<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Positif Cacar Monyet di Jakarta Jadi 33 Orang</title><description>Kasus Positif Cacar Monyet di Jakarta Jadi 33 Orang
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/14/338/2920204/kasus-positif-cacar-monyet-di-jakarta-jadi-33-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/14/338/2920204/kasus-positif-cacar-monyet-di-jakarta-jadi-33-orang"/><item><title>Kasus Positif Cacar Monyet di Jakarta Jadi 33 Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/14/338/2920204/kasus-positif-cacar-monyet-di-jakarta-jadi-33-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/14/338/2920204/kasus-positif-cacar-monyet-di-jakarta-jadi-33-orang</guid><pubDate>Selasa 14 November 2023 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/14/338/2920204/kasus-positif-cacar-monyet-di-jakarta-jadi-33-orang-YxMVF2Zq7c.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus cacar monyet di Jakarta mencapai 33 orang. (Ilustrasi/Ist) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/14/338/2920204/kasus-positif-cacar-monyet-di-jakarta-jadi-33-orang-YxMVF2Zq7c.jpg</image><title>Kasus cacar monyet di Jakarta mencapai 33 orang. (Ilustrasi/Ist) </title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNC8zNC8xNzMxOTQvNS94OHBjNzZj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat kasus aktif positif cacar monyet di Jakarta mencapai 33 orang pada Selasa (14/11/2023).

Jumlah ini meningkat 4  kasus dibandingkan waktu yang sama pada pekan sebelumnya.

Kepala Seksi (Kasi) Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi di Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama mengatakan, total ada 34 kasus positif cacar monyet terdiri dari 1 kasus pasif sudah sembuh pada Agustus 2022 dan 33 kasus aktif pada Oktober-November 2023.

&quot;Kasus positif aktif 33 orang, positivity rate PCR 22 persen semua bergejala ringan, semua tertular dari kontak seksual, semua laki-laki usia 25-50 tahun,&quot; ujar Ngabila, Selasa (14/11/2023).

Sebanyak 23 kasus aktif pada Oktober 2023 dan 10 kasus aktif pada 1-10 November 2023.

Untuk kasus positif tahun 2023, pasien cacar monyet yang sudah selesai isolasi ada 16 orang, sedangkan 17 orang masih menjalani isolasi.







BACA JUGA:
Kemenkes Benarkan Ada 42 Kasus Cacar Monyet di Indonesia&amp;nbsp;















Ngabila mengungkapkan jumlah suspek atau terduga bergejala kasus cacar monyet sebanyak 3 orang di Jakarta.

Sementara itu jumlah orang yang diduga suspek namun hasil pemeriksaan PCR negatif berjumlah 115 orang.






BACA JUGA:
Imunitas Kuat, Apa Bisa Mencegah Cacar Monyet?


















&quot;Untuk KE Asimtomatis berjumlah 9 orang dan masyarakat yang diduga terpapar serta sudah menerima vaksinasi cacar monyet berjumlah 495 orang dari target 495 orang atau sudah seluruhnya,&quot; pungkas Ngabila Salama.

Sebagaimana diketahui seluruh pasien positif cacar monyet pada umumnya merupakan laki-laki usia produktif antara 25-50 tahun.



Meskipun awalnya berasal dari luar negeri, hasil penelusuran Kementerian Kesehatan RI diketahui pasien Monkeypox juga merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV), dan memiliki orientasi Biseksual.






BACA JUGA:
Upaya Kemenkes RI Cegah Wabah Cacar Monyet, Lakukan Upaya Detect, Prevent, dan Respond






















Penderita cacar monyet diketahui pada umumnya memiliki faktor perilaku seks berisiko (homo seksual dan seks bebas) dengan ciri-ciri muncul lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam, dan sulit menelan.



Penularan terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8wNC8zNC8xNzMxOTQvNS94OHBjNzZj&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat kasus aktif positif cacar monyet di Jakarta mencapai 33 orang pada Selasa (14/11/2023).

Jumlah ini meningkat 4  kasus dibandingkan waktu yang sama pada pekan sebelumnya.

Kepala Seksi (Kasi) Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi di Dinkes DKI Jakarta, Ngabila Salama mengatakan, total ada 34 kasus positif cacar monyet terdiri dari 1 kasus pasif sudah sembuh pada Agustus 2022 dan 33 kasus aktif pada Oktober-November 2023.

&quot;Kasus positif aktif 33 orang, positivity rate PCR 22 persen semua bergejala ringan, semua tertular dari kontak seksual, semua laki-laki usia 25-50 tahun,&quot; ujar Ngabila, Selasa (14/11/2023).

Sebanyak 23 kasus aktif pada Oktober 2023 dan 10 kasus aktif pada 1-10 November 2023.

Untuk kasus positif tahun 2023, pasien cacar monyet yang sudah selesai isolasi ada 16 orang, sedangkan 17 orang masih menjalani isolasi.







BACA JUGA:
Kemenkes Benarkan Ada 42 Kasus Cacar Monyet di Indonesia&amp;nbsp;















Ngabila mengungkapkan jumlah suspek atau terduga bergejala kasus cacar monyet sebanyak 3 orang di Jakarta.

Sementara itu jumlah orang yang diduga suspek namun hasil pemeriksaan PCR negatif berjumlah 115 orang.






BACA JUGA:
Imunitas Kuat, Apa Bisa Mencegah Cacar Monyet?


















&quot;Untuk KE Asimtomatis berjumlah 9 orang dan masyarakat yang diduga terpapar serta sudah menerima vaksinasi cacar monyet berjumlah 495 orang dari target 495 orang atau sudah seluruhnya,&quot; pungkas Ngabila Salama.

Sebagaimana diketahui seluruh pasien positif cacar monyet pada umumnya merupakan laki-laki usia produktif antara 25-50 tahun.



Meskipun awalnya berasal dari luar negeri, hasil penelusuran Kementerian Kesehatan RI diketahui pasien Monkeypox juga merupakan Orang Dengan HIV (ODHIV), dan memiliki orientasi Biseksual.






BACA JUGA:
Upaya Kemenkes RI Cegah Wabah Cacar Monyet, Lakukan Upaya Detect, Prevent, dan Respond






















Penderita cacar monyet diketahui pada umumnya memiliki faktor perilaku seks berisiko (homo seksual dan seks bebas) dengan ciri-ciri muncul lesi dan ruam kemerahan, dan diikuti dengan demam, pembesaran kelenjar getah bening, nyeri tenggorokan, myalgia, ruam, dan sulit menelan.



Penularan terjadi dari manusia ke manusia karena kontak langsung dengan cairan tubuh atau lesi kulit orang yang terinfeksi.</content:encoded></item></channel></rss>
