<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pernah Ditekan saat Jadi KSAD, Andika Perkasa: Saya Yakin Sekarang Juga Ada!</title><description>Ia berharap, para prajurit tetap menjunjung profesionalitas dalam bekerja.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/13/337/2919662/pernah-ditekan-saat-jadi-ksad-andika-perkasa-saya-yakin-sekarang-juga-ada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/13/337/2919662/pernah-ditekan-saat-jadi-ksad-andika-perkasa-saya-yakin-sekarang-juga-ada"/><item><title>Pernah Ditekan saat Jadi KSAD, Andika Perkasa: Saya Yakin Sekarang Juga Ada!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/13/337/2919662/pernah-ditekan-saat-jadi-ksad-andika-perkasa-saya-yakin-sekarang-juga-ada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/13/337/2919662/pernah-ditekan-saat-jadi-ksad-andika-perkasa-saya-yakin-sekarang-juga-ada</guid><pubDate>Senin 13 November 2023 18:42 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/13/337/2919662/pernah-ditekan-saat-jadi-ksad-andika-perkasa-saya-yakin-sekarang-juga-ada-LgftlopNpo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Andika Perkasa (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/13/337/2919662/pernah-ditekan-saat-jadi-ksad-andika-perkasa-saya-yakin-sekarang-juga-ada-LgftlopNpo.jpg</image><title>Andika Perkasa (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMy8xLzE3MzYyNi81L3g4cGw5Mm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa meyakini, tekanan terhadap prajurit untuk mendukung calon tertentu pasti ada di Pilpres 2024. Keyakinan itu dilandasi atas pengalamannya pada Pilpres 2019.
Kala itu, kata Andika, dirinya pernah ditekan oleh atasannya untuk mendukung calon tertentu. Hanya saja, ia lebih memilih untuk menerima tekanan tersebut.

BACA JUGA:
Prabowo Bagikan Ribuan Motor ke Babinsa, Ini Pernyataan Tegas Andika Perkasa

&quot;Lima tahun lalu 2019 saya kan sebagai KSAD dan saya menghadapi tekanan. Tinggal kita memilih, saya memilih mau ditekan atau enggak,&amp;rdquo; ujar Andika saat ditemui di Medcen TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2023).
&amp;ldquo;Saya pastikan 2019 saya tidak memberikan perintah apapun untuk memenangkan salah satu calon waktu itu. Walaupun tekanan yang cukup berat,&quot;lanjutnya.

BACA JUGA:
Jokowi Makan Siang Bersama 3 Capres, Andika Perkasa : Memastikan Tak Ada Pecah Belah

Namun Andika enggan menjelaskan detail bentuk tekanan yang dialaminya. Kendati demikian, dia meyakini, tekanan terhadap prajurit untuk mendukung calon tertentu juga terjadi pada Pilpres 2024.
&quot;Ya itu yang enggak bisa saya sampaikan sekarang. Tetapi, saya hanya ingin menyampaikan bahwa tekanan itu pasti ada, termasuk sekarang pun saya yakin,&quot; ucap Andika.Terlepas dari itu, Andika mengapresiasi kepada prajurit TNI-Polri yang ditugaskan untuk mengamankan Pemilu 2024. Ia berharap, para prajurit tetap menjunjung profesionalitas dalam bekerja.

&quot;Kalaupun ada oknum-oknum, bukan hanya di bawah, bisa saja oknum itu di atas. Karena tadi saya sebagai pejabat waktu itupun menerima tekanan,&quot;ujarnya.
Dan saya memilih untuk menerima tekanan itu, berarti kan saya akan melakukan tindakan yang melanggar perundangan itu sendiri,&quot; tutup Andika Perkasa.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMy8xLzE3MzYyNi81L3g4cGw5Mm8=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andika Perkasa meyakini, tekanan terhadap prajurit untuk mendukung calon tertentu pasti ada di Pilpres 2024. Keyakinan itu dilandasi atas pengalamannya pada Pilpres 2019.
Kala itu, kata Andika, dirinya pernah ditekan oleh atasannya untuk mendukung calon tertentu. Hanya saja, ia lebih memilih untuk menerima tekanan tersebut.

BACA JUGA:
Prabowo Bagikan Ribuan Motor ke Babinsa, Ini Pernyataan Tegas Andika Perkasa

&quot;Lima tahun lalu 2019 saya kan sebagai KSAD dan saya menghadapi tekanan. Tinggal kita memilih, saya memilih mau ditekan atau enggak,&amp;rdquo; ujar Andika saat ditemui di Medcen TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2023).
&amp;ldquo;Saya pastikan 2019 saya tidak memberikan perintah apapun untuk memenangkan salah satu calon waktu itu. Walaupun tekanan yang cukup berat,&quot;lanjutnya.

BACA JUGA:
Jokowi Makan Siang Bersama 3 Capres, Andika Perkasa : Memastikan Tak Ada Pecah Belah

Namun Andika enggan menjelaskan detail bentuk tekanan yang dialaminya. Kendati demikian, dia meyakini, tekanan terhadap prajurit untuk mendukung calon tertentu juga terjadi pada Pilpres 2024.
&quot;Ya itu yang enggak bisa saya sampaikan sekarang. Tetapi, saya hanya ingin menyampaikan bahwa tekanan itu pasti ada, termasuk sekarang pun saya yakin,&quot; ucap Andika.Terlepas dari itu, Andika mengapresiasi kepada prajurit TNI-Polri yang ditugaskan untuk mengamankan Pemilu 2024. Ia berharap, para prajurit tetap menjunjung profesionalitas dalam bekerja.

&quot;Kalaupun ada oknum-oknum, bukan hanya di bawah, bisa saja oknum itu di atas. Karena tadi saya sebagai pejabat waktu itupun menerima tekanan,&quot;ujarnya.
Dan saya memilih untuk menerima tekanan itu, berarti kan saya akan melakukan tindakan yang melanggar perundangan itu sendiri,&quot; tutup Andika Perkasa.

</content:encoded></item></channel></rss>
