<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hirup Gas Beracun, Warga Cilacap Tewas Mengenaskan saat Gali Sumur</title><description>Warga Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah gempar dengan ditemukannya sesosok mayat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/13/525/2919171/hirup-gas-beracun-warga-cilacap-tewas-mengenaskan-saat-gali-sumur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/13/525/2919171/hirup-gas-beracun-warga-cilacap-tewas-mengenaskan-saat-gali-sumur"/><item><title>Hirup Gas Beracun, Warga Cilacap Tewas Mengenaskan saat Gali Sumur</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/13/525/2919171/hirup-gas-beracun-warga-cilacap-tewas-mengenaskan-saat-gali-sumur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/13/525/2919171/hirup-gas-beracun-warga-cilacap-tewas-mengenaskan-saat-gali-sumur</guid><pubDate>Senin 13 November 2023 06:31 WIB</pubDate><dc:creator>Heri Susanto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/13/525/2919171/hirup-gas-beracun-warga-cilacap-tewas-mengenaskan-saat-gali-sumur-CWUKUMG28C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/13/525/2919171/hirup-gas-beracun-warga-cilacap-tewas-mengenaskan-saat-gali-sumur-CWUKUMG28C.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Sindonews)</title></images><description>CILACAP - Warga Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah gempar dengan ditemukannya sesosok mayat di dalam sumur. Korban adalah Poniman, tewas saat melakukan penggalian sumur.
Peristiwa ini berawal saat korban menggali sumur di belakang rumahnya. Menjelang petang, penggalian sumur telah selesai, namun korban kembali masuk ke dalam sumur karena ada peralatan yang tertinggal di dalam sumur.

BACA JUGA:
Mayat Dilakban di Sukabumi Driver Taksi Online yang Hilang, Begini Penjelasan Grab

Setelah masuk kembali ke dalam sumur, korban tidak kembali naik. Orangtua korban yang curiga kemudian mendatangi sumur dan melihat korban sudah tergeletak di dalam sumur dengan kedalaman 8 meter.&amp;nbsp;
Korban tewas diduga menghirup gas beracun serta kekurangan oksigen di dalam sumur.

BACA JUGA:
Terungkap, Identitas Mayat Pria di Aliran Kanal Banjir Timur Ternyata Pegawai MRT

Sebelum mengevakuasi korban, Tim SAR Gabungan dari Basarnas Cilacap, TNI dan Polri melakukan pengecekan gas beracun di dalam sumur dengan menggunakan gas detektor.&amp;nbsp;
Arif Wibowo, Tim Basarnas Cilacap mengatakan, setelah memastikan kandungan gas beracun sudah hilang, Tim SAR melakukan evakuasi dengan mengenakan peralatan lengkap. Tim SAR terkendala sempitnya lubang dan minimnya oksigen di dalam sumur sehingga membutuhkan waktu selama dua jam untuk dapat mengevakuasi korban dari dalam sumur.
Usai dievakuasi, jenazah korban diperiksa oleh petugas medis dari Puskesmas Wanareja 2. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.</description><content:encoded>CILACAP - Warga Desa Bantar, Kecamatan Wanareja, Cilacap, Jawa Tengah gempar dengan ditemukannya sesosok mayat di dalam sumur. Korban adalah Poniman, tewas saat melakukan penggalian sumur.
Peristiwa ini berawal saat korban menggali sumur di belakang rumahnya. Menjelang petang, penggalian sumur telah selesai, namun korban kembali masuk ke dalam sumur karena ada peralatan yang tertinggal di dalam sumur.

BACA JUGA:
Mayat Dilakban di Sukabumi Driver Taksi Online yang Hilang, Begini Penjelasan Grab

Setelah masuk kembali ke dalam sumur, korban tidak kembali naik. Orangtua korban yang curiga kemudian mendatangi sumur dan melihat korban sudah tergeletak di dalam sumur dengan kedalaman 8 meter.&amp;nbsp;
Korban tewas diduga menghirup gas beracun serta kekurangan oksigen di dalam sumur.

BACA JUGA:
Terungkap, Identitas Mayat Pria di Aliran Kanal Banjir Timur Ternyata Pegawai MRT

Sebelum mengevakuasi korban, Tim SAR Gabungan dari Basarnas Cilacap, TNI dan Polri melakukan pengecekan gas beracun di dalam sumur dengan menggunakan gas detektor.&amp;nbsp;
Arif Wibowo, Tim Basarnas Cilacap mengatakan, setelah memastikan kandungan gas beracun sudah hilang, Tim SAR melakukan evakuasi dengan mengenakan peralatan lengkap. Tim SAR terkendala sempitnya lubang dan minimnya oksigen di dalam sumur sehingga membutuhkan waktu selama dua jam untuk dapat mengevakuasi korban dari dalam sumur.
Usai dievakuasi, jenazah korban diperiksa oleh petugas medis dari Puskesmas Wanareja 2. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.</content:encoded></item></channel></rss>
