<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Apakah Benar Filipina Termasuk Wilayah Majapahit? Cek Faktanya</title><description>Hal ini dikarenakan pada kerajaan Majapahit sangat luas ini berhasil menguasai Bali, Madura, Malayu, dan Tanjungpura.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2920533/apakah-benar-filipina-termasuk-wilayah-majapahit-cek-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2920533/apakah-benar-filipina-termasuk-wilayah-majapahit-cek-faktanya"/><item><title>Apakah Benar Filipina Termasuk Wilayah Majapahit? Cek Faktanya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2920533/apakah-benar-filipina-termasuk-wilayah-majapahit-cek-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2920533/apakah-benar-filipina-termasuk-wilayah-majapahit-cek-faktanya</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 06:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/337/2920533/apakah-benar-filipina-termasuk-wilayah-majapahit-cek-faktanya-RNR6GMlaM2.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto:Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/337/2920533/apakah-benar-filipina-termasuk-wilayah-majapahit-cek-faktanya-RNR6GMlaM2.jpeg</image><title>Ilustrasi (Foto:Reuters)</title></images><description>JAKARTA- Mengulik apakah benar Filipina termasuk wilayah Majapahit yang jarang orang tahu.  Hal ini dikarenakan pada kerajaan Majapahit sangat luas ini berhasil menguasai Bali, Madura, Malayu, dan Tanjungpura.

BACA JUGA:
3 Istri Cantik yang Sukses Curi Hati Raden Patah yang Punya Keturunan Kerajaan Majapahit

Kekuasaan Majapahit mencapai puncaknya pada pertengahan abad ke-14 di bawah kepemimpinan Raja Hayam Wuruk dan perdana menterinya, Gajah Mada. Beberapa ahli berpendapat bahwa wilayah Majapahit meliputi wilayah Indonesia saat ini dan sebagian Malaysia termasuk Filipina.
Lantas apakah benar Filipina termasuk wilayah Majapahit? Berdasarkan buka pelajaran Sejarah Indonesia,  wilayah Majapahit meliputi Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura) dan Filipina.
Selain memperluas wilayah, Majapahit juga menjalin hubungan dengan kerajaan  Asia Tenggara. Kejayaan Majapahit tidak terlepas dari armada laut dibawah Mpu Nala. Berkat strategi dan kekuatan militernya Majapahit mampu menstabilkan wilayahnya serta memperluas wilayah. Selama berjaya Kerajaan Majapahit menjadi pusat perdagangan dengan komoditas ekspor yaitu lada, garam dan lengkeng.

BACA JUGA:
Bara Pemberontakan di Internal Majapahit, Raja Tewas di Tangan Abdi Dalem

Selama berjalannya Kerajaan Majapahit banyak terjadi pemberontakan. Kerajaan Majapahit mencapai masa kejayaan ketika masa kepemimpinan Hayam Wuruk (1350-1389 M).Masa kejayaan Majapahit tidak terlepas dari peran Gajah Mada yang berhasil menumpas pemberontakan serta mampu menyatukan Nusantara. Sumpah Palapa yang dicetuskan oleh Gajah Mada memiliki arti untuk menaklukkan Nusantara dibawah Majapahit.
Pasca meninggalnya Gajah Mada dan Hayam Wuruk Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran. Hal ini diakibatkan oleh kurang cakapnya penerus Hayam Wuruk untuk mengelola wilayah kekuasaan Majapahit. Berikut adalah faktor runtuhnya Majapahit :
-Banyak wilayah taklukkan yang melepaskan diri
-Terdapat konflik perebutan takhta
-Meletusnya Perang Paregreg
-Semakin berkembangnya pengaruh Islam di Jawa
Kerajaan Majapahit berakhir pada tahun 1527 setelah mendapatkan serangan dari pasukan Sultan Trenggana dari Demak. Sejak saat itu wilayah kekusaan Majapahit berpindah ke Kerajaan Demak.
(RIN)</description><content:encoded>JAKARTA- Mengulik apakah benar Filipina termasuk wilayah Majapahit yang jarang orang tahu.  Hal ini dikarenakan pada kerajaan Majapahit sangat luas ini berhasil menguasai Bali, Madura, Malayu, dan Tanjungpura.

BACA JUGA:
3 Istri Cantik yang Sukses Curi Hati Raden Patah yang Punya Keturunan Kerajaan Majapahit

Kekuasaan Majapahit mencapai puncaknya pada pertengahan abad ke-14 di bawah kepemimpinan Raja Hayam Wuruk dan perdana menterinya, Gajah Mada. Beberapa ahli berpendapat bahwa wilayah Majapahit meliputi wilayah Indonesia saat ini dan sebagian Malaysia termasuk Filipina.
Lantas apakah benar Filipina termasuk wilayah Majapahit? Berdasarkan buka pelajaran Sejarah Indonesia,  wilayah Majapahit meliputi Sumatra, Semenanjung Malaya, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, Papua, Tumasik (Singapura) dan Filipina.
Selain memperluas wilayah, Majapahit juga menjalin hubungan dengan kerajaan  Asia Tenggara. Kejayaan Majapahit tidak terlepas dari armada laut dibawah Mpu Nala. Berkat strategi dan kekuatan militernya Majapahit mampu menstabilkan wilayahnya serta memperluas wilayah. Selama berjaya Kerajaan Majapahit menjadi pusat perdagangan dengan komoditas ekspor yaitu lada, garam dan lengkeng.

BACA JUGA:
Bara Pemberontakan di Internal Majapahit, Raja Tewas di Tangan Abdi Dalem

Selama berjalannya Kerajaan Majapahit banyak terjadi pemberontakan. Kerajaan Majapahit mencapai masa kejayaan ketika masa kepemimpinan Hayam Wuruk (1350-1389 M).Masa kejayaan Majapahit tidak terlepas dari peran Gajah Mada yang berhasil menumpas pemberontakan serta mampu menyatukan Nusantara. Sumpah Palapa yang dicetuskan oleh Gajah Mada memiliki arti untuk menaklukkan Nusantara dibawah Majapahit.
Pasca meninggalnya Gajah Mada dan Hayam Wuruk Kerajaan Majapahit mengalami kemunduran. Hal ini diakibatkan oleh kurang cakapnya penerus Hayam Wuruk untuk mengelola wilayah kekuasaan Majapahit. Berikut adalah faktor runtuhnya Majapahit :
-Banyak wilayah taklukkan yang melepaskan diri
-Terdapat konflik perebutan takhta
-Meletusnya Perang Paregreg
-Semakin berkembangnya pengaruh Islam di Jawa
Kerajaan Majapahit berakhir pada tahun 1527 setelah mendapatkan serangan dari pasukan Sultan Trenggana dari Demak. Sejak saat itu wilayah kekusaan Majapahit berpindah ke Kerajaan Demak.
(RIN)</content:encoded></item></channel></rss>
