<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resah Kondisi Demokrasi saat Ini, Mantan Komisioner Komnas HAM Dukung Ganjar-Mahfud MD</title><description>Resah Kondisi Demokrasi saat Ini, Mantan Komisioner Komnas HAM Dukung Ganjar-Mahfud MD</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2921093/resah-kondisi-demokrasi-saat-ini-mantan-komisioner-komnas-ham-dukung-ganjar-mahfud-md</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2921093/resah-kondisi-demokrasi-saat-ini-mantan-komisioner-komnas-ham-dukung-ganjar-mahfud-md"/><item><title>Resah Kondisi Demokrasi saat Ini, Mantan Komisioner Komnas HAM Dukung Ganjar-Mahfud MD</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2921093/resah-kondisi-demokrasi-saat-ini-mantan-komisioner-komnas-ham-dukung-ganjar-mahfud-md</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2921093/resah-kondisi-demokrasi-saat-ini-mantan-komisioner-komnas-ham-dukung-ganjar-mahfud-md</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 19:38 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/337/2921093/resah-kondisi-demokrasi-saat-ini-mantan-komisioner-komnas-ham-dukung-ganjar-mahfud-md-1Hb19A9Url.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Resah dengan kondisi demokrasi saat ini, mantan Komisioner Komnas HAM memilih labuhkan dukungan ke Ganjar-Mahfud MD. (MPI/Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/337/2921093/resah-kondisi-demokrasi-saat-ini-mantan-komisioner-komnas-ham-dukung-ganjar-mahfud-md-1Hb19A9Url.jpg</image><title>Resah dengan kondisi demokrasi saat ini, mantan Komisioner Komnas HAM memilih labuhkan dukungan ke Ganjar-Mahfud MD. (MPI/Achmad Al Fiqri)</title></images><description>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNC8xLzE3MzY5MS81L3g4cG1tamQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Mantan Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga, menyatakan dukungannya kepada pasangan calon presiden-wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024. Dukungan diberikan lantaran ia melihat ada harapan baru dari pasangan yang diusung Partai Perindo itu untuk memperbaiki kualitas demokrasi.

Sandrayati merasa de javu melihat kondisi demokrasi saat ini. Menurutnya, situasi saat ini seperti era Orde Baru (Orba). Ia mengaku turut meneken Maklumat Juanda.

&quot;Kenapa saya tanda tangani? Karena saya juga sama-sama merasakan suatu keprihatinan atas situasi yang sekarang,&quot; kata Sandrayati di Gedung TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).

Ia mengaku semakin prihatin atas adanya putusan MKMK yang mencopot Paman Gibran, Anwar Usman dari jabatan Ketua MK.

&quot;Tetapi poinnya adalah ya kami juga merasakan hal yang sama. Kami merisaukan kondisi demokrasi di negeri ini. Karena itu, saya puluhan tahun golput selama Orba. Ketika Reformasi turun ke jalan, dan setelah Reformasi saya mulai milih,&quot; ucapnya.





BACA JUGA:
Pidato Ganjar di KPU, Hasto: Kedaulatan Rakyat di Atas Segalanya















Kondisi berubah, Sandrayati mengaku sempat ingin golput pada Pemilu 2024. Hanya saja, pikirannya berubah setelah melihat langkah Mahfud MD yang menjadi cawapres Ganjar Pranowo.






BACA JUGA:
Libatkan Perempuan dalam Pembangunan Bangsa, TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Deputi Inklusi
















&quot;Ketika ada Pak Mahfud masuk bersama Pak Ganjar, saya melihat ada harapan baru. Kami harus turun dan menjadi bagian dari upaya untuk mendukung orang baik bisa memimpin negeri ini,&quot; tutur Sandrayati.


&quot;Sebagian besar aktivis HAM, biasanya non-partisan, karena itu memang prinsip universal. Tetapi dalam komdisi ini, karena kita sedang memperjuangkan agar demokrasi tidak runtuh, kami harus berpihak,&quot; ujarnya.







BACA JUGA:
Jelang Kampanye Pilpres 2024, TPN Ganjar-Mahfud Semakin Waspada Kecurangan dan Kelicikan





















Selain Sandrayati, terdapat pegiat perempuan yang juga turut mendukung Ganjar Pranowo san Mahfud MD. Mereka adalah Nia Sjarifudin, Yustitia Arief, Ruby Khalifah, dan Ika Ardin.

</description><content:encoded>

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNC8xLzE3MzY5MS81L3g4cG1tamQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Mantan Komisioner Komnas HAM, Sandrayati Moniaga, menyatakan dukungannya kepada pasangan calon presiden-wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Pilpres 2024. Dukungan diberikan lantaran ia melihat ada harapan baru dari pasangan yang diusung Partai Perindo itu untuk memperbaiki kualitas demokrasi.

Sandrayati merasa de javu melihat kondisi demokrasi saat ini. Menurutnya, situasi saat ini seperti era Orde Baru (Orba). Ia mengaku turut meneken Maklumat Juanda.

&quot;Kenapa saya tanda tangani? Karena saya juga sama-sama merasakan suatu keprihatinan atas situasi yang sekarang,&quot; kata Sandrayati di Gedung TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).

Ia mengaku semakin prihatin atas adanya putusan MKMK yang mencopot Paman Gibran, Anwar Usman dari jabatan Ketua MK.

&quot;Tetapi poinnya adalah ya kami juga merasakan hal yang sama. Kami merisaukan kondisi demokrasi di negeri ini. Karena itu, saya puluhan tahun golput selama Orba. Ketika Reformasi turun ke jalan, dan setelah Reformasi saya mulai milih,&quot; ucapnya.





BACA JUGA:
Pidato Ganjar di KPU, Hasto: Kedaulatan Rakyat di Atas Segalanya















Kondisi berubah, Sandrayati mengaku sempat ingin golput pada Pemilu 2024. Hanya saja, pikirannya berubah setelah melihat langkah Mahfud MD yang menjadi cawapres Ganjar Pranowo.






BACA JUGA:
Libatkan Perempuan dalam Pembangunan Bangsa, TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Deputi Inklusi
















&quot;Ketika ada Pak Mahfud masuk bersama Pak Ganjar, saya melihat ada harapan baru. Kami harus turun dan menjadi bagian dari upaya untuk mendukung orang baik bisa memimpin negeri ini,&quot; tutur Sandrayati.


&quot;Sebagian besar aktivis HAM, biasanya non-partisan, karena itu memang prinsip universal. Tetapi dalam komdisi ini, karena kita sedang memperjuangkan agar demokrasi tidak runtuh, kami harus berpihak,&quot; ujarnya.







BACA JUGA:
Jelang Kampanye Pilpres 2024, TPN Ganjar-Mahfud Semakin Waspada Kecurangan dan Kelicikan





















Selain Sandrayati, terdapat pegiat perempuan yang juga turut mendukung Ganjar Pranowo san Mahfud MD. Mereka adalah Nia Sjarifudin, Yustitia Arief, Ruby Khalifah, dan Ika Ardin.

</content:encoded></item></channel></rss>
