<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kumpul di Kediaman Gus Mus, Eks Wakil Ketua KPK Soroti Hilangnya Hati Nurani Penyelenggara Negara</title><description>Mereka menyebut pertemuan sebagai Majelis Permusyawaratan Rembang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/12/337/2918991/kumpul-di-kediaman-gus-mus-eks-wakil-ketua-kpk-soroti-hilangnya-hati-nurani-penyelenggara-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/12/337/2918991/kumpul-di-kediaman-gus-mus-eks-wakil-ketua-kpk-soroti-hilangnya-hati-nurani-penyelenggara-negara"/><item><title>Kumpul di Kediaman Gus Mus, Eks Wakil Ketua KPK Soroti Hilangnya Hati Nurani Penyelenggara Negara</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/12/337/2918991/kumpul-di-kediaman-gus-mus-eks-wakil-ketua-kpk-soroti-hilangnya-hati-nurani-penyelenggara-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/12/337/2918991/kumpul-di-kediaman-gus-mus-eks-wakil-ketua-kpk-soroti-hilangnya-hati-nurani-penyelenggara-negara</guid><pubDate>Minggu 12 November 2023 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Ferry Bangkit Rizki</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/12/337/2918991/kumpul-di-kediaman-gus-mus-eks-wakil-ketua-kpk-soroti-hilangnya-hati-nurani-penyelenggara-negara-SeU2REzHhT.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/12/337/2918991/kumpul-di-kediaman-gus-mus-eks-wakil-ketua-kpk-soroti-hilangnya-hati-nurani-penyelenggara-negara-SeU2REzHhT.JPG</image><title></title></images><description>REMBANG - Erry Riyana Hardjapamekas ikut hadir bersama sejumlah tokoh yang bertemu dengan KH Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus di Kelurahan Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/11/2023). Mereka menyebut pertemuan sebagai Majelis Permusyawaratan Rembang.

Selain eks Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, sejumlah tokoh juga hadir. Di antaranya Sinta Nuriyah Wahid, Goenawan Mohamad, Nasaruddin Umar, Frans Magnis Suseno, Rhenald Kasali, Erry Riyana Hardjapamekas, Lukman Hakim Saifuddin, dan lainnya.

Dalam sesi konferensi pers yang disiarkan dalam YouTube, Erry Riyana menyoroti hilangnya nurani dari sebagian kecil penyelenggara negara di Indonesia saat ini. Disaat Indonesia tengaha memasuki tahun politik.


BACA JUGA:
Bertemu Gus Mus, Lukman Hakim Singgung soal Krisis Nilai Penyelenggara Negara


&quot;Yang tidak memiliki nurani itu sebagian kecil yang kebetulan memegang kekuasaan,&quot; ucap Erry.

Namun, kata dia, Gus Mus dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh itu mengajak semua masyarakat untuk selalu berprasangka baik. Sebab, kata dia, mungkin saja masih ada sebagian penyelenggara negara yang masih bisa diharapkan dan memiliki hati nurani.

&quot;Gus Mus mengajak kita untuk bersangka baik, tidak semua penyelenggara negara seperti yang kita pikirkan. Sebagian besar mungkin masih bisa kita harapkan,&quot; ujar Erry.

Pesan Gus Mus, kata Erry, yang harus dilakukan dalam menyikapi kondisi saat ini adalah saling mengingatkan. Termasuk bagi penyelenggara yang memang dinilai tidak memiliki hati nurani.
&quot;Oleh karena itu masih ada harapan melalui pemberian nasehat. Gus Mus tadi menyampaikan secara tegas kita nasehati pemimpin kita dan kita nasehati juga masyatakat. Jadi masyarakat tenang, sebagian besar penyelenggara negara pasti memiliki nurani. Yang tidak memiliki nurani itu sebagian kecil yang kebetulan memegang kekuasaan,&quot; tegas Erry.



Seperti diketahui, para tokoh yang mengatanamakan Majelis Permusyawaratan Rembang itu sowan ke kediaman Gus Mus. Dalam konferensi pers itu, mereka menyampaikan keresahan dan keprihatinan terkait kondisi politik bangsa ini.

</description><content:encoded>REMBANG - Erry Riyana Hardjapamekas ikut hadir bersama sejumlah tokoh yang bertemu dengan KH Ahmad Mustofa Bisri alias Gus Mus di Kelurahan Leteh, Rembang, Jawa Tengah, Minggu (12/11/2023). Mereka menyebut pertemuan sebagai Majelis Permusyawaratan Rembang.

Selain eks Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, sejumlah tokoh juga hadir. Di antaranya Sinta Nuriyah Wahid, Goenawan Mohamad, Nasaruddin Umar, Frans Magnis Suseno, Rhenald Kasali, Erry Riyana Hardjapamekas, Lukman Hakim Saifuddin, dan lainnya.

Dalam sesi konferensi pers yang disiarkan dalam YouTube, Erry Riyana menyoroti hilangnya nurani dari sebagian kecil penyelenggara negara di Indonesia saat ini. Disaat Indonesia tengaha memasuki tahun politik.


BACA JUGA:
Bertemu Gus Mus, Lukman Hakim Singgung soal Krisis Nilai Penyelenggara Negara


&quot;Yang tidak memiliki nurani itu sebagian kecil yang kebetulan memegang kekuasaan,&quot; ucap Erry.

Namun, kata dia, Gus Mus dalam pertemuan dengan sejumlah tokoh itu mengajak semua masyarakat untuk selalu berprasangka baik. Sebab, kata dia, mungkin saja masih ada sebagian penyelenggara negara yang masih bisa diharapkan dan memiliki hati nurani.

&quot;Gus Mus mengajak kita untuk bersangka baik, tidak semua penyelenggara negara seperti yang kita pikirkan. Sebagian besar mungkin masih bisa kita harapkan,&quot; ujar Erry.

Pesan Gus Mus, kata Erry, yang harus dilakukan dalam menyikapi kondisi saat ini adalah saling mengingatkan. Termasuk bagi penyelenggara yang memang dinilai tidak memiliki hati nurani.
&quot;Oleh karena itu masih ada harapan melalui pemberian nasehat. Gus Mus tadi menyampaikan secara tegas kita nasehati pemimpin kita dan kita nasehati juga masyatakat. Jadi masyarakat tenang, sebagian besar penyelenggara negara pasti memiliki nurani. Yang tidak memiliki nurani itu sebagian kecil yang kebetulan memegang kekuasaan,&quot; tegas Erry.



Seperti diketahui, para tokoh yang mengatanamakan Majelis Permusyawaratan Rembang itu sowan ke kediaman Gus Mus. Dalam konferensi pers itu, mereka menyampaikan keresahan dan keprihatinan terkait kondisi politik bangsa ini.

</content:encoded></item></channel></rss>
