<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Cara Pemuda Gowa Ganjar Pertahankan Warisan Budaya Lokal</title><description>Bagi pemuda, lanjut Ichsan ini merupakan wadah dalam menyalurkan minat dan bakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/13/609/2919418/ini-cara-pemuda-gowa-ganjar-pertahankan-warisan-budaya-lokal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/13/609/2919418/ini-cara-pemuda-gowa-ganjar-pertahankan-warisan-budaya-lokal"/><item><title>Ini Cara Pemuda Gowa Ganjar Pertahankan Warisan Budaya Lokal</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/13/609/2919418/ini-cara-pemuda-gowa-ganjar-pertahankan-warisan-budaya-lokal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/13/609/2919418/ini-cara-pemuda-gowa-ganjar-pertahankan-warisan-budaya-lokal</guid><pubDate>Senin 13 November 2023 13:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/13/609/2919418/ini-cara-pemuda-gowa-ganjar-pertahankan-warisan-budaya-lokal-YUC8G9fANu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Relawan Ganjar di Gowa Sulsel/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/13/609/2919418/ini-cara-pemuda-gowa-ganjar-pertahankan-warisan-budaya-lokal-YUC8G9fANu.jpg</image><title>Relawan Ganjar di Gowa Sulsel/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMi8xLzE3MzU2Ni81L3g4cGszZXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GOWA-Relawan Calon Presiden Partai Perindo Ganjar Pranowo, yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa mempertahankan eksistensi budaya di tengah kuatnya arus budaya luar masuk ke Indonesia.
Salah satunya dengan melakukan Festival dan Lomba Lagu Bugis - Makassar di Jipang, Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:
Beri Pelatihan ke Warga Lombok, Relawan Ganjar Pranowo Harap Bisa Tambah Penghasilan

Korwil Pemuda dan Perempuan Gowa, Ichsan Daeng Bella,  mengatakan langkah tersebut diupayakan pemuda Gowa sebagai sarana asah potensi serta apresiasi kepada sejumlah pemuda yang masih mempertahankan keberlangsungan kesenian khas Bugis-Makassar tersebut.
&quot;Hobi, minat dan rata-rata masyarakat Kabupaten Gowa itu hobi bernyanyi, banyak penyanyi lokal maupun nasional yang berasal dari wilayah ini,&quot; kata Ichsan, Senin (13/11/2023).

BACA JUGA:
Relawan Ganjar Fasilitasi Seniman Milenial Lukis Mural dan Grafiti di Tangerang

Bagi pemuda, lanjut Ichsan ini merupakan wadah dalam menyalurkan minat dan bakat. Sejauh ini pemuda Gowa sudah meminati dan menikmati lagu Bugis.
&amp;ldquo;Sehingga pengetahuan dan keinginan mereka untuk senantiasa melestarikan adat budaya dan kesenian khas bugis sangat kental,&quot; ujar Ichsan.
Pihaknya berupaya agar popularitas lagu Bugis melalui bisa meluas sampai di platform media sosial supaya eksistensi lagu bugis ini semakin meluas dikenal masyarakat.Sementara, peserta yang telah mendaftar sebanyak puluhan peserta, Ichsan tidak menutup pendaftaran apabila ada peserta yang berminat ikut di tengah acara berlangsung.

Dalam lomba tersebut, peserta diwajibkan untuk melantunkan satu lagu wajib dan satu lagi pilihan, setelah itu panitia akan langsung menilai dan ada empat pemenang yang berhak mendapatkan hadiah.

&quot;Budaya bugis ini sangat penting di lestarikan karena ini merupakan ciri khas dari setiap daerah, kalau bukan kita siapa lagi yang akan terlibat untuk mewarisi dan melestarikan budaya bangsa,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xMi8xLzE3MzU2Ni81L3g4cGszZXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GOWA-Relawan Calon Presiden Partai Perindo Ganjar Pranowo, yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Perempuan Gowa mempertahankan eksistensi budaya di tengah kuatnya arus budaya luar masuk ke Indonesia.
Salah satunya dengan melakukan Festival dan Lomba Lagu Bugis - Makassar di Jipang, Bontonompo Selatan, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:
Beri Pelatihan ke Warga Lombok, Relawan Ganjar Pranowo Harap Bisa Tambah Penghasilan

Korwil Pemuda dan Perempuan Gowa, Ichsan Daeng Bella,  mengatakan langkah tersebut diupayakan pemuda Gowa sebagai sarana asah potensi serta apresiasi kepada sejumlah pemuda yang masih mempertahankan keberlangsungan kesenian khas Bugis-Makassar tersebut.
&quot;Hobi, minat dan rata-rata masyarakat Kabupaten Gowa itu hobi bernyanyi, banyak penyanyi lokal maupun nasional yang berasal dari wilayah ini,&quot; kata Ichsan, Senin (13/11/2023).

BACA JUGA:
Relawan Ganjar Fasilitasi Seniman Milenial Lukis Mural dan Grafiti di Tangerang

Bagi pemuda, lanjut Ichsan ini merupakan wadah dalam menyalurkan minat dan bakat. Sejauh ini pemuda Gowa sudah meminati dan menikmati lagu Bugis.
&amp;ldquo;Sehingga pengetahuan dan keinginan mereka untuk senantiasa melestarikan adat budaya dan kesenian khas bugis sangat kental,&quot; ujar Ichsan.
Pihaknya berupaya agar popularitas lagu Bugis melalui bisa meluas sampai di platform media sosial supaya eksistensi lagu bugis ini semakin meluas dikenal masyarakat.Sementara, peserta yang telah mendaftar sebanyak puluhan peserta, Ichsan tidak menutup pendaftaran apabila ada peserta yang berminat ikut di tengah acara berlangsung.

Dalam lomba tersebut, peserta diwajibkan untuk melantunkan satu lagu wajib dan satu lagi pilihan, setelah itu panitia akan langsung menilai dan ada empat pemenang yang berhak mendapatkan hadiah.

&quot;Budaya bugis ini sangat penting di lestarikan karena ini merupakan ciri khas dari setiap daerah, kalau bukan kita siapa lagi yang akan terlibat untuk mewarisi dan melestarikan budaya bangsa,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
