<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Ribut di RSUD Leuwiliang Gegara Ambulans Disembunyikan, Bupati Bogor: Keluarga Pasien Tak Sabar!</title><description>Pihak rumah sakit pun sempat angkat bicara terkait viralnya video tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/338/2920795/viral-ribut-di-rsud-leuwiliang-gegara-ambulans-disembunyikan-bupati-bogor-keluarga-pasien-tak-sabar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/15/338/2920795/viral-ribut-di-rsud-leuwiliang-gegara-ambulans-disembunyikan-bupati-bogor-keluarga-pasien-tak-sabar"/><item><title>Viral Ribut di RSUD Leuwiliang Gegara Ambulans Disembunyikan, Bupati Bogor: Keluarga Pasien Tak Sabar!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/15/338/2920795/viral-ribut-di-rsud-leuwiliang-gegara-ambulans-disembunyikan-bupati-bogor-keluarga-pasien-tak-sabar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/15/338/2920795/viral-ribut-di-rsud-leuwiliang-gegara-ambulans-disembunyikan-bupati-bogor-keluarga-pasien-tak-sabar</guid><pubDate>Rabu 15 November 2023 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/15/338/2920795/viral-ribut-di-rsud-leuwiliang-gegara-ambulans-disembunyikan-bupati-bogor-keluarga-pasien-tak-sabar-9gbUJy1EZO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bupati Bogor Angkat Bicara soal Ribut di RSUD/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/15/338/2920795/viral-ribut-di-rsud-leuwiliang-gegara-ambulans-disembunyikan-bupati-bogor-keluarga-pasien-tak-sabar-9gbUJy1EZO.jpg</image><title>Bupati Bogor Angkat Bicara soal Ribut di RSUD/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNC8xLzE3MzY1MC81L3g4cG0zZ3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan klarifikasi terhadap RSUD Leuwiliang dan keluarga pasien yang sempat cekcok hingga viral di media sosial. Tidak ditemukan permasalahan antara keluarga pasien dengan rumah sakit.
&quot;(RSUD) Leuwiliang itu tidak ada masalah, yang masalah itu kan viralnya. Saya udah klarifikasi sampai OB kebersihan, satpam sampai direktur utamanya tidak ada ambulan diumpetin,&quot; kata Bupati Bogor Iwan Setiawan, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
Viral Cekcok Petugas-Keluarga Pasien, RSUD Leuwiliang dan Dinkes Bogor Bakal Dievaluasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurutnya, kejadian dalam video tersebut terjadi karena keluarga pasien tidak sabar menunggu prosedur dari rumah sakit. Sehingga, tidak ditemukan adanya ambulans yang disembunyikan rumah sakit.
&quot;Yang ada hanya warga kecelakaan dan peralatan dokternya tidak ada dan harus ada spesialis bedah syaraf yang saya dapat info itu tidak sabar karena nunggu aturan ada surat dan lain sebagainya. Itu masalahnya, berbeda (viral) dengan realita di lapangan. Secara komprehensif dari manajemen dan lain sebagainya tidak begitu,&quot; ungkap Iwan.

Bahkan, lanjut Iwan, pihaknya juga telah menyambangi pasien. Apabila nantinya memang perlu ditemukan antara keluarga pasien dengan rumah sakit, maka Pemkab Bogor akan memfasilitasi.


Viral! Cekcok di RSUD Leuwiliang Bogor Diduga Soal Mobil Ambulans&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kemarin saya rapat, saya udah minta kepada Camat Nanggung datengin keluarga yang kemarin viral, konfirmasi dan klarifikasi masalahnya apa. Nah ini saya tidak mau mengambil keputusan sepihak, saya udah klarifikasi keduanya jawabnya tidak ada masalah ambulans. Mungkin karena kepanikan dan lain sebagainya itu masalahnya. Udah saya perintahkan ke pak Camat Nanggung. Laporannya udah datang dan tidak ada masalah itu,&quot; tutupnya.

Sebelumnya, beredar viral di media sosial Twitter adanya cekcok dinarasikan antara keluarga pasien dengan pihak RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Video itu diunggah akun Twitter @bogorfess_. Dalam video tersebut tampak sejumlah orang yang yang berteriak-teriak di area RSUD Leuwiliang.

Terlihat, beberapa pria terus memaki petugas rumah sakit hingga harus ditahan oleh orang di sekitarnya.


Pihak rumah sakit pun sempat angkat bicara terkait viralnya video tersebut. Secara garis besar, cekcok terjadi ketika kedatangan pasien yang mengalami kecelakaan lalu lintas pada Kamis 9 November 2023.



Yang mana, ketika keluarga ingin merujuk pasien dan dokter menjelaskan prosedur rujukan antar rumah sakit harus melalui SPGDT (Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu). Sehingga rumah sakit tempat rujukan mengetahui kondisi dan kebutuhan pasien.



&quot;Setelah rumah sakit yang dituju siap menerima pasien, maka pasien akan diantar menggunakan ambulans rumah sakit didampingi oleh tenaga kesehatan RSUD Leuwiliang. Tetapi setelah dijelaskan, keluarga pasien tetap akan membawa pasien memakai kendaraan sendiri,&quot; kata Direktur RSUD Leuwiliang dr. Vitrie Winastri.



Dokter, lanjut Vitrie, melakukan edukasi ulang terkait prosedur SPGDT beberapa kali untuk menjaga agar kondisi pasien tetap stabil. Suami dan keluarga tetap menolak menggunakan sistem Rujukan SPGDT dan tetap akan menggunakan kendaraan sendiri.



&quot;Ternyata petugas rumah sakit melihat telah ada kendaraan yang menjemput pasien,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNC8xLzE3MzY1MC81L3g4cG0zZ3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan klarifikasi terhadap RSUD Leuwiliang dan keluarga pasien yang sempat cekcok hingga viral di media sosial. Tidak ditemukan permasalahan antara keluarga pasien dengan rumah sakit.
&quot;(RSUD) Leuwiliang itu tidak ada masalah, yang masalah itu kan viralnya. Saya udah klarifikasi sampai OB kebersihan, satpam sampai direktur utamanya tidak ada ambulan diumpetin,&quot; kata Bupati Bogor Iwan Setiawan, Rabu (15/11/2023).

BACA JUGA:
Viral Cekcok Petugas-Keluarga Pasien, RSUD Leuwiliang dan Dinkes Bogor Bakal Dievaluasi&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurutnya, kejadian dalam video tersebut terjadi karena keluarga pasien tidak sabar menunggu prosedur dari rumah sakit. Sehingga, tidak ditemukan adanya ambulans yang disembunyikan rumah sakit.
&quot;Yang ada hanya warga kecelakaan dan peralatan dokternya tidak ada dan harus ada spesialis bedah syaraf yang saya dapat info itu tidak sabar karena nunggu aturan ada surat dan lain sebagainya. Itu masalahnya, berbeda (viral) dengan realita di lapangan. Secara komprehensif dari manajemen dan lain sebagainya tidak begitu,&quot; ungkap Iwan.

Bahkan, lanjut Iwan, pihaknya juga telah menyambangi pasien. Apabila nantinya memang perlu ditemukan antara keluarga pasien dengan rumah sakit, maka Pemkab Bogor akan memfasilitasi.


Viral! Cekcok di RSUD Leuwiliang Bogor Diduga Soal Mobil Ambulans&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Kemarin saya rapat, saya udah minta kepada Camat Nanggung datengin keluarga yang kemarin viral, konfirmasi dan klarifikasi masalahnya apa. Nah ini saya tidak mau mengambil keputusan sepihak, saya udah klarifikasi keduanya jawabnya tidak ada masalah ambulans. Mungkin karena kepanikan dan lain sebagainya itu masalahnya. Udah saya perintahkan ke pak Camat Nanggung. Laporannya udah datang dan tidak ada masalah itu,&quot; tutupnya.

Sebelumnya, beredar viral di media sosial Twitter adanya cekcok dinarasikan antara keluarga pasien dengan pihak RSUD Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Video itu diunggah akun Twitter @bogorfess_. Dalam video tersebut tampak sejumlah orang yang yang berteriak-teriak di area RSUD Leuwiliang.

Terlihat, beberapa pria terus memaki petugas rumah sakit hingga harus ditahan oleh orang di sekitarnya.


Pihak rumah sakit pun sempat angkat bicara terkait viralnya video tersebut. Secara garis besar, cekcok terjadi ketika kedatangan pasien yang mengalami kecelakaan lalu lintas pada Kamis 9 November 2023.



Yang mana, ketika keluarga ingin merujuk pasien dan dokter menjelaskan prosedur rujukan antar rumah sakit harus melalui SPGDT (Sistem Pelayanan Gawat Darurat Terpadu). Sehingga rumah sakit tempat rujukan mengetahui kondisi dan kebutuhan pasien.



&quot;Setelah rumah sakit yang dituju siap menerima pasien, maka pasien akan diantar menggunakan ambulans rumah sakit didampingi oleh tenaga kesehatan RSUD Leuwiliang. Tetapi setelah dijelaskan, keluarga pasien tetap akan membawa pasien memakai kendaraan sendiri,&quot; kata Direktur RSUD Leuwiliang dr. Vitrie Winastri.



Dokter, lanjut Vitrie, melakukan edukasi ulang terkait prosedur SPGDT beberapa kali untuk menjaga agar kondisi pasien tetap stabil. Suami dan keluarga tetap menolak menggunakan sistem Rujukan SPGDT dan tetap akan menggunakan kendaraan sendiri.



&quot;Ternyata petugas rumah sakit melihat telah ada kendaraan yang menjemput pasien,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
