<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Depresi, Lansia di Garut Gantung Diri</title><description>Gubuk tersebut merupakan milik Komara, yang biasa digunakan untuk menyimpan barang atau perkakas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/12/525/2919020/diduga-depresi-lansia-di-garut-gantung-diri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/12/525/2919020/diduga-depresi-lansia-di-garut-gantung-diri"/><item><title>Diduga Depresi, Lansia di Garut Gantung Diri</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/12/525/2919020/diduga-depresi-lansia-di-garut-gantung-diri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/12/525/2919020/diduga-depresi-lansia-di-garut-gantung-diri</guid><pubDate>Minggu 12 November 2023 17:30 WIB</pubDate><dc:creator>Fani Ferdiansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/12/525/2919020/diduga-depresi-lansia-di-garut-gantung-diri-xZ993U1RZP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/12/525/2919020/diduga-depresi-lansia-di-garut-gantung-diri-xZ993U1RZP.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMi83LzE3MzU3Ny81L3g4cGs4cXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GARUT - Diduga depresi, seorang pria berinisial W (65) di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri. Peristiwa bunuh diri tersebut sontak menggegerkan warga di Kampung Tegal Pasir, Desa Selaawi, Kecamatan Talegong, Minggu (12/11/2023).
Kapolsek Talegong Ipda Andri mengatakan, W pertama kali ditemukan oleh dua orang warga yang akan menyadap aren sekira pukul 05.30 WIB. Sebelum menyadap aren, kedua warga yang masing-masing bernama Komara dan Rasmini itu melintasi gubuk tempat W mengakhiri hidup.
Gubuk tersebut merupakan milik Komara, yang biasa digunakan untuk menyimpan barang atau perkakas.

BACA JUGA:
Hasil Babak Pertama Timnas Venezuela U-17 vs Selandia Baru U-17: Kiper Lawan Blunder, La Vinotinto Muda Unggul 1-0!

&quot;Keduanya curiga karena saung atau gubuk milik salah satu diantara mereka dalam keadaan terbuka. Ketika dicek masuk ke dalam, mereka mendapati W sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tambang,&quot; kata Ipda Andri.

BACA JUGA:
Breaking News: Timnas Indonesia Tiba di Irak, Siapa Pemain yang Belum Hadir?

Temuan jenazah lansia tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait. Aparat Polsek Talegong melakukan olah TKP, sementara petugas medis memeriksa kondisi jenazah.
&quot;Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan luar tim Medis Puskesmas Talegong, tidak ditemukan adanya bekas luka akibat kekerasan. Mayat mengeluarkan cairan urine disertai darah dari penis dan lidah menjulur keluar serta tergigit,&quot; ujarnya.Menurut warga, W selama ini menderita penyakit komplikasi menahun yang tak kunjung sembuh. Polisi, kata Ipda Andri, belum bisa menyimpulkan motif pasti yang menyebabkan W nekat menghabisi nyawanya sendiri.

&quot;Keluarga dari W menolak proses autopsi, sedangkan jenazah telah diserahkan untuk dimakamkan,&quot; tukasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMi83LzE3MzU3Ny81L3g4cGs4cXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GARUT - Diduga depresi, seorang pria berinisial W (65) di Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut, nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri. Peristiwa bunuh diri tersebut sontak menggegerkan warga di Kampung Tegal Pasir, Desa Selaawi, Kecamatan Talegong, Minggu (12/11/2023).
Kapolsek Talegong Ipda Andri mengatakan, W pertama kali ditemukan oleh dua orang warga yang akan menyadap aren sekira pukul 05.30 WIB. Sebelum menyadap aren, kedua warga yang masing-masing bernama Komara dan Rasmini itu melintasi gubuk tempat W mengakhiri hidup.
Gubuk tersebut merupakan milik Komara, yang biasa digunakan untuk menyimpan barang atau perkakas.

BACA JUGA:
Hasil Babak Pertama Timnas Venezuela U-17 vs Selandia Baru U-17: Kiper Lawan Blunder, La Vinotinto Muda Unggul 1-0!

&quot;Keduanya curiga karena saung atau gubuk milik salah satu diantara mereka dalam keadaan terbuka. Ketika dicek masuk ke dalam, mereka mendapati W sudah dalam kondisi tergantung menggunakan tambang,&quot; kata Ipda Andri.

BACA JUGA:
Breaking News: Timnas Indonesia Tiba di Irak, Siapa Pemain yang Belum Hadir?

Temuan jenazah lansia tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait. Aparat Polsek Talegong melakukan olah TKP, sementara petugas medis memeriksa kondisi jenazah.
&quot;Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan luar tim Medis Puskesmas Talegong, tidak ditemukan adanya bekas luka akibat kekerasan. Mayat mengeluarkan cairan urine disertai darah dari penis dan lidah menjulur keluar serta tergigit,&quot; ujarnya.Menurut warga, W selama ini menderita penyakit komplikasi menahun yang tak kunjung sembuh. Polisi, kata Ipda Andri, belum bisa menyimpulkan motif pasti yang menyebabkan W nekat menghabisi nyawanya sendiri.

&quot;Keluarga dari W menolak proses autopsi, sedangkan jenazah telah diserahkan untuk dimakamkan,&quot; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
