<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes Palestina: Penggerebekan Tentara Israel di RS Al-Shifa Gaza Adalah Kejahatan Terhadap Kemanusiaan</title><description>Al-Kaila mengatakan penggerebekan itu bisa menimbulkan &amp;ldquo;konsekuensi bencana&amp;rdquo; bagi pasien dan staf medis.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/18/2920721/menkes-palestina-penggerebekan-tentara-israel-di-rs-al-shifa-gaza-adalah-kejahatan-terhadap-kemanusiaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/15/18/2920721/menkes-palestina-penggerebekan-tentara-israel-di-rs-al-shifa-gaza-adalah-kejahatan-terhadap-kemanusiaan"/><item><title>Menkes Palestina: Penggerebekan Tentara Israel di RS Al-Shifa Gaza Adalah Kejahatan Terhadap Kemanusiaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/18/2920721/menkes-palestina-penggerebekan-tentara-israel-di-rs-al-shifa-gaza-adalah-kejahatan-terhadap-kemanusiaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/15/18/2920721/menkes-palestina-penggerebekan-tentara-israel-di-rs-al-shifa-gaza-adalah-kejahatan-terhadap-kemanusiaan</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/18/2920721/menkes-palestina-penggerebekan-tentara-israel-di-rs-al-shifa-gaza-adalah-kejahatan-terhadap-kemanusiaan-a3W30ilXve.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Palestina tegaskan penggerebekan tentara Israel di RS Al-Shifa Gaza adalah kejahatan terhadap kemanusiaan (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/18/2920721/menkes-palestina-penggerebekan-tentara-israel-di-rs-al-shifa-gaza-adalah-kejahatan-terhadap-kemanusiaan-a3W30ilXve.jpg</image><title>Menkes Palestina tegaskan penggerebekan tentara Israel di RS Al-Shifa Gaza adalah kejahatan terhadap kemanusiaan (Foto: AFP)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Menteri Kesehatan Palestina, Dr. Mai Al-Kaila, mengatakan penggerebekan tentara Israel di Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza&amp;nbsp;merupakan kejahatan baru terhadap kemanusiaan, staf medis, dan pasien.
Al-Kaila mengatakan penggerebekan itu bisa menimbulkan &amp;ldquo;konsekuensi bencana&amp;rdquo; bagi pasien dan staf medis.
Menurut laporan terbaru dari dalam rumah sakit tersebut, ratusan staf dan pasien masih berada di Al-Shifa, yang merupakan rumah sakit terbesar di Gaza.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan Dr. Al-Kaila berbasis di Ramallah dan berada di bawah kendali Otoritas Palestina (PA).


BACA JUGA:
UNICEF Khawatir Ancaman Penyakit yang Merajalela di Gaza Akibat Perang

Badan ini terpisah dari kementerian kesehatan di Gaza yang dikendalikan oleh Hamas, meskipun PA masih bertanggung jawab atas penyediaan peralatan medis, pembayaran gaji kepada staf di fasilitas medis Gaza, dan layanan lainnya.

BACA JUGA:
Israel: Pertempuran di Jantung Gaza Terus Berlanjut, Prioritas Lenyapkan Hamas

Sementara itu, para dokter di rumah sakit (RS) Al-Shifa di Gaza mengatakan bahwa puluhan orang, termasuk setidaknya tiga bayi prematur, meninggal karena kekurangan bahan bakar, obat-obatan dan listrik.

Mereka mengatakan kepada BBC bahwa lebih dari 100 jenazah tergeletak tak terkubur di halaman RS, dan siapa pun yang mencoba meninggalkan kompleks tersebut &amp;ndash; atau bahkan berpindah antar gedung &amp;ndash; berisiko meninggal akibat kekerasan di wilayah tersebut.
Israel bersikukuh bahwa mereka tidak menembak langsung ke rumah sakit di Gaza meski dikatakan ada kehadiran Hamas di rumah sakit tersebut. Militer Israel telah berjanji untuk menghancurkan Hamas, sebuah kelompok yang dianggapap teroris di Amerika Serikat (AS), Inggris dan Uni Eropa (UE), di Jalur Gaza.



Sebelumnya, pada Senin (13/11/2023), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Israel merilis video yang dikatakannya sebagai tempat persembunyian Hamas di bawah rumah sakit anak-anak Rantisi di utara Kota Gaza.



Dalam video berdurasi enam menit yang ditandai sebagai &quot;rekaman mentah&quot;, kepala juru bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari terlihat mengatakan dia berada di terowongan yang berjarak 200 meter dari Rantisi.

</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Menteri Kesehatan Palestina, Dr. Mai Al-Kaila, mengatakan penggerebekan tentara Israel di Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza&amp;nbsp;merupakan kejahatan baru terhadap kemanusiaan, staf medis, dan pasien.
Al-Kaila mengatakan penggerebekan itu bisa menimbulkan &amp;ldquo;konsekuensi bencana&amp;rdquo; bagi pasien dan staf medis.
Menurut laporan terbaru dari dalam rumah sakit tersebut, ratusan staf dan pasien masih berada di Al-Shifa, yang merupakan rumah sakit terbesar di Gaza.

Seperti diketahui, Kementerian Kesehatan Dr. Al-Kaila berbasis di Ramallah dan berada di bawah kendali Otoritas Palestina (PA).


BACA JUGA:
UNICEF Khawatir Ancaman Penyakit yang Merajalela di Gaza Akibat Perang

Badan ini terpisah dari kementerian kesehatan di Gaza yang dikendalikan oleh Hamas, meskipun PA masih bertanggung jawab atas penyediaan peralatan medis, pembayaran gaji kepada staf di fasilitas medis Gaza, dan layanan lainnya.

BACA JUGA:
Israel: Pertempuran di Jantung Gaza Terus Berlanjut, Prioritas Lenyapkan Hamas

Sementara itu, para dokter di rumah sakit (RS) Al-Shifa di Gaza mengatakan bahwa puluhan orang, termasuk setidaknya tiga bayi prematur, meninggal karena kekurangan bahan bakar, obat-obatan dan listrik.

Mereka mengatakan kepada BBC bahwa lebih dari 100 jenazah tergeletak tak terkubur di halaman RS, dan siapa pun yang mencoba meninggalkan kompleks tersebut &amp;ndash; atau bahkan berpindah antar gedung &amp;ndash; berisiko meninggal akibat kekerasan di wilayah tersebut.
Israel bersikukuh bahwa mereka tidak menembak langsung ke rumah sakit di Gaza meski dikatakan ada kehadiran Hamas di rumah sakit tersebut. Militer Israel telah berjanji untuk menghancurkan Hamas, sebuah kelompok yang dianggapap teroris di Amerika Serikat (AS), Inggris dan Uni Eropa (UE), di Jalur Gaza.



Sebelumnya, pada Senin (13/11/2023), Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Israel merilis video yang dikatakannya sebagai tempat persembunyian Hamas di bawah rumah sakit anak-anak Rantisi di utara Kota Gaza.



Dalam video berdurasi enam menit yang ditandai sebagai &quot;rekaman mentah&quot;, kepala juru bicara IDF Laksamana Muda Daniel Hagari terlihat mengatakan dia berada di terowongan yang berjarak 200 meter dari Rantisi.

</content:encoded></item></channel></rss>
