<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aiman Dipolisikan, TPN Ganjar-Mahud: Seharusnya Dipandang sebagai Kritik</title><description>TPN Ganjar-Mahfud merasa sangat prihatin terhadap situasi penegakan hukum seperti ini dan karena itu kami ingin sampaikan keprihatinan</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/17/337/2922475/aiman-dipolisikan-tpn-ganjar-mahud-seharusnya-dipandang-sebagai-kritik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/17/337/2922475/aiman-dipolisikan-tpn-ganjar-mahud-seharusnya-dipandang-sebagai-kritik"/><item><title>Aiman Dipolisikan, TPN Ganjar-Mahud: Seharusnya Dipandang sebagai Kritik</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/17/337/2922475/aiman-dipolisikan-tpn-ganjar-mahud-seharusnya-dipandang-sebagai-kritik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/17/337/2922475/aiman-dipolisikan-tpn-ganjar-mahud-seharusnya-dipandang-sebagai-kritik</guid><pubDate>Jum'at 17 November 2023 19:24 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/17/337/2922475/aiman-dipolisikan-tpn-ganjar-mahud-seharusnya-dipandang-sebagai-kritik-oSuWRKrxK0.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TPN Ganjar - Mahfud MD (foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/17/337/2922475/aiman-dipolisikan-tpn-ganjar-mahud-seharusnya-dipandang-sebagai-kritik-oSuWRKrxK0.jpg</image><title>TPN Ganjar - Mahfud MD (foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc4NS81L3g4cG9rZDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud merasa prihatin atas laporan polisi Aiman Witjaksono ke polisi. Diketahui, Aiman dilaporkan imbas mengungkap dugaan ketidaknetralan pada Pemilu 2024.

Adapun temuan Aiman yakni adanya kamera pengawas di sejumlah Kantor KPUD di Jawa Timur yang terkoneksi dengan sejumlah polres.

&quot;Kami dari Tim Hukum (TPN Ganjar-Mahfud) merasa sangat prihatin terhadap situasi penegakan hukum seperti ini dan karena itu kami ingin sampaikan keprihatinan tersebut,&quot; tutur Direktur Penegakan Hukum dan Advokasi Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Ifdhal Kasim saat jumpa pers di Medcen TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2023).


BACA JUGA:
TPN Ganjar-Mahfud Berkomitmen Jaga Netralitas ASN di Pemilu 2024


Menurutnya, apa yang disampaikan Aiman masih dalam koridor menyatakan pendapat yang dijamin oleh konstitusi. Ia meyakini, pernyataan Aiman itu sesuai dengan fakta dan bukan hoaks. Apalagi, Aiman berprofesi sebagai jurnalis.

&quot;Saudara Aiman tentu sangat memahami mana informasi yang layak diberikan kepada masyarakat dan mana yang tidak. Dengan tanggung jawabnya itu, jelas saudara Aiman tidak tertarik ikut-ikutan menyebarkan kabar bohong atau hoaks apalagi melalukan hate speech,&quot; tuturnya.

Atas dasar itu, Ifdhal berkata, pernyataan Aiman harus dipandang sebagai kritik. Apalagi, pernyataan Aiman ditujukan agar penyelenggaraan Pilpres 2024 berjalan secara adil dan berintegritas.


BACA JUGA:
Orasi Ganjar di Hadapan Ratusan Buruh Tangerang: Ada Regulasi yang Harus Direvisi


&quot;Menimbang saat ini kita sudah memasuki masa pemilu, maka menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk aparat penegak hukum (APH) untuk menjaga pesta demokrasi ini berjalan dengan jujur, terbuka, adil dan demokratis,&quot; kata Ifdhal.

&quot;APH terutama polisi harus mampu menjaga dan mengelola secara cerdas kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat, kritik dan bahkan cemoohan sekalipun. Memelihara dan menjaga ketertiban haris pula dilihat sbg menjaga kepwntingan warga atau the guardian of civil verus. Jadi jangan cepat krikinalisasi,&quot; tambahnya.Sementara itu, Wakil Direktur Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Heru Muzaki merasa, pihaknya bersama Aiman. Ia menyatakan, TPN Ganjar-Mahfud senantiasa mendukung Aiman.

&quot;Seharusnya komentar Mas Aiman itu dipandang suatu kritik dan masukan bahwa memang ada isu itu,&quot; ucap Heru.

Kendati demikian, Heru mengingatkan kepolisian untuk menyikapi laporan tersebut dengan bijak dan profesional. Ia pun mewanti-wanti aparat untuk tidak turut berpolitik praktis.

&quot;Ya jadi yang diamanatkan oleh UU ada beberapa, pertama mereka tidak bisa ikut dalam politik praktis. Itu yang mungkin bisa saya saampaikan,&quot; tandasnya.


BACA JUGA:
Pidato Ganjar di KPU Gambarkan Demokrasi yang Buruk, Prabu Revolusi: Itu Sungguh-Sungguh


Sebelumnya, Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, meminta aparat penegak hukum untuk tidak boleh melakukan tindakan-tindakan yang dapat mencederai demokrasi di Tanah Air, dengan ikut serta dalam pemenangan calon tertentu di Pilpres 2024.

&quot;Jangan curang, kami tidak akan diam. Kami akan berjuang mempertahankan demokrasi, kami tidak mau Indonesia kembali ke masa Orde Baru,&quot; kata Aiman dalam diskusi media bertajuk Perusakan Baliho Ganjar di Sumut, yang digelar Media Center TPN Ganjar-Mahfud, di Rumah Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 11 November 2023.

Pasalnya, Aiman mengaku jika dirinya mendapatkan sejumlah informasi dari beberapa kepolisian yang keberatan diminta komandannya untuk membantu kemenangan tim Prabowo-Gibran.

&quot;Bahkan, kemarin, Harian Media Indonesia sudah memberitakan soal pemasangan baliho Prabowo-Gibran yang dilakukan oknum polisi,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc4NS81L3g4cG9rZDg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud merasa prihatin atas laporan polisi Aiman Witjaksono ke polisi. Diketahui, Aiman dilaporkan imbas mengungkap dugaan ketidaknetralan pada Pemilu 2024.

Adapun temuan Aiman yakni adanya kamera pengawas di sejumlah Kantor KPUD di Jawa Timur yang terkoneksi dengan sejumlah polres.

&quot;Kami dari Tim Hukum (TPN Ganjar-Mahfud) merasa sangat prihatin terhadap situasi penegakan hukum seperti ini dan karena itu kami ingin sampaikan keprihatinan tersebut,&quot; tutur Direktur Penegakan Hukum dan Advokasi Tim Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Ifdhal Kasim saat jumpa pers di Medcen TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta Pusat, Jumat (16/11/2023).


BACA JUGA:
TPN Ganjar-Mahfud Berkomitmen Jaga Netralitas ASN di Pemilu 2024


Menurutnya, apa yang disampaikan Aiman masih dalam koridor menyatakan pendapat yang dijamin oleh konstitusi. Ia meyakini, pernyataan Aiman itu sesuai dengan fakta dan bukan hoaks. Apalagi, Aiman berprofesi sebagai jurnalis.

&quot;Saudara Aiman tentu sangat memahami mana informasi yang layak diberikan kepada masyarakat dan mana yang tidak. Dengan tanggung jawabnya itu, jelas saudara Aiman tidak tertarik ikut-ikutan menyebarkan kabar bohong atau hoaks apalagi melalukan hate speech,&quot; tuturnya.

Atas dasar itu, Ifdhal berkata, pernyataan Aiman harus dipandang sebagai kritik. Apalagi, pernyataan Aiman ditujukan agar penyelenggaraan Pilpres 2024 berjalan secara adil dan berintegritas.


BACA JUGA:
Orasi Ganjar di Hadapan Ratusan Buruh Tangerang: Ada Regulasi yang Harus Direvisi


&quot;Menimbang saat ini kita sudah memasuki masa pemilu, maka menjadi tanggung jawab semua pihak termasuk aparat penegak hukum (APH) untuk menjaga pesta demokrasi ini berjalan dengan jujur, terbuka, adil dan demokratis,&quot; kata Ifdhal.

&quot;APH terutama polisi harus mampu menjaga dan mengelola secara cerdas kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat, kritik dan bahkan cemoohan sekalipun. Memelihara dan menjaga ketertiban haris pula dilihat sbg menjaga kepwntingan warga atau the guardian of civil verus. Jadi jangan cepat krikinalisasi,&quot; tambahnya.Sementara itu, Wakil Direktur Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Heru Muzaki merasa, pihaknya bersama Aiman. Ia menyatakan, TPN Ganjar-Mahfud senantiasa mendukung Aiman.

&quot;Seharusnya komentar Mas Aiman itu dipandang suatu kritik dan masukan bahwa memang ada isu itu,&quot; ucap Heru.

Kendati demikian, Heru mengingatkan kepolisian untuk menyikapi laporan tersebut dengan bijak dan profesional. Ia pun mewanti-wanti aparat untuk tidak turut berpolitik praktis.

&quot;Ya jadi yang diamanatkan oleh UU ada beberapa, pertama mereka tidak bisa ikut dalam politik praktis. Itu yang mungkin bisa saya saampaikan,&quot; tandasnya.


BACA JUGA:
Pidato Ganjar di KPU Gambarkan Demokrasi yang Buruk, Prabu Revolusi: Itu Sungguh-Sungguh


Sebelumnya, Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Aiman Witjaksono, meminta aparat penegak hukum untuk tidak boleh melakukan tindakan-tindakan yang dapat mencederai demokrasi di Tanah Air, dengan ikut serta dalam pemenangan calon tertentu di Pilpres 2024.

&quot;Jangan curang, kami tidak akan diam. Kami akan berjuang mempertahankan demokrasi, kami tidak mau Indonesia kembali ke masa Orde Baru,&quot; kata Aiman dalam diskusi media bertajuk Perusakan Baliho Ganjar di Sumut, yang digelar Media Center TPN Ganjar-Mahfud, di Rumah Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 11 November 2023.

Pasalnya, Aiman mengaku jika dirinya mendapatkan sejumlah informasi dari beberapa kepolisian yang keberatan diminta komandannya untuk membantu kemenangan tim Prabowo-Gibran.

&quot;Bahkan, kemarin, Harian Media Indonesia sudah memberitakan soal pemasangan baliho Prabowo-Gibran yang dilakukan oknum polisi,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
