<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KTT OKI di Riyadh, Jokowi Minta Negara Islam Bersatu Selesaikan Situasi di Gaza</title><description>&quot;Memberikan pesan yang kuat kepada dunia, maka diputuskan bahwa kedua KTT tersebut digabung pelaksanaannya menjadi Joint Summit,&quot;kata Menlu&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/12/337/2918878/ktt-oki-di-riyadh-jokowi-minta-negara-islam-bersatu-selesaikan-situasi-di-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/12/337/2918878/ktt-oki-di-riyadh-jokowi-minta-negara-islam-bersatu-selesaikan-situasi-di-gaza"/><item><title>KTT OKI di Riyadh, Jokowi Minta Negara Islam Bersatu Selesaikan Situasi di Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/12/337/2918878/ktt-oki-di-riyadh-jokowi-minta-negara-islam-bersatu-selesaikan-situasi-di-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/12/337/2918878/ktt-oki-di-riyadh-jokowi-minta-negara-islam-bersatu-selesaikan-situasi-di-gaza</guid><pubDate>Minggu 12 November 2023 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/12/337/2918878/ktt-oki-di-riyadh-jokowi-minta-negara-islam-bersatu-selesaikan-situasi-di-gaza-cB0JmbWD3G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/12/337/2918878/ktt-oki-di-riyadh-jokowi-minta-negara-islam-bersatu-selesaikan-situasi-di-gaza-cB0JmbWD3G.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMi83LzE3MzU3My81L3g4cGs1NWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menghadiri KTT Luar Biasa OKI mengenai situasi di Gaza telah dilakukan di Riyadh pada tanggal 11 November 2023 lalu. Di mana semula akan dilangsungkan dua KTT secara terpisah back to back, yaitu KTT Liga Arab dan KTT OKI.
&quot;Namun, untuk memberikan pesan yang kuat kepada dunia, maka diputuskan bahwa kedua KTT tersebut digabung pelaksanaannya menjadi Joint Summit,&quot; kata Menlu RI, Retno Marsudi dalam keterangannya, Minggu (12/11/2023).
Dia mengatakan bahwa Presiden RI merupakan salah satu pemimpin dunia yang langsung menyampaikan akan hadir begitu menerima undangan KTT pada 5 November atau enam hari yang lalu. Menurutmya KTT ini sangat penting untuk menunjukkan soliditas negara-negara OKI dan untuk menemukan upaya tambahan agar kekejaman Israel terhadap bangsa Palestina dapat segera dihentikan.

BACA JUGA:
Begini Tampang Komplotan Pembunuh Karyawan MRT di Jaktim

&quot;Dalam pernyataan nasionalnya, Bapak Presiden antara lain menyampaikan bahwa OKI harus bersatu dan berada di depan untuk penyelesaian situasi di Gaza,&quot;katanya.
Adapun Presiden Jokowi menekankan beberapa saran konkret yaitu, pertama, gencatan senjata harus segera dapat dilakukan.
&quot;Alasan Israel bahwa ini adalah sebuah self defence tidak dapat diterima. Ini merupakan sebuah collective punishment,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Mayat Dilakban di Sukabumi Driver Taksi Online yang Hilang, Begini Penjelasan Grab

Kedua, bantuan kemanusiaan harus dipercepat dan diperluas. Negara-negara OKI atau OKI harus mengusulkan mekanisme bantuan yang lebih predictable dan sustainable.
&quot;Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia telah kirim bantuan dan ke depan akan dapat menambahkan lagi bantuan-bantuan berikutnya,&quot;ujar dia.Kemudian Presiden memberikan contoh kekejaman kemanusiaan yang dilakukan Israel, yaitu menjadikan rumah sakit sebagai target, termasuk rumah sakit Indonesia. Rumah sakit Indonesia telah kehabisan bahan bakar dan hal ini mengurangi kemampuan rumah sakit untuk melayani masyarakat yang sangat memerlukan bantuan.

&quot;Presiden mendesak semua pihak menghormati Hukum Humaniter Internasional,&quot; kata Menlu Retno.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KTT Luar Biasa OKI, Pemimpin Arab dan Negara Muslim Kutuk Kejahatan Perang Israel di Gaza

Ketiga, OKI, kata Jokowi harus menggunakan semua lini untuk menuntut pertanggungjawaban Israel terhadap kekejaman kemanusiaan yang telah dilakukan, misalnya mendesak diberikannya akses kepada Independent International Commission of Inquiry on the Occupied Palestinian Territory yang dibentuk Dewan HAM PBB untuk dapat melaksanakan mandatnya. Serta terus mendorong proses advisory opinion di Mahkamah Internasional.

Keempat, OKI harus mendesak agar perundingan damai segera dimulai demi terwujudnya two state solution. Presiden menolak pemikiran one state solution karena dapat dipastikan bahwa Palestina akan dikorbankan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RUU Migas Tak Kunjung Rampung, Ini Penjelasan Menteri ESDM

&quot;Dan Presiden mengatakan bahwa Indonesia siap untuk berkontribusi dalam proses perdamaian Palestina,&quot;ucapnya.

&quot;Sebagai penutup, Presiden mengulangi bahwa pentingnya OKI bersatu dan berada di garis depan, menggunakan semua cara damai, semua pengaruh dan semua upaya diplomasi untuk membela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMi83LzE3MzU3My81L3g4cGs1NWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menghadiri KTT Luar Biasa OKI mengenai situasi di Gaza telah dilakukan di Riyadh pada tanggal 11 November 2023 lalu. Di mana semula akan dilangsungkan dua KTT secara terpisah back to back, yaitu KTT Liga Arab dan KTT OKI.
&quot;Namun, untuk memberikan pesan yang kuat kepada dunia, maka diputuskan bahwa kedua KTT tersebut digabung pelaksanaannya menjadi Joint Summit,&quot; kata Menlu RI, Retno Marsudi dalam keterangannya, Minggu (12/11/2023).
Dia mengatakan bahwa Presiden RI merupakan salah satu pemimpin dunia yang langsung menyampaikan akan hadir begitu menerima undangan KTT pada 5 November atau enam hari yang lalu. Menurutmya KTT ini sangat penting untuk menunjukkan soliditas negara-negara OKI dan untuk menemukan upaya tambahan agar kekejaman Israel terhadap bangsa Palestina dapat segera dihentikan.

BACA JUGA:
Begini Tampang Komplotan Pembunuh Karyawan MRT di Jaktim

&quot;Dalam pernyataan nasionalnya, Bapak Presiden antara lain menyampaikan bahwa OKI harus bersatu dan berada di depan untuk penyelesaian situasi di Gaza,&quot;katanya.
Adapun Presiden Jokowi menekankan beberapa saran konkret yaitu, pertama, gencatan senjata harus segera dapat dilakukan.
&quot;Alasan Israel bahwa ini adalah sebuah self defence tidak dapat diterima. Ini merupakan sebuah collective punishment,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Mayat Dilakban di Sukabumi Driver Taksi Online yang Hilang, Begini Penjelasan Grab

Kedua, bantuan kemanusiaan harus dipercepat dan diperluas. Negara-negara OKI atau OKI harus mengusulkan mekanisme bantuan yang lebih predictable dan sustainable.
&quot;Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia telah kirim bantuan dan ke depan akan dapat menambahkan lagi bantuan-bantuan berikutnya,&quot;ujar dia.Kemudian Presiden memberikan contoh kekejaman kemanusiaan yang dilakukan Israel, yaitu menjadikan rumah sakit sebagai target, termasuk rumah sakit Indonesia. Rumah sakit Indonesia telah kehabisan bahan bakar dan hal ini mengurangi kemampuan rumah sakit untuk melayani masyarakat yang sangat memerlukan bantuan.

&quot;Presiden mendesak semua pihak menghormati Hukum Humaniter Internasional,&quot; kata Menlu Retno.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

KTT Luar Biasa OKI, Pemimpin Arab dan Negara Muslim Kutuk Kejahatan Perang Israel di Gaza

Ketiga, OKI, kata Jokowi harus menggunakan semua lini untuk menuntut pertanggungjawaban Israel terhadap kekejaman kemanusiaan yang telah dilakukan, misalnya mendesak diberikannya akses kepada Independent International Commission of Inquiry on the Occupied Palestinian Territory yang dibentuk Dewan HAM PBB untuk dapat melaksanakan mandatnya. Serta terus mendorong proses advisory opinion di Mahkamah Internasional.

Keempat, OKI harus mendesak agar perundingan damai segera dimulai demi terwujudnya two state solution. Presiden menolak pemikiran one state solution karena dapat dipastikan bahwa Palestina akan dikorbankan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

RUU Migas Tak Kunjung Rampung, Ini Penjelasan Menteri ESDM

&quot;Dan Presiden mengatakan bahwa Indonesia siap untuk berkontribusi dalam proses perdamaian Palestina,&quot;ucapnya.

&quot;Sebagai penutup, Presiden mengulangi bahwa pentingnya OKI bersatu dan berada di garis depan, menggunakan semua cara damai, semua pengaruh dan semua upaya diplomasi untuk membela keadilan dan kemanusiaan bagi Palestina,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
