<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imbas Demo Besar-besaran Pro-Palestina, PM Inggris Pecat Mendagri Suella Braverman</title><description>Braverman telah meninggalkan pekerjaannya sebagai bagian dari perombakan Kabinet pada Senin (13/11/2023).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/14/18/2919937/imbas-demo-besar-besaran-pro-palestina-pm-inggris-pecat-mendagri-suella-braverman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/14/18/2919937/imbas-demo-besar-besaran-pro-palestina-pm-inggris-pecat-mendagri-suella-braverman"/><item><title>Imbas Demo Besar-besaran Pro-Palestina, PM Inggris Pecat Mendagri Suella Braverman</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/14/18/2919937/imbas-demo-besar-besaran-pro-palestina-pm-inggris-pecat-mendagri-suella-braverman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/14/18/2919937/imbas-demo-besar-besaran-pro-palestina-pm-inggris-pecat-mendagri-suella-braverman</guid><pubDate>Selasa 14 November 2023 09:44 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/14/18/2919937/imbas-demo-besar-besaran-pro-palestina-pm-inggris-pecat-mendagri-suella-braverman-LQepUIa4eh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Inggris Rishi Sunak pecat Mendagri imbas demo besar-besaran pro Palestina (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/14/18/2919937/imbas-demo-besar-besaran-pro-palestina-pm-inggris-pecat-mendagri-suella-braverman-LQepUIa4eh.jpg</image><title>PM Inggris Rishi Sunak pecat Mendagri imbas demo besar-besaran pro Palestina (Foto: AP)</title></images><description>LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak telah memecat Menteri Dalam Negeri Suella Braverman, yang memicu kemarahan karena menuduh polisi terlalu lunak terhadap pengunjuk rasa pro-Palestina.
Pemerintah mengatakan Braverman telah meninggalkan pekerjaannya sebagai bagian dari perombakan Kabinet pada Senin (13/11/2023).
Sunak berada di bawah tekanan yang semakin besar untuk memecat Braverman, seorang tokoh pemecah belah yang populer di kalangan sayap otoriter Partai Konservatif yang berkuasa.

BACA JUGA:
Update Korban Tewas di Gaza Capai 11.180 Orang, Mayoritas Anak-Anak

Dalam serangan yang sangat tidak biasa terhadap polisi minggu lalu, Braverman mengatakan kepolisian London mengabaikan pelanggaran hukum yang dilakukan &amp;ldquo;massa pro-Palestina.&amp;rdquo; Dia menggambarkan para demonstran yang menyerukan gencatan senjata di Gaza sebagai &amp;ldquo;demonstrasi kebencian.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
5 Tentara AS Gugur Duluan Saat Latihan Militer di Mediterania Sebelum Berperang ke Gaza

Seperti diketahui, pada Minggu (12/11/2023), pengunjuk rasa sayap kanan bentrok dengan polisi di London. Kritikus menuduh Braverman membantu mengobarkan ketegangan.
Sekitar 300.000 pengunjuk rasa pro-Palestina berbaris untuk menyerukan gencatan senjata, yang merupakan demonstrasi terbesar di Inggris sejak perang Israel-Gaza dimulai.Sunak mengutuk tindakan kekerasan yang sepenuhnya tidak dapat diterima yang dilakukan oleh kelompok sayap kanan dan simpatisan Hamas setelah protes serta bentrokan di London.
&amp;ldquo;Semua kriminalitas harus dilawan dengan kekuatan hukum yang penuh dan cepat,&amp;rdquo; katanya dalam pernyataan yang diposting di X, sebelumnya Twitter.
Bentrokan pertama kali terjadi tak lama setelah pukul 10:00 GMT ketika polisi berusaha menghentikan kerumunan orang yang membawa bendera St George yang berbaris di sepanjang Tanggul menuju Whitehall di mana Cenotaph, dimana tugu peringatan perang berusia 103 tahun berada.
Polisi pun akhirnya menangkap 120 orang terkait protes tersebut.</description><content:encoded>LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris Rishi Sunak telah memecat Menteri Dalam Negeri Suella Braverman, yang memicu kemarahan karena menuduh polisi terlalu lunak terhadap pengunjuk rasa pro-Palestina.
Pemerintah mengatakan Braverman telah meninggalkan pekerjaannya sebagai bagian dari perombakan Kabinet pada Senin (13/11/2023).
Sunak berada di bawah tekanan yang semakin besar untuk memecat Braverman, seorang tokoh pemecah belah yang populer di kalangan sayap otoriter Partai Konservatif yang berkuasa.

BACA JUGA:
Update Korban Tewas di Gaza Capai 11.180 Orang, Mayoritas Anak-Anak

Dalam serangan yang sangat tidak biasa terhadap polisi minggu lalu, Braverman mengatakan kepolisian London mengabaikan pelanggaran hukum yang dilakukan &amp;ldquo;massa pro-Palestina.&amp;rdquo; Dia menggambarkan para demonstran yang menyerukan gencatan senjata di Gaza sebagai &amp;ldquo;demonstrasi kebencian.&amp;rdquo;

BACA JUGA:
5 Tentara AS Gugur Duluan Saat Latihan Militer di Mediterania Sebelum Berperang ke Gaza

Seperti diketahui, pada Minggu (12/11/2023), pengunjuk rasa sayap kanan bentrok dengan polisi di London. Kritikus menuduh Braverman membantu mengobarkan ketegangan.
Sekitar 300.000 pengunjuk rasa pro-Palestina berbaris untuk menyerukan gencatan senjata, yang merupakan demonstrasi terbesar di Inggris sejak perang Israel-Gaza dimulai.Sunak mengutuk tindakan kekerasan yang sepenuhnya tidak dapat diterima yang dilakukan oleh kelompok sayap kanan dan simpatisan Hamas setelah protes serta bentrokan di London.
&amp;ldquo;Semua kriminalitas harus dilawan dengan kekuatan hukum yang penuh dan cepat,&amp;rdquo; katanya dalam pernyataan yang diposting di X, sebelumnya Twitter.
Bentrokan pertama kali terjadi tak lama setelah pukul 10:00 GMT ketika polisi berusaha menghentikan kerumunan orang yang membawa bendera St George yang berbaris di sepanjang Tanggul menuju Whitehall di mana Cenotaph, dimana tugu peringatan perang berusia 103 tahun berada.
Polisi pun akhirnya menangkap 120 orang terkait protes tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
