<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Momen Jokowi Kunjungi dan Salat Asar di Masjid Yarrow Mamout</title><description>Hal tersebut dilakukan Presiden Jokowi usai memberikan kuliah umum pada kampus tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/14/337/2919958/momen-jokowi-kunjungi-dan-salat-asar-di-masjid-yarrow-mamout</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/14/337/2919958/momen-jokowi-kunjungi-dan-salat-asar-di-masjid-yarrow-mamout"/><item><title>Momen Jokowi Kunjungi dan Salat Asar di Masjid Yarrow Mamout</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/14/337/2919958/momen-jokowi-kunjungi-dan-salat-asar-di-masjid-yarrow-mamout</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/14/337/2919958/momen-jokowi-kunjungi-dan-salat-asar-di-masjid-yarrow-mamout</guid><pubDate>Selasa 14 November 2023 10:31 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/14/337/2919958/momen-jokowi-kunjungi-dan-salat-asar-di-masjid-yarrow-mamout-X9iGk9x27Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/14/337/2919958/momen-jokowi-kunjungi-dan-salat-asar-di-masjid-yarrow-mamout-X9iGk9x27Q.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNC8xLzE3MzY1Mi81L3g4cG0zems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Masjid Yarrow Mamout yang berada di kawasan Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat, Senin 13 November 2023.
Hal tersebut dilakukan Presiden Jokowi usai memberikan kuliah umum pada kampus tersebut.
Dalam kunjungannya ke Masjid Yarrow Mamout itu, Presiden Jokowi disambut serta diberikan penjelasan oleh Ketua Masjid Yahya Handi. Kepala Negara kemudian melaksanakan solat asar berjamaah di masjid tersebut.

BACA JUGA:
RI-Australia Perkuat Kerja Sama Riset dan Inovasi

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia dianugerahi oleh perbedaan dan keberagaman yang mampu mempersatukan bangsa. Dalam pengelolaannya, Indonesia memiliki ideologi Pancasila yang menjadi panduan dalam kehidupan bernegara.

BACA JUGA:
 Begini Suasana Polda Metro Jaya Jelang Pemeriksaan Firli Bahuri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menyampaikan kuliah umum yang diikuti oleh hampir 500 peserta yang terdiri dari akademisi hingga mahasiswa di Gaston Hall, Gedung Healy, Georgetown University, Washington DC,
&amp;ldquo;Dalam mengelola keberagamannya Indonesia memiliki panduan, memiliki ideologi yaitu Pancasila, unity in diversity yang menginspirasi di setiap sendi-sendi kehidupan termasuk kehidupan bernegara,&amp;rdquo; kata Presiden.Presiden melanjutkan, bagi Indonesia suatu perbedaan yang berakhir pada rivalitas dan kompetisi antarnegara merupakan hal yang wajar. Namun demikian, dirinya menekankan pentingnya mengelola perbedaan tersebut agar tidak menimbulkan konflik terbuka yang dapat dipicu oleh ketidakstabilan kawasan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Contoh Bacaan Imalah dalam Alquran

&amp;ldquo;Yang namanya communication, room for dialogue, collaboration, cooperation itu menjadi kunci untuk mencapai stabilitas dan perdamaian baik di kawasan maupun di dunia,&amp;rdquo; jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menekankan bahwa Indonesia terbuka untuk membangun kerja sama dengan semua negara. Indonesia juga menyatakan sikap tidak berpihak pada kekuatan manapun kecuali pada perdamaian dan kemanusiaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

2,8 Juta Warga Jakarta Diprediksi Tinggalkan Ibu Kota pada Libur Nataru

&amp;ldquo;Itulah prinsip yang kami bawa di keketuaan Indonesia di G20 dan ASEAN yang dijalankan dalam situasi dunia yang terbelah dengan rivalitas yang sangat tajam dan geopolitik yang memanas,&amp;rdquo; tekannya.

Saat ini, menurut Presiden, dunia sedang menghadapi permasalahan kemanusiaan dengan masih terjadinya perang di Rusia-Ukraina dan daerah konflik Israel-Palestina. Kepala Negara meyakini solidaritas dan kepemimpinan global menjadi kunci untuk keluar dari konflik kemanusiaan yang berkepanjangan.

&amp;ldquo;Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga perdamaian dan kita harus tunaikan tanggung jawab ini sekarang juga,&amp;rdquo; tandasnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNC8xLzE3MzY1Mi81L3g4cG0zems=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi Masjid Yarrow Mamout yang berada di kawasan Georgetown University, Washington DC, Amerika Serikat, Senin 13 November 2023.
Hal tersebut dilakukan Presiden Jokowi usai memberikan kuliah umum pada kampus tersebut.
Dalam kunjungannya ke Masjid Yarrow Mamout itu, Presiden Jokowi disambut serta diberikan penjelasan oleh Ketua Masjid Yahya Handi. Kepala Negara kemudian melaksanakan solat asar berjamaah di masjid tersebut.

BACA JUGA:
RI-Australia Perkuat Kerja Sama Riset dan Inovasi

Diberitakan sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bahwa Indonesia dianugerahi oleh perbedaan dan keberagaman yang mampu mempersatukan bangsa. Dalam pengelolaannya, Indonesia memiliki ideologi Pancasila yang menjadi panduan dalam kehidupan bernegara.

BACA JUGA:
 Begini Suasana Polda Metro Jaya Jelang Pemeriksaan Firli Bahuri&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menyampaikan kuliah umum yang diikuti oleh hampir 500 peserta yang terdiri dari akademisi hingga mahasiswa di Gaston Hall, Gedung Healy, Georgetown University, Washington DC,
&amp;ldquo;Dalam mengelola keberagamannya Indonesia memiliki panduan, memiliki ideologi yaitu Pancasila, unity in diversity yang menginspirasi di setiap sendi-sendi kehidupan termasuk kehidupan bernegara,&amp;rdquo; kata Presiden.Presiden melanjutkan, bagi Indonesia suatu perbedaan yang berakhir pada rivalitas dan kompetisi antarnegara merupakan hal yang wajar. Namun demikian, dirinya menekankan pentingnya mengelola perbedaan tersebut agar tidak menimbulkan konflik terbuka yang dapat dipicu oleh ketidakstabilan kawasan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Contoh Bacaan Imalah dalam Alquran

&amp;ldquo;Yang namanya communication, room for dialogue, collaboration, cooperation itu menjadi kunci untuk mencapai stabilitas dan perdamaian baik di kawasan maupun di dunia,&amp;rdquo; jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi menekankan bahwa Indonesia terbuka untuk membangun kerja sama dengan semua negara. Indonesia juga menyatakan sikap tidak berpihak pada kekuatan manapun kecuali pada perdamaian dan kemanusiaan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

2,8 Juta Warga Jakarta Diprediksi Tinggalkan Ibu Kota pada Libur Nataru

&amp;ldquo;Itulah prinsip yang kami bawa di keketuaan Indonesia di G20 dan ASEAN yang dijalankan dalam situasi dunia yang terbelah dengan rivalitas yang sangat tajam dan geopolitik yang memanas,&amp;rdquo; tekannya.

Saat ini, menurut Presiden, dunia sedang menghadapi permasalahan kemanusiaan dengan masih terjadinya perang di Rusia-Ukraina dan daerah konflik Israel-Palestina. Kepala Negara meyakini solidaritas dan kepemimpinan global menjadi kunci untuk keluar dari konflik kemanusiaan yang berkepanjangan.

&amp;ldquo;Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga perdamaian dan kita harus tunaikan tanggung jawab ini sekarang juga,&amp;rdquo; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
