creator>Indra Mulia Siagian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/11/608/2918617/ibu-kabur-bocah-8-tahun-dianiaya-ayah-tiri-hingga-babak-belur-slirADqyqj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ayah tega menganiaya anak tiri hingga babak belur. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/11/608/2918617/ibu-kabur-bocah-8-tahun-dianiaya-ayah-tiri-hingga-babak-belur-slirADqyqj.jpg</image><title>Ayah tega menganiaya anak tiri hingga babak belur. (Ist)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMC8xLzE3MzUwOS81L3g4cGlnYXI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PADANGSIDIMPUAN &amp;ndash; Seorang ayah di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, tega menganiaya anak tirinya hingga babak belur. Ironisnya, penganiayaan yang dilakukan tersangka AHH (30), warga Kecamatan Padangsidimpuan, Batumadua ini disebabkan ibu korban kabur dari rumah.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, aksi penganiayaan terhadap korban KZ terungkap setelah korban bercerita kepada tetangganya. Kala itu, tetangganya melihat tubuh korban yang berusia 8 tahun tersebut dipenuhi luka memar.






BACA JUGA:
Bejat! Ayah Cabuli Anak Tiri 9 Kali hingga Hamil, Awalnya Terangsang saat Ajari Korban Naik Motor












Alhasil, tetangga menanyakan kenapa tubuhnya seperti itu. Dengan polosnya, korban bercerita kalau dirinya dipukul ayah tirinya dengan menggunakan kayu dan asbak rokok setelah ibunya pergi meninggalkan rumah.

Mendengar pengakuan korban, pihak tetangga membuat laporan ke Mapolres Padangsidimpuan. Mendapat laporan tersebut, petugas Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan langsung mengamankan tersangka di dekat kediamannya.





BACA JUGA:
Komplotan Ini Aniaya dan Ancam Bunuh Polisi Usai Penipuannya Terbongkar Isti Korban

















&amp;ldquo;Saat ini, tersangka telah kita amankan dan tengah dimintai keterangannya,&amp;rdquo; ucap Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dudung Setiawan melalui Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Maria Marpaung kepada wartawan, Sabtu (11/11/2023).



Ia mengatakan, saat ini korban telah diamankan oleh pihak Dinas Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak Kota Padangsidimpuan.







BACA JUGA:
Siswa Perokok Aniaya Guru di Bima, Partai Perindo: Sanksi Tegas sebagai Efek Jera
















&amp;ldquo;Korban mengalami luka dibagian kening dan hidung. Kemudian kepala sebelah kiri dan kanan dalam keadaan memar dan lebam serta pada bagian punggung juga memar dan lebam. Saat ini korban telah diamankan Dinas Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak Kota Padangsidimpuan,&amp;rdquo; tuturnya.







</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMC8xLzE3MzUwOS81L3g4cGlnYXI=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PADANGSIDIMPUAN &amp;ndash; Seorang ayah di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, tega menganiaya anak tirinya hingga babak belur. Ironisnya, penganiayaan yang dilakukan tersangka AHH (30), warga Kecamatan Padangsidimpuan, Batumadua ini disebabkan ibu korban kabur dari rumah.

Dari informasi yang dihimpun wartawan, aksi penganiayaan terhadap korban KZ terungkap setelah korban bercerita kepada tetangganya. Kala itu, tetangganya melihat tubuh korban yang berusia 8 tahun tersebut dipenuhi luka memar.






BACA JUGA:
Bejat! Ayah Cabuli Anak Tiri 9 Kali hingga Hamil, Awalnya Terangsang saat Ajari Korban Naik Motor












Alhasil, tetangga menanyakan kenapa tubuhnya seperti itu. Dengan polosnya, korban bercerita kalau dirinya dipukul ayah tirinya dengan menggunakan kayu dan asbak rokok setelah ibunya pergi meninggalkan rumah.

Mendengar pengakuan korban, pihak tetangga membuat laporan ke Mapolres Padangsidimpuan. Mendapat laporan tersebut, petugas Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan langsung mengamankan tersangka di dekat kediamannya.





BACA JUGA:
Komplotan Ini Aniaya dan Ancam Bunuh Polisi Usai Penipuannya Terbongkar Isti Korban

















&amp;ldquo;Saat ini, tersangka telah kita amankan dan tengah dimintai keterangannya,&amp;rdquo; ucap Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dudung Setiawan melalui Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan, AKP Maria Marpaung kepada wartawan, Sabtu (11/11/2023).



Ia mengatakan, saat ini korban telah diamankan oleh pihak Dinas Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak Kota Padangsidimpuan.







BACA JUGA:
Siswa Perokok Aniaya Guru di Bima, Partai Perindo: Sanksi Tegas sebagai Efek Jera
















&amp;ldquo;Korban mengalami luka dibagian kening dan hidung. Kemudian kepala sebelah kiri dan kanan dalam keadaan memar dan lebam serta pada bagian punggung juga memar dan lebam. Saat ini korban telah diamankan Dinas Perlindungan Perempuan dan Pemberdayaan Anak Kota Padangsidimpuan,&amp;rdquo; tuturnya.







</content:encoded></item></channel></rss>
