<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kolonel Subhan Korban Pesawat TNI AU Jatuh Pernah Pimpin Misi Kemanusiaan ke Palestina</title><description>Kolonel Subhan Korban Pesawat TNI AU Jatuh Pernah Pimpin Misi Kemanusiaan ke Palestina</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/17/337/2921968/kolonel-subhan-korban-pesawat-tni-au-jatuh-pernah-pimpin-misi-kemanusiaan-ke-palestina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/17/337/2921968/kolonel-subhan-korban-pesawat-tni-au-jatuh-pernah-pimpin-misi-kemanusiaan-ke-palestina"/><item><title>Kolonel Subhan Korban Pesawat TNI AU Jatuh Pernah Pimpin Misi Kemanusiaan ke Palestina</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/17/337/2921968/kolonel-subhan-korban-pesawat-tni-au-jatuh-pernah-pimpin-misi-kemanusiaan-ke-palestina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/17/337/2921968/kolonel-subhan-korban-pesawat-tni-au-jatuh-pernah-pimpin-misi-kemanusiaan-ke-palestina</guid><pubDate>Jum'at 17 November 2023 07:56 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/17/337/2921968/kolonel-subhan-korban-pesawat-tni-au-jatuh-pernah-pimpin-misi-kemanusiaan-ke-palestina-fu3cfckw27.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kolonel Subhan korban pesawat TNI AU jatuh pernah pimpin misi kemanusiaan ke Palestina. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/17/337/2921968/kolonel-subhan-korban-pesawat-tni-au-jatuh-pernah-pimpin-misi-kemanusiaan-ke-palestina-fu3cfckw27.jpg</image><title>Kolonel Subhan korban pesawat TNI AU jatuh pernah pimpin misi kemanusiaan ke Palestina. (Ist)</title></images><description>


JAKARTA - Empat prajurit TNI AU gugur dalam tragedi jatuhnya dua pesawat Super Tucano di Desa Kedawung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, PADA Kamis (16/11/2023). Salah satunya adalah Kolonel Pnb Subhan (backseater). Ia merupakan awak pesawat TT-3103.
Sebelum insiden itu terjadi, Kolonel Pnb Subhan (backseater) ikut mengirimkan bantuan RI ke Gaza, Palestina, pada Sabtu, 4 November 2023. Subhan bahkan dipercaya menjadi mission commander atau komandan misi pesawat Hercules pembawa bantuan tersebut.
Dalam keterangan Puspen TNI pada (4/11/2023), Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada acara pengiriman bantuan ke Palestina bertempat di Baseoff Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2023).
Panglima TNI mengerahkan dua pesawat C-130 Hercules untuk mengirim bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina sebagai bentuk kepedulian pemerintah Indonesia kepada rakyat Palestina di Gaza. Penggalangan dukungan dan bantuan kemanusiaan untuk korban perang Hamas-Israel mulai digulirkan, tak terkecuali Bangsa Indonesia.

BACA JUGA:
2 Pesawat Super Tucano TNI AU yang Jatuh di Pasuruan Terbang di Area Latihan

Dalam hal ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) turut membantu misi kemanusiaan rakyat Palestina, dengan mengerahkan dua unit pesawat Hercules C-130 TNI AU dan melibatkan sejumlah 44 personel TNI, di antaranya personel Mission Commander Kolonel Pnb Subhan, satu personel Deputy Mission Commander, satu personel Dalops Sops TNI, 17 personel Crew Pesawat A-1327, 17 personel Crew Pesawat A-1328, 6 personel Tim Pam Kopasgat dan satu orang Puspen TNI.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, selain personel TNI yang akan onboard di pesawat Hercules Wamenlu RI Pahala Nugraha Mansury beserta staf dan staf Kemhan RI. Penerbangan berangkat dari Indonesia, 4 November 2023 dengan rute Halim, Jakarta - Aceh - Yangon (Myanmar) - New Delhi (India) - Abu Dhabi (UEA) - Jeddah (Saudi Arabia) - El Arish (Mesir). Tiba di Bandara El Arish Mesir pada 6 November 2023.

BACA JUGA:
TNI AU Ungkap Pilot Pesawat yang jatuh di Pasuruan dalam Keadaan Sehat

Kembali ke Indonesia 6 November 2023 dengan rute El Arish (Mesir) - Abu Dhabi (UEA) - Mumbai (India) - Yangon (Myanmar) - Aceh - Halim, Jakarta. Tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada 8 November 2023.Sebagaimana diketahui, kecelakaan dua pesawat TNI AU jenis Super Tucano terjadi di perbukitan Pegunungan Tengger, tepatnya di Dusun Keduwung, Desa Jimbaran, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Kedua pesawat ini bersama dua pesawat lainnya tengah menjalani latihan formasi terbang dari Lanud Abdulrahman Saleh Malang, pada Kamis (16/11/2023) sekitar pukul 10.51 WIB.

BACA JUGA:
TNI AU Cari Data Recorder untuk Pastikan Penyebab Jatuhnya Pesawat di Pasuruan

Pada pesawat dengan nomor ekor TT-3111, kedua awak di dalamnya adalah Letkol Pnb Sandhra Gunawan (frontseater) dan Kolonel Adm Widiono (backseater). Sementara untuk pesawat bernomor eko TT-3103, dua awak di dalamnya yakni Mayor Pnb Yuda A Seta (frontseater) dan Kolonel Pnb Subhan (backseater).
Kemudian, dugaan cuaca buruk berupa gumpalan awan menyelimuti sekitar lokasi kejadian. Empat pesawat sempat masuk ke dalam awan itu. Dua pesawat berhasil lolos dan keluar dari awan. Sementara dua pesawat lain hilang kontak hingga dinyatakan ditemukan terjatuh pukul 11.18 WIB.</description><content:encoded>


JAKARTA - Empat prajurit TNI AU gugur dalam tragedi jatuhnya dua pesawat Super Tucano di Desa Kedawung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, PADA Kamis (16/11/2023). Salah satunya adalah Kolonel Pnb Subhan (backseater). Ia merupakan awak pesawat TT-3103.
Sebelum insiden itu terjadi, Kolonel Pnb Subhan (backseater) ikut mengirimkan bantuan RI ke Gaza, Palestina, pada Sabtu, 4 November 2023. Subhan bahkan dipercaya menjadi mission commander atau komandan misi pesawat Hercules pembawa bantuan tersebut.
Dalam keterangan Puspen TNI pada (4/11/2023), Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada acara pengiriman bantuan ke Palestina bertempat di Baseoff Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2023).
Panglima TNI mengerahkan dua pesawat C-130 Hercules untuk mengirim bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina sebagai bentuk kepedulian pemerintah Indonesia kepada rakyat Palestina di Gaza. Penggalangan dukungan dan bantuan kemanusiaan untuk korban perang Hamas-Israel mulai digulirkan, tak terkecuali Bangsa Indonesia.

BACA JUGA:
2 Pesawat Super Tucano TNI AU yang Jatuh di Pasuruan Terbang di Area Latihan

Dalam hal ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) turut membantu misi kemanusiaan rakyat Palestina, dengan mengerahkan dua unit pesawat Hercules C-130 TNI AU dan melibatkan sejumlah 44 personel TNI, di antaranya personel Mission Commander Kolonel Pnb Subhan, satu personel Deputy Mission Commander, satu personel Dalops Sops TNI, 17 personel Crew Pesawat A-1327, 17 personel Crew Pesawat A-1328, 6 personel Tim Pam Kopasgat dan satu orang Puspen TNI.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, selain personel TNI yang akan onboard di pesawat Hercules Wamenlu RI Pahala Nugraha Mansury beserta staf dan staf Kemhan RI. Penerbangan berangkat dari Indonesia, 4 November 2023 dengan rute Halim, Jakarta - Aceh - Yangon (Myanmar) - New Delhi (India) - Abu Dhabi (UEA) - Jeddah (Saudi Arabia) - El Arish (Mesir). Tiba di Bandara El Arish Mesir pada 6 November 2023.

BACA JUGA:
TNI AU Ungkap Pilot Pesawat yang jatuh di Pasuruan dalam Keadaan Sehat

Kembali ke Indonesia 6 November 2023 dengan rute El Arish (Mesir) - Abu Dhabi (UEA) - Mumbai (India) - Yangon (Myanmar) - Aceh - Halim, Jakarta. Tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada 8 November 2023.Sebagaimana diketahui, kecelakaan dua pesawat TNI AU jenis Super Tucano terjadi di perbukitan Pegunungan Tengger, tepatnya di Dusun Keduwung, Desa Jimbaran, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Kedua pesawat ini bersama dua pesawat lainnya tengah menjalani latihan formasi terbang dari Lanud Abdulrahman Saleh Malang, pada Kamis (16/11/2023) sekitar pukul 10.51 WIB.

BACA JUGA:
TNI AU Cari Data Recorder untuk Pastikan Penyebab Jatuhnya Pesawat di Pasuruan

Pada pesawat dengan nomor ekor TT-3111, kedua awak di dalamnya adalah Letkol Pnb Sandhra Gunawan (frontseater) dan Kolonel Adm Widiono (backseater). Sementara untuk pesawat bernomor eko TT-3103, dua awak di dalamnya yakni Mayor Pnb Yuda A Seta (frontseater) dan Kolonel Pnb Subhan (backseater).
Kemudian, dugaan cuaca buruk berupa gumpalan awan menyelimuti sekitar lokasi kejadian. Empat pesawat sempat masuk ke dalam awan itu. Dua pesawat berhasil lolos dan keluar dari awan. Sementara dua pesawat lain hilang kontak hingga dinyatakan ditemukan terjatuh pukul 11.18 WIB.</content:encoded></item></channel></rss>
