<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Serap Aspirasi Buruh di Tangerang, Mulai Persoalan Hak hingga Dana Pensiun</title><description>Ganjar Serap Aspirasi Buruh di Tangerang, Mulai Persoalan Hak hingga Dana Pensiun
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/18/337/2922658/ganjar-serap-aspirasi-buruh-di-tangerang-mulai-persoalan-hak-hingga-dana-pensiun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/18/337/2922658/ganjar-serap-aspirasi-buruh-di-tangerang-mulai-persoalan-hak-hingga-dana-pensiun"/><item><title>Ganjar Serap Aspirasi Buruh di Tangerang, Mulai Persoalan Hak hingga Dana Pensiun</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/18/337/2922658/ganjar-serap-aspirasi-buruh-di-tangerang-mulai-persoalan-hak-hingga-dana-pensiun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/18/337/2922658/ganjar-serap-aspirasi-buruh-di-tangerang-mulai-persoalan-hak-hingga-dana-pensiun</guid><pubDate>Sabtu 18 November 2023 08:35 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/18/337/2922658/ganjar-serap-aspirasi-buruh-di-tangerang-mulai-persoalan-hak-hingga-dana-pensiun-YUWfWCaSvj.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo serap aspirasi buruh di Tangerang. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/18/337/2922658/ganjar-serap-aspirasi-buruh-di-tangerang-mulai-persoalan-hak-hingga-dana-pensiun-YUWfWCaSvj.jpg</image><title>Ganjar Pranowo serap aspirasi buruh di Tangerang. (Ist)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOC8xLzE3Mzg1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TANGERANG - Calon presiden (capres), Ganjar Pranowo, menyerap aspirasi dari kalangan buruh saat mengunjungi salah satu rumah perwakilan buruh di Perum Mustika, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/11/2023).

Kehadiran Ganjar disambut meriah ratusan buruh yang sudah menantinya di sana. Saat tiba, Ganjar mendapatkan respons antusias dari buruh dan warga setempat. Mereka meneriakkan &amp;lsquo;Ganjar Presiden&amp;rsquo; sekaligus membawa bendera bergambarkan Ganjar Pranowo.

Capres yang diusung Partai Perindo ini berdikusi dengan Serikat Buruh yang ada di Kabupaten Tangerang. Beragam hal disampaikan oleh para buruh kepada capres berambut putih ini, seperti hak-hak buruh, revisi Undang-Undang Omnibus Law hingga kepastian terkait dana pensiun.

&quot;Terkait dengan hak-hak buruh ini terutama ketika mereka harus mendapatkan pemutusan hubungan kerja maka aspirasinya adalah mengembalikan pada aturan semula,&quot; kata Ganjar.

Ia menyebutkan, para buruh juga menyampaikan keluh kesah mereka terkait pemutusan hubungan kerja (PHK), namun tidak ada pihak yang mendampingi. Ia menilai, seharusnya, pemerintah harus mendampingi para buruh ketika terkena PHK.







BACA JUGA:
Aiman Dipolisikan, TPN Ganjar-Mahud: Seharusnya Dipandang sebagai Kritik


















Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini juga mendapatkan masukan dari buruh perihal insentif. Para buruh, kata Ganjar, mempunyai tabungan untuk hari tua mereka.

&quot;Bagaimana bisa mendapatkan banyak insentif. Umpama masa depannya nanti pengelolaan keuangan kawan-kawan buruh sudah mendekati pensiun seperti Taspen (Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri), tenaga kerja apa seperti BPJS Ketenagakerjaan, secara manajerial ini bisa di pakai untuk masa tuanya,&quot; ujarnya.






BACA JUGA:
Pidato Ganjar di KPU Gambarkan Demokrasi yang Buruk, Prabu Revolusi: Itu Sungguh-Sungguh














&quot;Jadi sebenarnya kecemasan dan kekhawatiran ini mereka yang sampaikan dan mereka berharap betul adanya peran pemerintah untuk bisa memenangi mereka,&quot; sambung Ganjar.

Oleh karena itu, Ganjar pun mengajak para buruh untuk dapat merumuskan bersama-sama regulasi yang akan dibuat ke depan.



&quot;Saya titipkan pada mereka, yuk rumuskan, yuk karena regulasi menurut anda gak pas bagaimana konsepsi perubahannya, kapan kira-kira kita bisa mengeksekusi itu agar betul-betul bisa terjadwal,&quot; kata Ganjar.



Sementara itu, Ketua DPCK KSPSI Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi mengaku senang bisa berdiskusi dengan capres nomor urut 3 ini.






BACA JUGA:
Silaturahmi dengan Ulama Se-Jabar, Ganjar Komitmen Bikin Aturan Turunan UU Pesantren























Apalagi, Ganjar mau mendengarkan keluh kesan para buruh berbagai aspek, mulai dari permasalahan kesejahteraan buruh hingga perlindungan masalah pekerjaan.



&quot;Sangat senang, kami cukup santai dan bicara dengan Pak Ganjar. Dan Pak Ganjar cukup menjadi pihak yang dapat mendengarkan secara baik mencermati masalahnya secara baik dan mempunyai ketertarikan terhadap isu-isu permasalahan terhadap buruh,&quot; tandas Ahmad.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOC8xLzE3Mzg1NS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TANGERANG - Calon presiden (capres), Ganjar Pranowo, menyerap aspirasi dari kalangan buruh saat mengunjungi salah satu rumah perwakilan buruh di Perum Mustika, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (17/11/2023).

Kehadiran Ganjar disambut meriah ratusan buruh yang sudah menantinya di sana. Saat tiba, Ganjar mendapatkan respons antusias dari buruh dan warga setempat. Mereka meneriakkan &amp;lsquo;Ganjar Presiden&amp;rsquo; sekaligus membawa bendera bergambarkan Ganjar Pranowo.

Capres yang diusung Partai Perindo ini berdikusi dengan Serikat Buruh yang ada di Kabupaten Tangerang. Beragam hal disampaikan oleh para buruh kepada capres berambut putih ini, seperti hak-hak buruh, revisi Undang-Undang Omnibus Law hingga kepastian terkait dana pensiun.

&quot;Terkait dengan hak-hak buruh ini terutama ketika mereka harus mendapatkan pemutusan hubungan kerja maka aspirasinya adalah mengembalikan pada aturan semula,&quot; kata Ganjar.

Ia menyebutkan, para buruh juga menyampaikan keluh kesah mereka terkait pemutusan hubungan kerja (PHK), namun tidak ada pihak yang mendampingi. Ia menilai, seharusnya, pemerintah harus mendampingi para buruh ketika terkena PHK.







BACA JUGA:
Aiman Dipolisikan, TPN Ganjar-Mahud: Seharusnya Dipandang sebagai Kritik


















Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode ini juga mendapatkan masukan dari buruh perihal insentif. Para buruh, kata Ganjar, mempunyai tabungan untuk hari tua mereka.

&quot;Bagaimana bisa mendapatkan banyak insentif. Umpama masa depannya nanti pengelolaan keuangan kawan-kawan buruh sudah mendekati pensiun seperti Taspen (Tabungan dan Asuransi Pegawai Negeri), tenaga kerja apa seperti BPJS Ketenagakerjaan, secara manajerial ini bisa di pakai untuk masa tuanya,&quot; ujarnya.






BACA JUGA:
Pidato Ganjar di KPU Gambarkan Demokrasi yang Buruk, Prabu Revolusi: Itu Sungguh-Sungguh














&quot;Jadi sebenarnya kecemasan dan kekhawatiran ini mereka yang sampaikan dan mereka berharap betul adanya peran pemerintah untuk bisa memenangi mereka,&quot; sambung Ganjar.

Oleh karena itu, Ganjar pun mengajak para buruh untuk dapat merumuskan bersama-sama regulasi yang akan dibuat ke depan.



&quot;Saya titipkan pada mereka, yuk rumuskan, yuk karena regulasi menurut anda gak pas bagaimana konsepsi perubahannya, kapan kira-kira kita bisa mengeksekusi itu agar betul-betul bisa terjadwal,&quot; kata Ganjar.



Sementara itu, Ketua DPCK KSPSI Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi mengaku senang bisa berdiskusi dengan capres nomor urut 3 ini.






BACA JUGA:
Silaturahmi dengan Ulama Se-Jabar, Ganjar Komitmen Bikin Aturan Turunan UU Pesantren























Apalagi, Ganjar mau mendengarkan keluh kesan para buruh berbagai aspek, mulai dari permasalahan kesejahteraan buruh hingga perlindungan masalah pekerjaan.



&quot;Sangat senang, kami cukup santai dan bicara dengan Pak Ganjar. Dan Pak Ganjar cukup menjadi pihak yang dapat mendengarkan secara baik mencermati masalahnya secara baik dan mempunyai ketertarikan terhadap isu-isu permasalahan terhadap buruh,&quot; tandas Ahmad.

</content:encoded></item></channel></rss>
