<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR: Bantuan BLT El Nino Harus Disalurkan Tepat Sasaran!</title><description>Bantuan tersebut harus betul-betul diberikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2921131/dpr-bantuan-blt-el-nino-harus-disalurkan-tepat-sasaran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2921131/dpr-bantuan-blt-el-nino-harus-disalurkan-tepat-sasaran"/><item><title>DPR: Bantuan BLT El Nino Harus Disalurkan Tepat Sasaran!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2921131/dpr-bantuan-blt-el-nino-harus-disalurkan-tepat-sasaran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/15/337/2921131/dpr-bantuan-blt-el-nino-harus-disalurkan-tepat-sasaran</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 20:36 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/337/2921131/dpr-bantuan-blt-el-nino-harus-disalurkan-tepat-sasaran-slsHrlU7XO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/337/2921131/dpr-bantuan-blt-el-nino-harus-disalurkan-tepat-sasaran-slsHrlU7XO.jpg</image><title>Ketua DPR RI Puan Maharani (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk3MS81L3g4b3B4dG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah dapat menyalurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino bagi masyarakat secara tepat sasaran. Bantuan tersebut harus betul-betul diberikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

&quot;DPR mendukung upaya pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak El Nino, dengan syarat BLT tepat sasaran dan prosesnya dilakukan dengan kebijakan yang bijaksana, adil, dan terencana,&quot; kata Puan dalam keterangannya, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
Heboh Pembangunan Toilet SMP di Pangkep Habiskan Dana Setengah Miliar



Diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengumumkan penyaluran BLT El Nino bagi 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total dana mencapai Rp7,52 triliun pada akhir tahun 2023 ini. BLT El Nino ini akan dicairkan untuk periode November dan Desember 2023, dengan rencana realisasi transfer satu kali sebesar Rp400.000.

Bantuan tersebut memang ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak badai El Nino. Meski begitu, ada masyarakat yang belum tentu mendapatkan BLT ini.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Nomor Urut 3: Pertama Dilihat, Kedua Dipikir dan Ketiga Dicoblos


Puan pun mendorong pemerintah untuk melakukan update data penerima bantuan sosial. Sehingga masyarakat yang benar-benar terdampak badai El Nino akan memperoleh haknya.

&quot;Jangan sampai, masyarakat yang justru terdampak badai El Nino malah tidak mendapat bantuan karena ketidakakuratan data. Mereka seperti petani yang mengalami gagal panen dan masyarakat di daerah yang mengalami krisis air bersih karena musim kemarau harus menjadi perhatian pemerintah,&quot; tegas Puan.
Sebab itu, ia mengingatkan pemerintah untuk jeli melakukan pemantauan, evaluasi, dan perbaikan apabila ada kekurangan selama proses penyaluran. Hal ini, menurut Puan, guna keberlangsungan program BLT El Nino.



&quot;Penting juga dilakukan pendekatan yang bijaksana dan terencana dari Pemerintah untuk memastikan keadilan bagi penerima manfaat,&quot; tutur perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI itu.

BACA JUGA:
Kaligawe-Genuk Banjir, Mbak Ita Kecewa Dua Rumah Pompa Air Milik BBWS Tak Bekerja Maksimal




Puan menilai, penyaluran BLT El Nino harus berfokus pada dua aspek krusial. Dua aspek tersebut yaitu keadilan bagi penerima manfaat dan efektivitas program.



&quot;DPR mendorong program dilakukan secara optimal, dengan mencakup pemahaman mendalam terhadap dampak di berbagai wilayah dan identifikasi prioritas berdasarkan tingkat kerentanan,&quot; kata Puan.

BACA JUGA:
Jadi Korban Penipuan, Artis Susan Sameh Gagal Nonton Konser Coldplay




Ia menambahkan, pemerintah perlu melakukan pemantauan dan evaluasi terus-menerus terhadap program penyaluran dana BLT. Menurut Puan, pengawasan yang ketat harus dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi kecurangan selama proses penyaluran berlangsung.



&quot;Dengan memahami dampak intervensi, Pemerintah dapat melakukan penyesuaian dan meningkatkan efektivitas program secara berkelanjutan,&quot; ungkapnya.



&quot;Ini mencakup evaluasi terhadap distribusi dana, respons masyarakat, dan dampak riil pada tingkat kesejahteraan penerima manfaat,&quot; imbuhnya.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8xMC8xLzE3MTk3MS81L3g4b3B4dG0=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah dapat menyalurkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino bagi masyarakat secara tepat sasaran. Bantuan tersebut harus betul-betul diberikan bagi masyarakat yang membutuhkan.

&quot;DPR mendukung upaya pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak El Nino, dengan syarat BLT tepat sasaran dan prosesnya dilakukan dengan kebijakan yang bijaksana, adil, dan terencana,&quot; kata Puan dalam keterangannya, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
Heboh Pembangunan Toilet SMP di Pangkep Habiskan Dana Setengah Miliar



Diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengumumkan penyaluran BLT El Nino bagi 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total dana mencapai Rp7,52 triliun pada akhir tahun 2023 ini. BLT El Nino ini akan dicairkan untuk periode November dan Desember 2023, dengan rencana realisasi transfer satu kali sebesar Rp400.000.

Bantuan tersebut memang ditujukan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak badai El Nino. Meski begitu, ada masyarakat yang belum tentu mendapatkan BLT ini.

BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud Nomor Urut 3: Pertama Dilihat, Kedua Dipikir dan Ketiga Dicoblos


Puan pun mendorong pemerintah untuk melakukan update data penerima bantuan sosial. Sehingga masyarakat yang benar-benar terdampak badai El Nino akan memperoleh haknya.

&quot;Jangan sampai, masyarakat yang justru terdampak badai El Nino malah tidak mendapat bantuan karena ketidakakuratan data. Mereka seperti petani yang mengalami gagal panen dan masyarakat di daerah yang mengalami krisis air bersih karena musim kemarau harus menjadi perhatian pemerintah,&quot; tegas Puan.
Sebab itu, ia mengingatkan pemerintah untuk jeli melakukan pemantauan, evaluasi, dan perbaikan apabila ada kekurangan selama proses penyaluran. Hal ini, menurut Puan, guna keberlangsungan program BLT El Nino.



&quot;Penting juga dilakukan pendekatan yang bijaksana dan terencana dari Pemerintah untuk memastikan keadilan bagi penerima manfaat,&quot; tutur perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR RI itu.

BACA JUGA:
Kaligawe-Genuk Banjir, Mbak Ita Kecewa Dua Rumah Pompa Air Milik BBWS Tak Bekerja Maksimal




Puan menilai, penyaluran BLT El Nino harus berfokus pada dua aspek krusial. Dua aspek tersebut yaitu keadilan bagi penerima manfaat dan efektivitas program.



&quot;DPR mendorong program dilakukan secara optimal, dengan mencakup pemahaman mendalam terhadap dampak di berbagai wilayah dan identifikasi prioritas berdasarkan tingkat kerentanan,&quot; kata Puan.

BACA JUGA:
Jadi Korban Penipuan, Artis Susan Sameh Gagal Nonton Konser Coldplay




Ia menambahkan, pemerintah perlu melakukan pemantauan dan evaluasi terus-menerus terhadap program penyaluran dana BLT. Menurut Puan, pengawasan yang ketat harus dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi kecurangan selama proses penyaluran berlangsung.



&quot;Dengan memahami dampak intervensi, Pemerintah dapat melakukan penyesuaian dan meningkatkan efektivitas program secara berkelanjutan,&quot; ungkapnya.



&quot;Ini mencakup evaluasi terhadap distribusi dana, respons masyarakat, dan dampak riil pada tingkat kesejahteraan penerima manfaat,&quot; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
