<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soroti Fatwa MUI, Perindo Minta Pemerintah Bersikap Bijak dan Intensifkan Diplomasi PBB</title><description>Aksi boikot produk Israel bisa berdampak luas tak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga pasokan kebutuhan konsumen.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/16/1/2921837/soroti-fatwa-mui-perindo-minta-pemerintah-bersikap-bijak-dan-intensifkan-diplomasi-pbb</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/16/1/2921837/soroti-fatwa-mui-perindo-minta-pemerintah-bersikap-bijak-dan-intensifkan-diplomasi-pbb"/><item><title>Soroti Fatwa MUI, Perindo Minta Pemerintah Bersikap Bijak dan Intensifkan Diplomasi PBB</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/16/1/2921837/soroti-fatwa-mui-perindo-minta-pemerintah-bersikap-bijak-dan-intensifkan-diplomasi-pbb</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/16/1/2921837/soroti-fatwa-mui-perindo-minta-pemerintah-bersikap-bijak-dan-intensifkan-diplomasi-pbb</guid><pubDate>Kamis 16 November 2023 21:27 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/16/1/2921837/soroti-fatwa-mui-perindo-minta-pemerintah-bersikap-bijak-dan-intensifkan-diplomasi-pbb-FWDNIAdpnM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Abdul Khaliq Ahmad (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/16/1/2921837/soroti-fatwa-mui-perindo-minta-pemerintah-bersikap-bijak-dan-intensifkan-diplomasi-pbb-FWDNIAdpnM.jpg</image><title>Abdul Khaliq Ahmad (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc5My81L3g4cG9sdXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyampaikan bahwa aksi&amp;nbsp;boikot produk Israel&amp;nbsp;bisa berdampak luas tak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga pasokan kebutuhan konsumen.&amp;nbsp;
Menanggapi ini, Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menyerukan kepada pemerintah untuk segera merespons hal tersebut.

BACA JUGA:
OTT di Bondowoso, KPK Tetapkan 4 Orang Tersangka

&quot;Pemerintah segera menyikapi kondisi ini, dengan bijak agar perekonomian nasional kembali normal dan ancaman pengangguran dapat dicegah,&quot; kata Abdul Khaliq kepada wartawan, Kamis (16/11/2023).
Meski demikian, Abdul Khaliq menekankan perjuangan untuk membela Palestina merdeka harus tetap diintensifkan melalui jalur diplomasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), organisasi kerja sama Islam, maupun badan-badan internasional lainnya.

BACA JUGA:
Resmi, Pertamina Patra Niaga Jalin Kerjasama dengan PT Indonesia BTR New Energi Material

&quot;Terutama untuk percepatan akses bantuan kemanusiaan baik makanan maupun obat-obatan yang dibutuhkan oleh rakyat Palestina yang menjadi korban agresi Israel,&quot; terang Abdul Khaliq yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) ini.Di sisi lain, Abdul menerangkan aksi boikot dan fatwa haram MUI terkait produk Isael sesungguhnya telah mampu menekan para pimpinan negara di dunia melalui Dewan Kemananan PBB yang menyerukan resolusi jeda kemanusiaan di Gaza.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Line Up Timnas Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Shayne Pattynama Main, Rafael Struick dan Sandy Walsh Dicadangkan

&quot;Seruan boikot telah berhasil melahirkan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, meski pihak Israel menolak resolusi tersebut,&quot; ujar dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey, mengatakan aksi boikot produk Israel atau produk dari perusahaan yang dianggap pro-Israel akan menimbulkan multiplier effect yang luas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hitung-hitungan Timnas Indonesia U-17 Lolos 16 Besar Piala Dunia U-17 2023 Setelah Kalah 1-3 dari Maroko U-17

Terkait dengan itu, Aprindo meminta pemerintah harus turun tangan atau hadir guna mengantisipasi dampak dari adanya aksi boikot terhadap produk yang dianggap pro-terhadap Israel.

&quot;Misalnya bagaimana kita menggerakan misi kemanusiaan, dari masyarakat dan konsumen dan kami juga. (Pemerintah) jangan berdiam, karena di sini ada hak konsumen di situ dan produktifitas yang di mana mempekerjakan tenaga kerja kita juga,&quot; ujar Roy.





</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc5My81L3g4cG9sdXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) menyampaikan bahwa aksi&amp;nbsp;boikot produk Israel&amp;nbsp;bisa berdampak luas tak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga pasokan kebutuhan konsumen.&amp;nbsp;
Menanggapi ini, Ketua Bidang Keagamaan DPP Partai Perindo Abdul Khaliq Ahmad menyerukan kepada pemerintah untuk segera merespons hal tersebut.

BACA JUGA:
OTT di Bondowoso, KPK Tetapkan 4 Orang Tersangka

&quot;Pemerintah segera menyikapi kondisi ini, dengan bijak agar perekonomian nasional kembali normal dan ancaman pengangguran dapat dicegah,&quot; kata Abdul Khaliq kepada wartawan, Kamis (16/11/2023).
Meski demikian, Abdul Khaliq menekankan perjuangan untuk membela Palestina merdeka harus tetap diintensifkan melalui jalur diplomasi Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), organisasi kerja sama Islam, maupun badan-badan internasional lainnya.

BACA JUGA:
Resmi, Pertamina Patra Niaga Jalin Kerjasama dengan PT Indonesia BTR New Energi Material

&quot;Terutama untuk percepatan akses bantuan kemanusiaan baik makanan maupun obat-obatan yang dibutuhkan oleh rakyat Palestina yang menjadi korban agresi Israel,&quot; terang Abdul Khaliq yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) ini.Di sisi lain, Abdul menerangkan aksi boikot dan fatwa haram MUI terkait produk Isael sesungguhnya telah mampu menekan para pimpinan negara di dunia melalui Dewan Kemananan PBB yang menyerukan resolusi jeda kemanusiaan di Gaza.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Daftar Line Up Timnas Indonesia vs Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Shayne Pattynama Main, Rafael Struick dan Sandy Walsh Dicadangkan

&quot;Seruan boikot telah berhasil melahirkan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB, meski pihak Israel menolak resolusi tersebut,&quot; ujar dia.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy Nicholas Mandey, mengatakan aksi boikot produk Israel atau produk dari perusahaan yang dianggap pro-Israel akan menimbulkan multiplier effect yang luas.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Hitung-hitungan Timnas Indonesia U-17 Lolos 16 Besar Piala Dunia U-17 2023 Setelah Kalah 1-3 dari Maroko U-17

Terkait dengan itu, Aprindo meminta pemerintah harus turun tangan atau hadir guna mengantisipasi dampak dari adanya aksi boikot terhadap produk yang dianggap pro-terhadap Israel.

&quot;Misalnya bagaimana kita menggerakan misi kemanusiaan, dari masyarakat dan konsumen dan kami juga. (Pemerintah) jangan berdiam, karena di sini ada hak konsumen di situ dan produktifitas yang di mana mempekerjakan tenaga kerja kita juga,&quot; ujar Roy.





</content:encoded></item></channel></rss>
